
Tepat pukul 1 siang waktu Kairo Mesir. Pasangan yang selalu menempel satu sama lain yang tak lagi muda itu telah sampai di Mesir dan mendarat langsung di bandara Alexandria airport.
Di mana di kota itulah yang akan menjadi tujuan honeymoon mereka.
Sebenarnya tiket honeymoon itu adalah pemberian Julian.Tiket tersebut bagian dari kado yang Julian berikan untuk dua sahabat dan juga rekan bisnis nya itu.
Sambil merangkul erat lengan Reyhan yang saat itu sedang mendorong troli, Andrea terlihat bersemangat dan juga bahagia.
Setelah keluar dari bandara, Reyhan dan Andrea langsung menaiki sebuah mobil yang juga sudah siap menjemput mereka untuk di antarkan ke tempat penginapan.
"Sepulang dari honeymoon, kita harus mengundang Julian ke rumah. Sebagai bentuk ucapan terimakasih karena sudah memberikan paket honeymoon yang exclusif ini untuk kita." ujar Reyhan yang pada saat itu masih berada di dalam mobil yang akan membawa mereka ke hotel.
Andrea yang saat itu bersandar di pundak Reyhan pun menyetujui rencana sang suami.
"Kita adakan makan malam khusus saja untuk mengundang nya. Sebagai balasan untuk ucapan terimakasih karena sudah memberikan kita tiket honeymoon. Julian juga seorang partner bisnis kita yang paling loyal memberikan berbagai tender proyek untuk perusahaan." imbuh Andrea.
"Kau atur saja sayang."
🌹🌹🌹🌹🌹
Alexandria adalah sebuah kota terbesar kedua setelah Kairo di Mesir. Wilayahnya yang strategis membuat kota ini juga sangat terkenal.
Kota Alexandria juga menjadi kota yang paling banyak di kunjungi wisatawan. Selain menjadi kota perdagangan dan bisnis di sana. Karena letaknya yang juga sangat strategis yaitu memanjang sepanjang 20 Mill dari pesisir laut Mediterania.
__ADS_1
Sesampainya pasangan yang sedang mesra mesranya itu di sebuah penginapan exclusif di pinggir kota Alexandria.
Andrea langsung menghamburkan diri ke arah balkon kamar hotel.
Dari sana, Andrea bisa langsung melihat laut Mediterania membentang luas dan begitu terlihat exsotis melalui balkon kamarnya.
"Wonderful, aku menyukai ini," Andrea terlihat sangat kagum dengan pemandangan di kota itu.
Reyhan yang sejak tadi sibuk mengurusi koper dan barang bawaan pun kemudian mendekati sang istri yang masih terlihat tajub melihat kota alexandria dari balkon kamar.
Reyhan langsung memeluk wanita yang sangat ia cintai itu dari belakang dan menciumi leher putih nan wangi milik Andrea.
"Jangan sama kan aku dengan tempat tempat terindah di dunia Rey." sangkal Andrea yang kemudian memegang kedua tangan Reyhan yang melingkari perutnya dengan dekapan posesif itu.
"Aku tidak membual sayang. Kau memang sudah menjadi tempat terindah untuk ku. Di mana aku bisa menikmati dan merengkuh kepuasan batin ku. Kau segalanya."
Tak tahan lagi mendengar sang suami bersenandung memuja dirinya. Andrea pun berbalik ke arah Reyhan. Mengalungkan kedua tangannya ke leher Reyhan dan tersenyum menggoda.
"Aku harap bibir ini akan selalu kau gunakan untuk hanya memuji ku." tutur Andrea yang kemudian mendekatkan wajahnya ke wajah Reyhan. Menyentuh bibir Reyhan dengan jari jari tangannya. Kemudian Andrea menempelkan bibirnya yang ranum itu ke bibir pria yang pernah ia ceraikan dan kini menjadi suaminya kembali.
Untuk sesaat mereka sama sama saling menyesap, saling memainkan lidah dan berciuman penuh hasrat.
__ADS_1
"Aku berjanji, bibir ini hanya akan aku gunakan untuk memuji mu." bisik Reyhan di sela sela ciuman penuh gelora dan cinta di antara mereka. Ciuman itu makin dalam mereka lakukan dan semakin membuat keduanya panas. Saat salah satu tangan Reyhan sudah mulai bergerilya ke arah bagian tubuh Andrea yang lain. Andrea tiba-tiba melepaskan pagutan ciumannya.
"Kita belum menelpon anak-anak," ujar Andrea menarik pelan bibirnya, begitu ia kepikiran Isabella dan Alden yang mereka tinggalkan di Indonesia bersama Grandpa dan Grandma nya.
"Hemmmmm, tak bisa kah kita menikmati honeymoon kita tanpa memikirkan yang lain. Untuk menelpon anak anak kita banyak waktu sayang. Kenapa kau selalu ingat mereka di saat kita sedang seperti ini." desah Reyhan sedikit ptotes.
"Aku ini seorang ibu Rey, akan selalu kepikiran anak anak."
"Kau pikir aku tidak. Aku juga kepikiran dengan anak anak. Tapi setidaknya, tidak ketika aku sedang bercumbu dengan mu." balas Reyhan gemas.
"Sudahlah, kita mandi saja dulu. Aku sudah lapar, sudah tidak sabar mencicipi masakan khas kota ini." kilah Andrea yang justru kini melegos dari hadapan Reyhan.
"Kau bilang kita kan. Kalau begitu ayo kita mandi bersama." Reyhan pun tanpa bisa di bantah langsung membopong Andrea dan membawanya ke kamar mandi.
Dan, jangan di tanya ya mereka ngapain 😬 pasti saling memandikan satu sama lain.
Bagi yang kasian sama Abang Julian Alexander. Kuy di kepo in, jangan lupa di favorit ya. Ada kisah Abang Julian yang aku tulis mengantikan Dua istri sang CEO Season 1 dan lanjutanya Daddy Untuk Anak Ku di season 2 nya.
__ADS_1
Dan favorit juga novel baru on going lain nya ada kisah Miranda yang berjuang mendapatkan keadilan untuk dirinya setelah di lecehkan oleh pria brengsek bernama Tristan Abimana dalam Di nikahi pria asing