Dua Istri Sang CEO

Dua Istri Sang CEO
Life Is Goes On


__ADS_3

Andrea POV


Dalam beberapa tahun terakhir ini, aku mengalami banyak sekali ujian hidup.


Dari pengkhianat, perceraian, dan juga kehamilan kedua ku pada saat aku tidak siap untuk hamil. Tapi satu hal yang aku syukuri adalah, aku kini memiliki seorang putra. Dan itu adalah pengalaman yang luar biasa dan membuatnya bangga.


Menjadi seorang ibu dari dua anak anak ku, Isabella dan Alden adalah hal paling istimewa bagi ku. Mereka adalah segalanya. Aku tidak akan bisa sekuat ini tanpa anak anak ku.


Semua luka, rasa sakit hati, dan segala macam pedihnya hidup, kini sudah tidak lagi aku rasakan. Di saat aku sudah memutuskan untuk menerima semua takdir ku dengan ikhlas.


Jika aku terus berkonfrontasi dengan masa lalu yang pahit itu, aku tidak akan bisa menjadi seseorang yang bebas seperti sekarang.


Justru sebaliknya, aku akan selalu di selimuti rasa dendam dan pesakitan yang tidak ada gunanya dan tidak akan ada ujungnya, jika aku masih menyimpan dendam itu.


Buat apa, tidak ada gunanya. Justru hal itu akan menjadi boomerang untuk ku sendiri. Selalu merasa sakit hati dan terus menerus terbelenggu dalam luka batin.


Memutuskan untuk iklas dan memaafkan dia yang sudah meluluh lantakkan kehidupan ku, kurasa cara terbaik untuk menyayangi mental ku sendiri.


Yang hancur hanya pernikahan ku, tidak untuk ke kehidupan ku. Justru kini diri ku semakin bebas dan tidak ada beban yang berarti.


Dear Reyhan Aditya Dimitri, terimakasih untuk kehidupan rumah tangga kita yang sudah pernah jalani hampir 10 tahun terakhir dengan penuh kehangatan dan juga cinta.


Walau pada akhirnya kita tidak bisa lagi melanjutkan perjalanan mengarungi bahtera rumah tangga kita karena kesalahan yang kau buat sendiri.


Meskipun begitu, aku sangat mengapresiasi usaha mu untuk tetap dekat dan memberikan kasih sayang dan cinta untuk anak anak kita. Sehingga walaupun kita bercerai, anak anak kita tidak kekurangan kasih sayang dari kedua orang tua nya.


Kau bebas dengan kehidupan pribadi mu sekarang dan aku pun bebas dengan kehidupan pribadi ku.


🌹🌹🌹🌹🌹


Reyhan POV

__ADS_1


Setelah aku selesai menidurkan Alden di kamarnya. Aku keluar kamar dengan gerakan langkah kaki pelan untuk keluar dari kamar nya.


Karena waktu sudah larut, aku pun bergegas menuruni tangga dengan langkah cepat untuk kembali ke rumah.


Saat aku sedang menuruni anak tangga, tak sengaja aku melihat Andrea sedang duduk di bangku dekat kolam renang dengan mengenakan gaun malamnya seperti biasa.


Sedikit ragu, aku memaksakan langkah kaki ku menuju ke arah nya yang nampak duduk santai sembari memandangi air tenang di kolam renang di malam itu.


"Dea," pangil ku lembut.


"Rey, Alden sudah tidur?" balasnya menengok ke arah ku sambil mengulas senyum tipis.


"Sudah. Kau sedang apa di sini" tanya ku berbasa-basi.


"Aku habis menghubungi seseorang," jawabannya, dengan kedua tangan di lipat di dada.


"Apa kau sedang dekat dengan Julian? Maaf, maksud ku, bukanya aku mau ikut campur. Aku hanya bertanya?"


Aku mendengus sambil kemudian tersenyum getir. Betapa miris nasib ku. Melepas wanita cantik dengan segala pesonanya yang luar biasa. Dan kini aku malah di ceraikan olehnya untuk sesuatu yang bahkan aku tidak mendapatkan apa apa. Malah kini aku di paksa menerima kenyataan bahwa aku kini adalah seorang duda.


"Kau pantas bahagia Andrea. Kau wanita luar biasa. Aku sangat merasa kehilangan mu saat kita bercerai. Tapi perceraian kita terjadi akibat dari keegoisan ku. Dan kekhilafan terdalam ku terhadap mu." ucap ku mengaku salah. Andrea hanya diam, sambil memandangi ku dengan tatapan kosong.


Aku kembali mendengus, untuk meluapkan rasa kekecewaan terhadap diri ku sendiri. Jika aku mengingat bagaimana bodohnya aku telah mengkhianati Andrea, rasanya aku ingin mengutuk diri ku.


Tindakan paling bodoh yang pernah aku lakukan ialah mengkhianatinya. Melukai perasaan wanita sempurna di hadapan ku ini seolah menjadi penyesalan yang tidak ada ujungnya.


Padahal Andrea selama ini tidak banyak menuntut dan tidak banyak protes selama menjadi istri ku. Dia selalu menjalankan semua kewajibannya, menjadi istri yang baik dan menjadi wanita karir yang sibuk.


"Sudah hampir setahun kita bercerai, tapi aku merasa, kau masih menjadi istri ku Andrea." ucap ku padanya jujur.


"Haa, yang benar saja Rey. Aku kira kau sudah move on dari ku. Aku pikir kau tidak akan sulit melupakan aku." jelasnya.

__ADS_1


"Aku tidak bisa melupakan mu Andrea. Dan aku tidak ingin melupakannya mu."


"Rey, kita sudah masing-masing. Carilah kebahagian mu sendiri."


"Aku tidak berniat melakukan itu. Kebahagiaan ku sekarang adalah bersama anak anak ku. Tidak ada lagi. Jika soal pasangan, aku sudah bilang kan. Aku tidak akan menikah lagi selain dengan diri mu." jawab ku lagi memperingatkannya.


"Jangan seperti itu Rey. Kau masih muda, kau harus belajar untuk melupakannya aku. Karena aku juga akan melakukan hal yang sama," ujarnya. Tapi ada kata dari penyataan nya yang membuat ku tersenyum.


"Berarti kau juga masih mencintai aku kan. Buktinya tadi kau bilang, kau akan belajar untuk melupakan aku. Itu sama saja artinya jika kau juga belum bisa melupakan aku kan." goda ku dengan sengaja.


"Hem, jangan gr dulu Rey. Jika aku sudah memutuskan sesuatu, berarti aku akan ambil resikonya dan akan segera membersihkan diri ku dari segala pengaruhnya. Termasuk diri mu."


Rasanya, aku tidak bisa lagi mendebat tentang hal itu pada Andrea. Dia sudah banyak bersabar dan lelah dengan luka luka nya.


Aku tidak akan setega itu. Aku harus iklas jika suatu saat dia mendapatkan penganti diri ku.


Dan aku akan memaksakan diri ku untuk iklas. Walau aku harus melihat dia bersama orang lain. Mungkin itu lah satu-satunya cara yang bisa aku lakukan untuk menebus kesalahanku. Walau ini berat, entahlah aku tidak bisa memaksa nya untuk menerima ku kembali.


Sampai jumpa di season 2 dengan judul "Daddy untuk anak anak ku"


Menceritakan tentang Andrea yang berniat untuk memilik pasangan baru, tapi harus sesuai dengan keinginan anak anak nya.


Mampukan Andrea menemukan pendamping baru nya?


Dan apakah calon suami baru nya itu bisa diterima oleh anak anak nya?


Dan, apakah Andrea akan kembali pada Reyhan atau memutuskan bersama dengan orang lain?


Pokoknya ikuti terus....


Oya bertepatan dengan hari raya idul Fitri yang jatuh hari ini. Aku mengucapkan "Minal aidzin walfaizin Mohon maaf lahir dan batin ya" 🥰🤗🙏💐♥️**

__ADS_1


__ADS_2