
Langit biru cerah terlihat terhampar luas di angkasa di kota Seattle pagi itu. Seattle adalah kota terbesar di wilayah timur laut Pasific Amerika serikat. Terletak di negara bagian Washington DC. Sekitar 180 km di sebelah selatan perbatasan antara Amerika serikat dan Kanada.
"Kopi Mett," tawar Syanala pada Metthew saat mereka sedang menikmati sarapan pagi di apartemen mewah mereka di tengah tengah kota Seattle.
"Boleh, terimakasih Nala." jawab Metthew lembut pada sang istri yang sudah 3 bulan ini resmi menjadi istrinya.
"Apa ada rencana untuk ke Indonesia lagi? Kau nampak sedang memboking tiket pesawat." tanya Syanala pada suaminya Metthew yang kala itu tengah berkutat di depan laptopnya.
"Ia, aku harus ke Indonesia lagi Minggu ini. Dan sepertinya kau harus ikut sayang."
"Untuk apa, aku sebaiknya tidak ikut ke Indonesia." tolak Syanala.
"Ada acara penting sayang. Aku ada undangan untuk menghadiri acara penghargaan bergengsi perusahaan property se Indonesia di sana. Karena kau istri ku, kau harus menemaniku."
"Tapi Mett."
"Kenapa, kau masih takut bertemu mereka?" sergah Metthew to the point.
"Aku ingin menghindari kesalahpahaman. Aku ingin juga menghindari hal hal yang tidak di inginkan."
"Andrea dan Reyhan sudah bercerai. Mereka memutuskan untuk berpisah." jelas Metthew pada Syanala. Dan rupanya hal itu membuat kaget Nala. Kerena setelah apa yang terjadi antara dirinya dan Reyhan. Ia sangat berharap pernikahan mantan suaminya itu dan juga Andrea bisa di selamatkan.
Paham bahwa suasana hati Nala saat itu berubah, Metthew meraih tubuh Nala, memaksanya untuk duduk di pangkuannya.
__ADS_1
"Kau boleh masih tetap merasa bersalah pada Andrea. Kau boleh masih menyalahkan diri mu, tapi ingat sayang, mereka juga sudah pada dewasa. Reyhan sudah berjuang dengan sekuat tenaga untuk menyelamatkan rumah tangganya. Tapi Andrea tidak ingin, hal itu pun hak Andrea. Maksudku, semua orang pernah salah dan berbuat kesalahan Nala, termasuk diri mu kala itu. Aku tidak mendukung dan membenarkan skandal diri mu dan Reyhan dulu. Tapi beberapa orang sadar setelah nya. Di saat kau sudah menyodorkan sepenuh hati mu mengutarakan permintaan maaf 1000 kali pun, tetap kondisi itu mungkin tidak bisa kembali. Tapi kau juga punya hak untuk melangkah kedepan. Jika kau bicarakan karma, kata mu, bukankah kau sudah siap untuk itu. Untuk menembus segala rasa bersalah mu."
"Kenapa kau baik sekali Mett. Bahkan kau mau menerima ku. Seorang wanita murahan dan perusak rumah tangga orang. Sedangkan kau harusnya dan pasti bisa mendapatkan wanita yang lebih baik dari ku." ucap Syanala serasa mengalungkan ke dua tangannya ke leher Metthew.
"Aku hidup cuma sekali Nala, aku punya banyak harta dan semuanya. Saat aku sudah memilih mu untuk aku jadikan pendamping, memangnya kenapa? Bahkan sekarang nyatanya kau hamil anak ku. Itu sudah membuat ku sangat beruntung menikahi mu, dan bagi ku kau sempurna." ucap Metthew yang kemudian meraih dagu Nala dan melabuhkan ciuman singkat ke bibir Syanala Arunika yang saat ini tengah mengandung 3 bulan.
"Terimakasih Metthew,"
"Jadi kau ikut ya, temani aku untuk menghadiri acara penghargaan itu. Yang lain pasti membawa pasangan, masa aku tidak. Aku sudah membooking jet pribadi untuk ke Indonesia. Jadi aku pastikan kau akan nyaman selama penerbangan. Aku juga ada beberapa pekerjaan di sana."
"Baiklah Mett, aku akan menemanimu." Nala tak punya pilihan lain selain patuh pada perintah suaminya. Nala pikir, apa yang Metthew katakan adalah benar. Dirinya harus bisa berdamai dengan masalah. Tidak bisa ia sembunyi-sembunyi dan menghindar.
Sedangkan lingkungan bisnis sang suami mau tak mau membuat dirinya harus beradaptasi dan berada di sisi Metthew jika ada pertemuan pertemuan penting seperti itu.
🌹🌹🌹🌹🌹
"Bu, ada Mr Julian ingin bertemu dengan anda." tukas Jenna saat ia melaporkan kedatangan Julian ke kantor Sahara Corp.
"Julian? Ada apa dia ke sini? Suruh dia masuk Jen,"
"Baik Bu,"
Dan tak berselang lama Julian Alexander pengusaha dan Raja properti asal Yunani itu masuk ke ruangan Andrea.
"Hai Andrea, apa kabar ?"
__ADS_1
"Baik Julian." jawab Andrea, kemudian ia menjabat tangan Julian dan mempersilahkan dia duduk di sofa yang ada di ruangannya.
"Jika kau kemari pasti ada maksud penting." todong Andrea pada Julian. Seseorang yang belakangan ini sering melakukan perjalanan bisnis bersama.
Karena Julian Alexander adalah salah satu kontraktor yang di ajak Andrea untuk berkerjasama dalam pembangunan beberapa proyek apartemen yang kini sedang berlangsung.
"Apa kau sudah terima surat undangan acara penobatan property terbaik tahun ini?"
"Ia, aku sudah menerima nya."
"Bagaimana jika kita datang bersama?"
Deg.....
Hal itu seketika membuat Andrea terkejut dengan tawaran pria tampan itu.
"Pembangunan apartemen kita di Yunani saat ini masuk dalam kategori pilihan apartemen mewah berkelas tinggi standar internasional. Aku harap kau akan datang pada acara penghargaan bergengsi perusahaan property Minggu depan. Dan karena kau sekarang single, dan aku juga single. Mau kah kau menjadi pasangan ku untuk acara bergengsi itu?" ucap Julian dengan nada suara memohon. Andrea pun bigung harus menjawab apa.
Reyhan
Metthew
__ADS_1
Julian