
Aggam dan Aara sudah tiba di sebuah Villa dengan Gerbang yang menjulang tinggi dan halaman Villa yang sangat luas di hiasi Taman Bunga kolam Renang, juga memiliki Kolam ikan dengan batu batu kecil terlihat simple tapi sangat elegan.
"Wah... Indah.. " Gumam Aara takjub melihat Villa serta Halaman nya yang membuatnya merasa seperti berada di dunia dongeng. Villa itu berlipat lebih megah dengan Gaya Modern. di banding Villa lama Aggam.
" Kau menyukainya sayang" Tanya Aggam
"Iya.. Tapi.. Kenapa kita kemari. Dan ini Villa siapa" Tanya Aara mengalihkan pandangannya melihat wajah suaminya yang menatapnya.
" Ini Villa milik mu sayang.. Aku membelikan Villa ini Untuk mu" Jawab Aggam mengeluarkan surat Villa itu yang mengatas namakan istrinya.
Aara melihat surat rumah tersebut. Dan benar ada namanya di sana. Aara kembali menatap Suaminya " Ini terlalu berlebihan" Kata Aara tidak menyangka jika suaminya membeli rumah dan mengatas namakan untuknya.
" Biasa saja sayang... Aku masih memiliki kejutan lagi untuk mu. Ayo kita turun" Aggam menggandeng istrinya turun dari Mobil menuju ke Garasi.
Di sana ada sebuah mobil mewah berwarna putih yang sudah di hias indah. Aara melihat suaminya tidak mengerti maksudnya.
__ADS_1
Aggam mengeluarkan kunci mobil mewah di hadapannya dan memberikannya pada istrinya. " Kau bisa menyetir kan sayang. Jadi aku membeli kan mobil ini untuk mu" Kata Aggam memberikan istrinya sebuah kunci Mobil.
Aara berkaca kaca melihat suaminya. Bukan karena pemberian suaminya tapi dia sangat terharu dengan semua yang suaminya lakukan untuknya. Aara memeluk suaminya dengan Haru menjatuh kan Air matanya.
Aggam tersenyum membalas pelukan istrinya. " Terima kasih untuk semua yang kakak berikan pada ku. Aku sangat bersyukur... Ini terlalu berlebihan kak. " Aara melepas pelukannya pada suaminya. " Yang aku ingin kan itu kakak selalu bisa jadi imam buat aku dan anak anak kita nanti"Kata Aara yang memang tidak terlalu tergiur dengan yang namanya Harta. Dia hanya ingin jika suaminya selalu ada bersamanya di sisinya, menjadi imam yang baik dan selalu mencinta semua kekurangan mau pun kelebihannya.
Aggam mengulum senyuman di wajahnya. dia sangat tau Istrinya itu tidak tergiur yang namanya harta. tapi apa salahnya jika dia ingin memberikan hadiah buat istri tercinta nya. " Ya sudah. Ayo kita masuk ke dalam sayang." Ajak Aggam memeluk pinggang istrinya dia sudah seperti lem yang terus lengket pada Aara.
Aara mengangguk. Mereka keluar dari garasi masuk ke dalam Villa. lagi lagi Aara takjub melihat Isi Villa yang di tata dengan sangat Rapi.Bola mata Aara terhenti di sebuah Foto yang bergantungan dengan ukuran yang lumayan besar.
Aara tertegun melihat Foto itu. Foto pernikahan mereka berdua beberapa bulan yang lalu.
" Dari Mama... Mama ada menyimpan Foto pernikahan ini sayang"
"Wajah kakak dalam Foto itu sangat buruk" kata Aara menertawai wajah Datar suaminya. secara kan wajahnya juga tidak terlihat karena dia menggunakan cadar.
__ADS_1
Aggam ikut tertawa bersama istrinya yang melihat wajah Datar di Foto pernikahan mereka.
" Tapi tetap tampan kok" Tambah Aara melirik suaminya.
" Aku memang sudah tampan dari lahir sayang" puji Aggam menimpali sang istri.
" Terlalu percaya diri" Gumam Aara.
" Itu Harus" Jawab Aggam yang masih mendengar Aara.
"Ayo kita ke kamar Sayang" Aara mengangguk mereka berdua mulai melangkah naik ke lantai atas.
Aara terus mengedar kan pandangannya melihat setiap sudut Villa itu Yang sangat memanjakan Bola matanya. suaminya memang menyulap rumah itu sesuai seleranya. dia juga tidak tau dari mana suaminya tau seleranya.
Cklekkk
__ADS_1
Aara dan Aggam masuk ke dalam kamar. Aara menghentikan langkah kakinya melihat kamar yang sangat mewah dengan beberapa Foto Foto miliknya yang sedang dalam keadaan tidur tidak menggunakan cadar.
Aara tertawa melihat suaminya." di mana Kakak mengambil Foto foto ini... Bagaimana jika ada yang masuk ke dalam kamar ini kak. " Kata Aara memegang satu bingkai fotonya.