GADIS BERCADAR PENGANTIN PENGGANTI TUAN KEJAM

GADIS BERCADAR PENGANTIN PENGGANTI TUAN KEJAM
Bab


__ADS_3

Aara dan Aggam serta kedua anak kembar nya melangkah masuk ke dalam mension Ayah Kusuma.


Alham berlari masuk'' Nyonya Oma... '' Panggil Alham langsung memeluk Oma Sarah yang duduk bersantai bersama suaminya di ruang tengah.


Sarah juga membalas memeluk cucu tengil nya.'' Kakak mana..." Tanya Sarah mengacak-ngacak rambut cucu nya.


'' Itu Nyonya Oma'' tunjuk Alham pada ILham yang melangkah masuk bersama Aara dan juga Aggam.


Sarah memang mengajar Cucu cucu nya untuk memanggil nya 'Nyonya Oma'. kata Sarah biar 'keren' ada ada saja Nyonya Mama. Itu lah yang berada di fikiran suaminya Kusuma


ILham menghampiri Omanya kemudian menyalam Omanya. '' kenapa cucu Oma yang satu ini dingin dan kaku sekali sih '' Kata Sarah mencium kedua Wajah ILham yang membuat ILham risih dengan Oma nya tapi dia juga tidak melarang Oma nya.


Aara dan juga Aggam menyalami Kusuma dan Sarah." Ma, Aggam titip dulu anak anak di sini ya.. Aggam dengan Aara mau Ke kebun Teh '' Kata Aggam pada mamanya. Aggam dengan Aara memang sering ke rumah peninggalan orang tua Aara semenjak mereka membeli rumah dan kebun teh itu.


Sarah hanya mengangguk dan kembali mengganggu cucu dinginnya yang hanya diam saja jika tidak di ajak bicara.


,,,,,,


Di Mension Bima sedang bermain dengan putri kecilnya. Bima juga sudah membeli rumah sendiri untuk keluarga nya.


'' Kenan.. apa kau sudah mandi.'' tanya Ayuna pada Kenan yang lagi bermalas malasan di ruang keluarga sambil bermain game.


'' Belum Mi...'' jawab Kenan tanpa melihat pada Maminya.


''Sebentar lagi waktu solat masuk Kenan.. pergi mandi sana'' Titah Ayuna pada putranya.


'' Mami ganggu aja deh Mi..'' rengek Kenan memeluk Maminya dan mencium pipi maminya. Kenan memang sangat mirip seperti Bima yang sangat menyayangi Maminya.


'' Bau... pergi bersihkan tubuh mu sayang..'' Ayuna mencubit gemes pipi putranya yang memeluk nya.


'' Papi ikutan dong.. '' nimbrung Bima berbaring di paha istri nya sambil menggendong Bayi nya yang berusia satu tahun lebih.


" Mas Bima kapan kita ke rumah bunda lagi Mas..'' tanya Ayuna memainkan pipi gembul putrinya.


'' Kapan kapan saja kau mau ke sana bisa Sayang.." Jawab Bima santai.


'' Bagaimana kalo besok saja Mas Bima'' Ujar Ayuna.


Bima mengangguk menjawab istrinya.


,,,,,

__ADS_1


Aggam dan Aara sedang duduk di kursi halaman peninggalan ayah Aara.


Aggam Tiba Tiba mengeluarkan sesuatu dari sakunya dan memakaikannya pada Aara. '' apa ini Kak..'' tanya Aara memegang liontin rantai berlian yang berukiran AA( Aara Aggam )


"Rantai" Santai Aggam memeluk istrinya sambil melihat matahari terbenam.


" ini sangat berlebihan loh kak" Kata Aara membalas memeluk lengan suaminya.


" Itu memang kalimat mu jika aku memberikan mu sesuatu." Jawab Aggam.


Aara terkikik mendengar ucapan suaminya.


"I Love Aara Aisha''


Aara tersenyum '' I love you too Aggam Alvan '' Jawab Aara.


Mereka berdua menghabiskan sore hari dengan melihat mata hari terbenam.


........................TAMAT........................


Sebelumnya author minta Maaf 🙏🙏🙏 karena Novel di singkat kan saja..🙏


Dan lagi author akan lanjut ke novel ILham dan Zira yang berjudul MADU (ku balas kau) yang berada di bawa ini. tapi mungkin masih memerlukan waktu lagi Baru rilis. karena author mau tamatkan dulu beberapa Novel author yang sudah di kontrak. Apa apa pun terimakasih dari author karena sudi mampir di novel author 😘😘😘😘😘😘😘😘😘




❤️ Sedikit sekuel Cerita novel Madu.❤️


Tampak sepasang Suami istri yang sedang sarapan. Tiba-tiba Suaminya bersuara.


" Aku akan menikah lagi.." Kata ILham pada Istri nya dengan wajah datar.


Salfa menghentikan suapan nya dan melihat pada suaminya." Jangan Becanda kamu Mas" Jawab Salfa istri ILham kembali ingin meminum susunya.


" Aku tidak becanda, aku akan menikah lagi, setuju atau tidak setuju itu hak mu. Dan aku tidak peduli. " Ucap ILham Tidak terbantahkan dan terdengar sangat dingin.


Brakkk


Salfa menggerebek meja makan yang membuat kopi ILham tumpah mengenai jasnya tapi dia sama sekali tidak bergeming dan membiarkan Salfa yang marah.

__ADS_1


" Kau sudah gila ILham.!!! Kita sudah menikah selama satu tahun dan kau sedikit pun tidak pernah menyentuh ku !!. Dan apa ini, sekarang kau mengatakan untuk menikah lagi.!! Apa kau masih waras.!!." Marah Salfa dengan nafas Yang naik turun melempar gelas susu di hadapannya sehingga pecah di lantai.


ILham masih duduk dengan tenang tidak peduli dengan kemarahan Salfa padanya.


"Apa kau mendengar ku.!!" Teriak Salfa dengan mata yang memerah. " Kau sangat menyiksa batin ku ILham...!! Kau juga memisahkan kamar kita dari awal kita menikah ILham.!! " Tambah Salfa terus meneriaki Suaminya


ILham menyeringai Dingin dan berdiri dari duduknya kemudian mengantongi kedua tangannya di saku dan mengeluarkan lima kalimat yang membuat Salfa terdiam seribu bahasa.


" Kau yakin batin mu tersiksa" Ujar ILham menarik satu sudut bibirnya kemudian membalikkan tubuhnya melangkah ke kamar mengganti pakaiannya untuk berangkat ke kantor. Wanita ular yang menjijikan. batin ILham.


Salfa masih berdiri diam mencerna ucapan suaminya. Apa dia tau aku menyelingkuhi nya. Batin Salfa yang mulai merasa cemas.


Salfa dan ILham sudah menjalin hubungan selama dua tahun dan ILham memutuskan untuk menikah dengan Salfa. Sehari sebelum pernikahan mereka ILham menemui Salfa yang tidur bersama seorang pria di hotel. ILham yang sakit hati tetap meneruskan pernikahan nya dengan Salfa hanya untuk balas dendam pada Salfa. Dari menikah ILham sudah tidur terpisah dengan Salfa. ILham tau jika Salfa tidak akan meminta cerai padanya karena yang Salfa butuh kan adalah kekayaan nya.


Selama satu tahun menikah ILham terus bersikap dingin dan tidak pernah hangat pada Salfa seperti mereka pacaran. Sikap dingin ILham membuat Salfa mudah emosi dan meledak ledak padanya. Tapi ILham sama sekali tidak peduli. ILham juga tau jika Salfa sering tidur bersama pacar nya di hotel. Tapi ILham pura pura tidak tau apa apa dan membiarkan Salfa melakukan sesuka hati nya.


,,,,,


Di lain tempat tampak seorang gadis cantik menggunakan hijab dan berpakaian serba hitam sedang meninju samsak Melatih dirinya. Dan seorang lagi gadis cantik menggunakan cadar sedang duduk melihat adik kembarannya sedang memainkan ilmu bela dirinya yang sangat terampil.


Mereka ada lah anak anak ustadz Sulaiman dan Zahra.


Zila Zalmara kakak dari Zira Zalmira. Zila gadis yang menggunakan cadar lemah lembut sikap yang menurun dari Abinya ustadz Sulaiman. Sedang kan Zira Gadis tomboy yang menggunakan hijab tapi tidak menggunakan cadar seperti kakak dan Uminya (Zahra). sikap Zira menurun dari Uminya yang sedikit Bar bar juga pemegang sabuk hitam.


Setelah ILham memutuskan untuk menikah lagi dan memberitahu kan pada Mommy Daddy nya, Aara yang sangat menyukai putri kembar Ustadz Sulaiman, melamar Putri tengah ustadz Sulaiman untuk ILham, iya itu Zila.


Ustadz Sulaiman dan Zahra memiliki tiga anak. Anak tertua nya Laki laki. Dan anak kedua nya kembar Zila dan Zira.


Zila Yang tersalah ucap dan menerima lamaran Dari Aara dengan tidak sengaja akhir nya menyesali ucapannya karena tidak mendengar dengan baik Abinya (ustadz Sulaiman) sewaktu dia bertanya tempoh hari. Karena sudah terlanjur menerima lamaran Aggam. dia sering sedih dan menangis karena Zila sudah lama mencintai Kenan (Anak Bima dan Ayuna) dalam diam.


Zira yang tidak tega melihat Kakaknya sering menangis dalam diam. Memutuskan menyamar jadi sang Kakak dan menggantikan Zila di hari pernikahan nya. Zira juga mengganti nama Kakanya sewaktu ijab Kabul menjadi namanya, dan yang ILham ucap kan adalah nama Zira bukan Zila. ustadz Sulaiman dan yang lainnya tidak sadar dengan nama yang di sebut kan ILham semasa ijab Kabul karena nama Zila dan Zira hampir mirip membuat orang orang tidak sadar yang di nikahi ILham ada lah Zira bukan Zila.


ILham membawa isteri keduanya untuk tinggal di mension miliknya bersama dengan istri pertama nya karena memang itu tujuannya menikah Zira yang dia Anggap Zila.


Seiring berjalannya waktu ILham mulai menyadari jika yang dia nikahi itu adalah Zira si tomboy bar bar bukan Zila si gadis lemah lembut. karena beberapa kali ILham menemui Zira yang memojokkan Salfa sehingga Salfa menangis ketakutan padahal Salfa yang mulai mengganggu Zira. tapi Zira dan Salfa tidak sadar jika suami mereka berdua melihat mereka yang bertengkar.


Jika di hadapan ILham Zira berlaku lemah lembut seperti kakaknya Zila. tapi jika di belakang suaminya Zira berubah menjadi dirinya yang sesungguhnya.


ILham menyeringai saat menyadari yang dia nikahi adalah si tomboy Zira yang menyamar jadi Zila.


'' Ternyata kau mengajak ku untuk bermain-main istriku... Baik lah... mari kita bermain main.. '' gumam ILham menyeringai penuh arti yang tergambar di wajah tampannya

__ADS_1


TERIMA KASIH BAGI SEMUA PARA PEMBACA. 😘😘😘😘😘😘 TERIMA KASIH JUGA UNTUK SEMUA DUKUNGANNYA 🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰


__ADS_2