GADIS BERCADAR PENGANTIN PENGGANTI TUAN KEJAM

GADIS BERCADAR PENGANTIN PENGGANTI TUAN KEJAM
54


__ADS_3

Brakkk


Aggam sudah tidak tahan mendengar semua kebusukan wanita yang selama ini dia cinta.


"A Aggam" gugup Rossa menarik selimut menutupi tubuh polosnya karena semenjak Aggam tinggal di kontrakan nya. Aggam sudah tidak pernah datang lagi ke apartemen nya selain yang semalam karena dia memaksa Aggam untuk datang. jadi dia sangat tidak menyangka jika Aggam tiba tiba datang hari ini ke apartemen nya


"Jadi ini yang kau lakukan selama ini di belakang ku... ku kira kau benar-benar mencintai ku Rossa.... tapi siapa sangka jika kau menjalin hubungan dengan ku karena memiliki sebab yang tertentu..." Aggam menggeleng dengan wajah kecewa marah bercampur aduk di dalam fikirannya.


"A Aggam... I ini hanya salah faham Aggam" ucap Rossa terbata bata mencoba untuk mendekati Aggam


"Jangan mendekat ke sini... aku sangat jijik melihat mu Rossa... tidak ku sangka jika kau hanya lah ****** yang membiarkan siapa saja untuk meniduri mu." sinis Aggam lalu melihat ke arah Nardi.


" Kau sahabat ku.. bisa bisanya kau melakukan ini di belakang ku Nardi. dan kau juga menyembunyikan hal sebenarnya dari ku..." ujar Aggam pada Nardi yang mendengar tadi ucapan Nardi


Nardi hanya diam. dia juga bingung ingin menjawab apa pada Aggam yang mendengar semua pembicaraan nya tadi bersama Rossa.


Aggam kembali mengalihkan pandangannya pada Rossa dengan tatapan jijik melihat Rossa.


"Aku melepaskan mu dan tidak menyumbat mu ke dalam penjara Karana mencoba mencelakai Aara itu karena aku masih mencintaimu. tapi sekali lagi kau coba untuk mencelakai Aara. aku sendiri yang melaporkan mu ke pengadilan" Kata Aggam penuh penekanan.

__ADS_1


"Mulai hari ini, hubungan kita sampai di sini saja.. jadi lah wanita yang punya harga diri, walau pun hanya sedikit." kata Aggam berlalu dari hadapan Rossa. Rossa terus memanggil Aggam dengan menangis tapi Aggam menulikan telinganya. sudah cukup kebohongan yang Rossa ciptakan selama ini di hadapan nya.


,,,,,,,


Di mobil Aggam mengendarai mobilnya dengan sangat kencang. Aggam benar benar tidak menyangka jika selama ini hubungan yang dia jalani hanya lah sebuah sandiwara saja.


Aggam benar benar kecewa pada Rossa. dia benar-benar sulit menerima kenyataan jika Rossa adalah wanita matre yang rela melakukan apa saja demi mencapai tujuan nya.


"Arkkkkhhhhhhh" teriak Aggam di dalam mobil lalu memukul setir mobilnya.


"Dasar wanita murahan!!! ******!!! " marah Aggam dengan nafas yang memburu. tanpa sadar Aggam membawa mobilnya ke sebuah bar yang biasa dia datangi.


,,,,,,,


Di kontrakan Aara mulai gelisah karena sudah hampir malam tapi Aggam belum kembali. dia takut jika hal seperti semalam kembali terulang lagi padanya jika dia hanya sendiri di kontrakan.


Aara berkali kali keluar masuk melihat mobil Aggam tapi tetap saja belum ada tanda tanda jika Aggam kembali.


"Kemana dia... tadi katanya dia hanya pergi sebentar" gumam Aara khawatir.

__ADS_1


Tanpa terasa hari sudah malam dan menunjukkan pukul delapan malam tapi Aggam belum juga pulang


Aara mengunci rapat pintunya dengan perasaan cemas.


Tidak lama terdengar suara mobil Aggam di luar kontrakan. Aara membuka pintu dan mendapati Aggam yang sedang mabuk berat.


Aara bingung melihat Aggam yang sudah mabuk berat. Aara memapah tubuh kekar Aggam masuk ke dalam kamar.


Siapa sangka jika Aggam langsung menarik tubuh Aara dan mengukung nya. Aara mulai ketakutan dan bayang bayang semalam kembali menghampiri kepala nya


"Wanita semua sama saja... ****** "kata Aggam melancarkan aksinya mencium bibir Aara dengan paksa.


"Sadar lah" Teriak Aara ketakutan dengan tubuh yang gemetaran. tapi dia benar benar tidak bisa bergerak di kukungan Aggam yang bertubuh jauh lebih besar darinya.


Aggam menulikan telinganya lalu menurunkan ciumannya ke leher jejang Aara.


"Tidak... berhenti Aggam... sadar lah... aku ini Aara" teriak Aara dengan air mata yang sudah membasahi wajah cantiknya


Aggam yang samar samar mendengar nama Aara langsung tersadar dari kelakuan bejatnya.

__ADS_1


Aggam menarik tubuhnya lalu menjatuhkan tubuhnya di sebelah Aara. hanya beberapa saat saja Aggam sudah tertidur.


__ADS_2