GADIS BERCADAR PENGANTIN PENGGANTI TUAN KEJAM

GADIS BERCADAR PENGANTIN PENGGANTI TUAN KEJAM
56


__ADS_3

Tuan Menyebalkan. batin Aara mengumpati Aggam dalam hati


Aara cemberut tidak menjawab Aggam. Lalu menyibukkan tangannya merangkai bunga. dia benar-benar kesal pada tingkah Aggam.


Aggam tau yang Aara kesal padanya. Aggam memperhatikan wajah Aara yang di tutupi cadar. dia terfikir untuk kembali ke perusahaan mengingat jika tidak ada lagi yang perlu dia perjuangkan, karena dia sudah tau semua kebusukan dan semua sandiwara Rossa selama ini.


Tapi Aggam kembali teringat tentang Rossa yang menjalin hubungan dengan nya hanya karena harta.


Aku ingin melihat seperti apa gadis di hadapan ku ini... apa kah dia berbeda dari Rossa... mungkin aku harus lebih lama lagi hidup dalam kesederhanaan ini, aku ingin tahu seberapa mampu dia bertahan di samping ku. aku sudah cukup jera jika harus berhadapan dengan wanita seperti Rossa lagi. Batin Aggam melihat wajah Aara.


Aara mengangkat pandangan nya dan melihat Aggam yang menatapnya dengan lekat


Ada apa dengan nya... Batin Aara heran karena Aggam menatap nya dengan sangat lekat


"Apa kau memiliki pekerjaan yang cocok untuk ku"Kata Aggam pada Aara


Apa lagi itu.. bicara apa lagi dia. Batin Aara yang aneh dengan sikap Aggam


"Memang pekerjaan apa yang tuan angkuh ini bisa lakukan selain di kantoran" Gumam Aara tapi masih di Dengar oleh Aggam.


Ck. decak Aggam dalam hati karena Aara menganggapnya terlalu lemah.

__ADS_1


"Memang pekerjaan apa yang anda inginkan.. dan kenapa bertanya nya ke aku."Kata Aara


"Apa saja..." singkat Aggam


"Bengkel saja... Anda juga mahir tu membuat mobil tempoh hari." asal Aara berbicara karena menurut nya mana mungkin seorang Aggam yang berprofesi sebagai CEO Tiba tiba berganti pekerjaan ke bengkel.


Yang benar saja. batin Aara


"Boleh"jawab Aggam


Krekk!


Terpatah kan sudah yang ada di fikiran Aara barusan. dia tidak menyangka jika Aggam benar benar menanggapi nya.


"Apa dia masih mabuk." Gumam Aara sedikit bergeser menjauhkan tubuhnya dari Aggam. berfikir jika Aggam masih mabuk karena sering berbicara tidak masuk akal bagi Aara.


Aggam hanya berwajah santai melihat Aara yang berfikir dia masih mabuk.


"Jadi. di mana tempat yang kau bicarakan barusan" tanya Aggam lagi.


Apa dia sedang becanda.batin Aara

__ADS_1


"Anda serius "tanya Aara yang kurang yakin.


"Hm"


"Nanti pulang kerja kita ke sana" jawab Aara. Aggam hanya mengangguk menjawab Aara.


,,,,,,,


Aara dan Aggam sudah tiba di sebuah bengkel.


"Assalamualaikum kak Andra." Salam Aara pada Andra anak sodara sepupu dari arwah Bundanya.


"Waalaikumussalam, Aara dari mana saja kau.. kenapa kau baru berkunjung kemari. "tanya Andra mengusap kepala Aara yang di tutupi jilbab


Tak!


Aggam menepis tangan Andra yang mengusap kepala istrinya. lalu menatap tajam pada Andra.


"Ck, kenapa kau membawa tuan angkuh ini kemari" Decak Andra karena Aggam menepis tangan nya. dia juga tau jika Aara sudah menikah dengan Aggam. dia juga hadir semasa hari pernikahan Aara yang menjadi istri pengganti Aggam.


Andra sebenar nya ingin mencegah pernikahan Andra dan Aggam tempoh hari. tapi mengingat jika dia hanya dari pihak perempuan (bunda Aara) posisinya tidak berhak mencegah keputusan Dimas, karena Paman Dimas ada lah wali sah Aara. mengingat jika paman Dimas sodara kandung arwah ayah Aara

__ADS_1


"Kak" Aara melototi Andra yang mengumpati Aggam di depan nya langsung


__ADS_2