GADIS BERCADAR PENGANTIN PENGGANTI TUAN KEJAM

GADIS BERCADAR PENGANTIN PENGGANTI TUAN KEJAM
94 iii


__ADS_3

Aggam Dan Sekretaris Zaki sudah tiba di sebuah Villa yang sangat Mewah berlantai dua juga memiliki Halaman yang sangat Luas, hanya berjarak Dua ratus meter dari pantai. Aggam sangat puas melihat Villa itu. Dia sangat menyukainya. Sesuai seperti yang dia ingin kan.


" Kau memang bisa di handal kan Zaki. " Kata Aggam tersenyum membuka jendela di kamar yang akan dia jadikan kamar utama.


Saat jendela terbuka terlihat lah pemandangan pantai yang sangat indah dengan desiran ombak yang saling berkejaran.


" Kau pasti menyukai kejutan ini " Gumam Aggam yang tidak pernah memudar kan senyuman di wajahnya.


" Apa kau sudah mengurus semua surat surat rumah ini. " Tanya Aggam.


" Sudah tuan. Saya sudah mengurusnya, dan mengatas namakan rumah ini dengan nama Nona Aara tuan" Jawab Zaki yang memang sudah mengurus semua yang di butuh kan oleh tuan mudanya.


Aggam semangkin mengembangkan senyumannya. " Baik lah, Aku mau kau merenovasi Villa ini, Kamar ini juga Kau Warnai dengan dua warna. Ya itu merah muda dan putih" Kata Aggam.


Zaki melongo. Merah muda dan putih, Apa tuan tidak salah bicara. Batin Zaki berfikir jika tuannya aneh, Masak kamar utama di ubah suai menjadi merah muda dan putih. Fikir Zaki.


" Apa kau mendengar ku Zaki " Tanya Aggam Saat Zaki hanya diam dengan Wajah Beo Nya.

__ADS_1


" Arh, i iya tuan, tapi apa tuan tidak salah dengan warna yang tuan sebut kan barusan." Zaki masih belum yakin dengan pendengarannya. Karena yang dia tau jika tuannya itu menyukai Putih dan Hitam Atau warna keemasan.


" Tidak Zaki, Istri ku menyukai warna Merah muda dan Putih, tentu saja kamar ini harus sesuai dengan yang dia sukai, Karena rumah ini memang bukan milikku, tapi milik istri ku" Jelas Aggam.


" Maaf tuan, Saya terlupakan poin itu." Kata Zaki.


" Baik lah Zaki, Yang lainnya nanti aku akan memberi taukan mu seperti apa akan di renovasi, tapi yang jelas aku mau kau meyiapkan semua ini dengan segera, aku ingin secepatnya, Karena aku akan pindah ke sini, aku juga Akan kembali ke perusahaan dalam masa terdekat ini ''


Aaaaa Syukur lah.. Akhirnya tuan akan kembali ke perusahaan, aku akhirnya bisa bernafas lebih leluasa lagi." Baik tuan, Akan segera saya uruskan " Ucap Zaki dengan semangat empat Lima.


" Tidak tuan, Biasa saja '' Elak Zaki cepat.


" Hm, Hantar aku kembali ke bengkel "


" Baik Tuan s"


,,,,,,,,,,

__ADS_1


Aara Duduk menunggu Aggam di Depan Toko Seperti biasanya sambil memain kan ponselnya. Aggam memang sudah membelikan Aara ponsel baru saat pulang seminggu yang lalu Dari Panti Al Amin.


Tiba tiba Seseorang memeluknya dari arah belakang. Aara ingin berteriak tapi indra penciumannya menangkap Aroma parfum suaminya.


" Kak." Kata Aara menoleh ke belakang.


Cup!


Aggam Mencium dahi Aara yang di tutupi Cadarnya. Wajah Aara memerah mendapat ciuman mendadak dari suaminya.


Aara melepas pelukan Aggam." Kenapa Kakak telat datang nya " Tanya Aara.


" Maaf Sayang. Tadi aku masih memiliki pekerjaan di bengkel yang harus segera di siap kan " Kata Aggam menggenggam pergelangan Aara dan menaruhnya di pipinya " Kau kedinginan sayang. Kenapa kau mudah sekali kedinginan " Tanya Aggam memakaikan Aara Jaket yang sering dia bawa untuk istrinya.


.


.

__ADS_1


__ADS_2