GADIS BERCADAR PENGANTIN PENGGANTI TUAN KEJAM

GADIS BERCADAR PENGANTIN PENGGANTI TUAN KEJAM
Berbohong


__ADS_3

Ayuna membolakan kedua matanya melihat manusia yang dia kira sedang melakukan Mesum. Bima dan Dafin juga membolakan matanya melihat ke arah Ayuna.


Dafin buru buru menarik Tubuh nya dari Bima dan menggeleng melihat Ayuna dengan wajah piasnya" I I ini tidak seperti yang kamu lihat Ladies." gugup Dafin pada Ayuna


Bima perlahan menarik selimut menutupi dada bidangnya. Dia sudah seperti Suami yang kepergok selingkuh. Dia juga Bingung ingin menjelaskan pada Ayuna Apa.


" A Aku pamit dulu" Dafin buru buru keluar dari kamar Bima.


Bima tersenyum kecut pada Istrinya setelah Dafin pergi.


Ayuna yang memang masih merasa tidak enak badan. Kembali meneruskan tidurnya. Dia juga belum sempat terfikir bagaimana dia bisa ada di sana.


Bima bernafas lega saat Ayuna kembali tidur tanpa mempertanyakan soal yang dia lihat.


,,,,,,,,,,


Azan subuh berkumandang. Ayuna yang samar samar mendengar azan subuh langsung membuka matanya. Dia sudah merasa jauh lebih baik dari kemarin.


Ayuna mendudukkan dirinya di kasur dan mengedarkan pandangannya di kamar mewah milik Bima. Di mana aku.Batin Ayuna yang mulai sadar kan diri.


Bola mata Ayuna menangkap Bima yang sedang tidur di atas sofa kamar nya. Dia memang sengaja tidur di sana. Karena dia tidak mau nanti Ayuna merasa tidak nyaman.

__ADS_1


Ayuna turun dari kasur mengambil wudhu berniat ingin sholat subuh. Tapi dia tidak memiliki mukena. Dia juga tidak berani membangun kan Bima yang dia anggap pria Asing.


Ayuna akhirnya hanya solat menggunakan jilbab nya juga baju Bima yang menutupi setengah tubuh nya.


Selesai solat Ayuna melipat baju Bima dan kembali duduk di ranjang dia bingung ingin melakukan apa di sana. Apa lagi Bima belum juga bangun.


Ayuna kembali membaringkan tubuhnya di ranjang sambil berfikir bagaimana dia bisa berada di sana. Yang dia ingat dia berada di kontrakan nya sebelumnya.


,,,,,,,,


Bima baru siap mandi dan melihat Ayuna yang duduk di sofa seperti sedang menunggu nya.


" Kau sudah merasa baikan" Tanya Bima masih menggunakan handuk memperlihatkan tubuhnya yang berotot.


Bima sadar dengan tingkah Ayuna yang menunduk. Dia melangkah ke ruang ganti untuk memakai pakaian nya. Setelah itu kembali menghampiri Ayuna yang sudah rapi dengan setelan jas yang lengkap. Karena dia mau berangkat ke kantor


Melangkah mendekati Ayuna dan duduk di sofa sebelah Ayuna. " hai" sapa Bima tersenyum manis pada Ayuna sambil melambai tangan nya seperti baru pertama ingin kenalan.


Tapi berikutnya dia benar benar mengulurkan tangannya pada Ayuna. Ayuna melihat ke arah Bima dengan Bingung" bagaimana jika kita kenalan dulu.. kita kan belum kenalan" Kata Bima masih dengan senyuman di wajahnya.


Ayuna mengangkat tangan nya ingin menjabat Bima dengan ragu. Bima langsung menyambar tangan Ayuna yang ragu ragu." udah, enggak apa apa kan Sudah halal" Kata Bima tanpa dosa.

__ADS_1


" Nama ku Bima. Panggil saja senyaman mu" tambah Bima.


Ayuna hanya tersenyum canggung menghadapi pria tampan di hadapannya."Yuna" singkat Ayuna.


" Kau tinggal di sini saja dulu ya. Di rumah mu, tidak ada yang menemani mu" Kata Bima


" Tapi--- perkataan Ayuna di potong oleh Bima


" Kau tidak perlu khawatir. " kata Bima kemudian mendekatkan wajahnya pada Ayuna dan membisik nya " Aku tidak menyukai wanita. Aku menyukai laki laki. Jika kau tinggal di sini, itung itung bisa membantu ku" Bohong Bima agar Ayuna mau tinggal bersamanya. Karena dia khawatir jika Ayuna tinggal sendir di rumahnya


Bima juga tidak tau kenapa timbul di fikiran nya untuk berbohong dengan cara itu.


" Benarkah? " Tanya Ayuna polos dengan senyuman yang terukir di wajah cantiknya.


Berhasil. Batin Bima


" Hm. Kau kan sudah melihatnya semalam. " Kata Bima menangkup wajah Ayuna.


.


Ayuna mengangguk dengan polos membiar kan Bima menangkup wajah nya. Karena berfikir jika Bima benar benar menyukai pria.

__ADS_1


Aaaa Bima. Akan dapat keberuntungan yang banyak ni. Berbohong untuk kebaikan, tidak apa kan. hihihi batin Bima tertawa dalam hati melihat gadis polos di hadapannya.


__ADS_2