GADIS BERCADAR PENGANTIN PENGGANTI TUAN KEJAM

GADIS BERCADAR PENGANTIN PENGGANTI TUAN KEJAM
80


__ADS_3

Selesai makan mereka bertiga keluar dari kontrakan.


" Mana Ibu mu." Tanya Aara pada anak kecil itu.


"Ibu lagi sakit Tante" Jawabnya


"Terus di mana ibumu sekarang... " tanya Aggam


"Ada di rumah om"


" Ya sudah, mari om Hantar." kata Aggam masuk ke dalam mengambil kunci mobilnya kemudian keluar membawa sebuah jaket. Aggam memasang jaket itu di tubuh Aara. dia ingat Aara mudah sejuk jika terkena angin malam. dia juga tidak mungkin meninggalkan Aara sendiri di kontrakan. semenjak kejadian malam Aara hampir di perkosa dia tidak berani lagi meninggalkan Aara di kontrakan jika sendiri.


Aara kaget dengan Aggam yang memakaikannya jaket.


"Pakai ini agar kau tidak kedinginan nanti. " Ujar Aggam Merapi kan jaket di tubuh Aara.

__ADS_1


Aara tersentuh dengan perhatian kecil dari Aggam. "Terima kasih" Ucap Aara saat Aggam sudah siap merapikan jaket untuk nya.


"Hm. ayo" Aggam menggenggam pergelangan tangan Aara juga memegang lengan anak kecil itu dan membawa mereka berdua melangkah ke mobil.


Kenapa Pria ini manis sekali. Batin Aara berdebar debar oleh perlakuan Aggam padanya.


Mereka masuk ke dalam mobil langsung berangkat ke tempat yang anak itu menuntun nya.


Tidak lama mereka sudah tiba di lokasi tempat anak kecil itu. Anak itu tinggal di sebuah pondok yang memprihatinkan dan kumuh.


Aggam dan Aara turun dari mobil bersama dengan anak kecil tersebut. tadi sebelum mereka tiba di sana Aggam sudah mampir membeli beberapa makanan dan menarik uang dari kartu kreditnya yang di berikan oleh Asisten Zaki. dia berniat ingin memberikan pada Keluarga anak kecil itu.


Mereka bertiga mendekati pondok kumuh itu. dan benar saja ibu dari anak kecil itu memang sedang sakit. Terlihat ibu anak kecil itu sangat khawatir karena sudah sangat malam anaknya baru tiba. Ibu itu langsung memeluk anaknya karena mengkhawatir anaknya.


Aggam memberikan uang dan makanan yang dia bawa pada keluarga anak kecil itu. ternyata anak itu juga tidak memiliki seorang ayah. dia hanya tinggal berdua bersama dengan ibunya.

__ADS_1


Ibu anak gadis ke kecil itu sangat berterima kasih atas pemberian dari Aggam padanya.


Setelah itu Aggam dan Aara pamit pulang. Tiba di kontrakan Aara langsung masuk ke dalam dan mengganti pakaiannya bersiap ingin tidur karena memang dia sudah sangat ngantuk dan lelah.


Aara ingin merebahkan dirinya tapi Aggam menghampiri nya dan mendudukkan dirinya di sebelah Aara


Aara melihat heran pada Aggam yang duduk di sebelahnya dengan tiba tiba.


" Ada apa..''tanya Aara dengan Alis yang berkerut.


"Aku minta maaf karena tadi aku membentak mu" Ujar Aggam menatap bersalah kepada Aara.


Aara tersenyum yang membuat wajahnya bertambah sangat Cantik dan Anggun."Tidak apa apa.. Kau tidak perlu meminta maaf. Aku juga tidak menanggapinya" Kata Aara tersenyum lembut pada Aggam.


Aggam benar benar terpesona melihat wajah cantik sang istri. Aggam juga tersenyum tulus pada Aara lalu merapikan Anak rambut Aara yang sedikit menutupi wajah cantiknya.

__ADS_1


Aggam memegang kedua tangan Aara setelah merapikan Anak rambutnya." Aara... Mari kita memulai hubungan ini dari awal... Mari kita hidup layaknya suami istri yang sesungguhnya. Mari kita belajar untuk saling mencintai Aara..."Kata Aggam menatap teduh kedua bola mata istrinya.


__ADS_2