
"Tadi dia berada di sini...tapi saat aku kesni dia sudah tidak ada..."kata Aara mengalihkan pandangannya kesana kemari
Bima tidak menjawab Aara, dia diam memperhatikan wajah Aara. Bgaimana Aggam sangat beruntung bisa memiliki wanita ini... padahal aku sangat menyukainya... di awal bertemu dengannya aku memang sudah jatuh hati pada suara indahnya... tapi siapa sangka.. dia adalah istri Aggam. Batin Bima menatap lekat wajah Aara di balik cadarnya. Bima menarik nafas dalam mengalihkan pandangannya dari Aara
,,,,,,,,,,
Di luar hotel Aggam duduk melamun membayangkan semua kenangannya bersama dengan Rossa.
"Aggam" Panggil Rossa yang melihat Aggam juga ternyata berada di acara itu. dia tidak menyangka jika Aggam juga hadir di sana.
Aggam mengalihkan pandangannya pada Rossa yang memanggilnya."ada apa kau datang kemari" Dingin Aggam pada Rossa.
"Aggam."Rossa mendekati Aggam ingin menyentuh tangannya.Tapi dengan secepat kilat Aggam menjauhkan dirinya dari Rossa.
"Hubungan kita sudah lama bertakhir Rossa... berhentilah terus menggangguku"Kata Aggam dengan penuh penekanan.
"Aggam... kenapa kau melakukan ini pada ku Aggam." Kata Rossa mulai menjatuhkan air matanya.
__ADS_1
"Berhentilah terus bersandiwara dengan wajah munafik dan air mata buaya mu itu Rossa!!!!! aku muak melihat semua kebohongan dan ke palsuan yang kau ciptakan!!!! berhentilah terus berpura pura. menjauh dari ku rossa, menjauh!!!!!" Aggam sangat marah pada Rossa dan membentaknya dengan suara yang memenuhi sekeliling mereka berdua. urat urat tipis terlihat jelas di wajah Aggam. ini lah amarah yang sudah dia tampung di beberapa hari yang lalu, akhirnya malam ini dia melepaskannya kekesalan, kecewaan, luka, amarah, bercamour menjadi satu membuatnya merasa seperti ingin meledak.
Rossa Sangat kaget dengan kemarahana yang Aggam tunjuk kan padanya. selama ini, jangankan marah, bahkan berbicara dengan suara yang meninggi saja Aggam tidak pernah. Rossa sangat heran dengan laki laki yang saat ini yang berada di hadapannya. dia benar benar tidak mengenal Aggam lagi.
Tiba tiba Sarah memegang kepalanya. dia merasa sangat pusing. Rossa langsung jatuh pingsan, dengan cepat Aggam menangkap tubuh Rossa.
"Rossa.. bangun, jangan becanda kamu.'' Kata Aggam menepuk nepuk pipi Rossa. tapi Rossa sama sekali tidak bergerak.
Sial... dia benar benar pingsan.batin Aggam langsung membawa Rossa ke mobilnya.
" Buka pintu Zaki, " Zaki langsung membuka pintu. Aggam memasukkan Tubuh Rossa ke dalam mobil di kursi penumpang .
"Baik tuan muda"Jawab Zaki.
Aagam Langsung masuk mencari Aara. Tiba di dalam Aggam melihat Aara yang dan bercanda dengan Bima di sebuah Meja. Aggam berjalan menghampiri Aara dan bima.
"Aara, kita harus pergi sekarang' Kata Aggam langsung memegang tangan Aara.
__ADS_1
"Wo, Wo, wo, Santai bro... aku tidak akan mengambil istri mu ini...ada apa kenapa kau buru buru." Tanya Bima pada Aggam yang buru buru.
"Sorry Bim, Rossa pinsan dan berada di mobilku, aku mau menghantarnya dulu ke rumah sakit" kata Aggam
"Baik lah, baik lah, dada kakak ipar... jika kakak ipar sudah bosan terus menghadapi suami kakak ipar yang taunya hanya mengurusi wanita lain dari pada istrinya sendiri, datang saja pada ku... aku selalu ada untuk mu kakak ipar"Sindir bima pada Aggam. mengedipkan matanya ke Aara.
Aggam menatap tajam pada Bima yang menyindirnya lalu menarik pelan tangan Aara keluar dari hotel itu, dia bahkan lupa untuk pamit pada pemilik acara.
,,,,,,,,,,,
Di rumah sakit Rossa sedang di tangani oleh Dokter. beberapa saat kemudian dokter sudah selesai memeriksa Rossa yang masih belum sadarkan diri. Dokter itu melangkah keluar dari ruangan. Aggam yang melihat dokter itu menghampirirnya dan menanyakannya tentang keadaan Rossa saat ini.
"Dokter, bagaimana, dia sakit apa. " Tanya Aggam pada Dokter. Aara juga berada di sebelah Aggam.
Dokter itu melihat Aggam kemudian mengalihkan pandangannya pada Wanita bercadar di samping Aggam. "maaf kalau boleh tanya apa nona yang saya periksa tadi itu istri anda tuan muda.." tanya dokter yang mengetahui Aggam pemilik rumah sakit itu.
Aggam mengangkat satu alisnya tidak mengerti dengan pertanyaan dokter itu. " Kata kan saja, apa yang dokter ingin kata kan,." Ujar Aggam yang tau jika dokter itu ingin mengatakan sesuatu.
__ADS_1
"Begini tuan, nona yang tadi saya periksa itu tidak apa apa hanya saja dia sedang hamil muda, dan usia ke kehamilannya sedang berjalan enam minggu" Jelas dokter itu memberi tahu pada Aggam tentang ke adaan Rossa yang sedang hamil muda.
Aggam membeku shock mendengar jika Rossa sedang hamil. begitu pun dengan Aara yang juga kaget mengetahui jika Rossa hamil