GADIS BERCADAR PENGANTIN PENGGANTI TUAN KEJAM

GADIS BERCADAR PENGANTIN PENGGANTI TUAN KEJAM
81


__ADS_3

Aara mununduk tidak berani menatap bola mata Aggam. Dia masih tidak percaya dengan apa yang dia dengar barusan. Dia merasa seperti sebuah mimpi Aggam mengajak nya untuk Hidup bersama. Sesuatu yang tidak pernah terlintas sama sekali di benaknya.


Melihat Aara hanya diam menunduk Aggam memegang dagunya dan mengangkatnya dengan lembut.


"Aara... Tatap mata ku Aara.. Kenapa kau diam saja... Katakan sesuatu... Tatap aku Aara" Lembut Aggam


Aara perlahan mengangkat pandangannya dan menatap kedua bola mata teduh Aggam yang sedang menatap nya. Tapi Aara tetap masih bungkam. Dia juga masih bingung dengan situasi saat ini.

__ADS_1


"Apa kah kau sama sekali tidak memiliki rasa pada ku Aara... Maaf kan aku Aara.. Selama ini aku sering menyakiti fisik mu dengan kekejaman ku. Maaf kan juga semua kata kata ku yang menyakiti perasaan mu selama ini.. Aku banyak menyakiti mu Aara.. Entah itu dari tindakan mahu pun kata kata ku. Aku benar benar minta Maaf pada mu Aara... Tolong maaf kan aku dan beri aku kesempatan untuk memperbaiki segala kesalahan ku Aara..." Kata Aggam tulus dengan penuh penyesalan. Bola mata Aggam sudah mulai berkaca kaca mengingat semua perlakuannya dan kekejamannya selama ini pada istri penggantinya itu.


Aara sangat terharu mendengar kata kata tulus dari suaminya. Tanpa sadar Aara menjatuhkan Air matanya" Kakak tidak perlu meminta Maaf... Aku sudah lama memaaf kan semua kesalahan yang pernah terjadi dulu.. Dan aku juga minta Maaf... Karena kehadiran ku, kakak harus berakhir seperti ini... maaf juga jika tanpa sadar aku ada menyinggung dan menyakiti hati dan perasaan kakak selama ini" Ujar Aara masih menjatuhkan Air matanya.


Aggam menarik Dengan lembut tubuh Aara ke dalam pelukannya memeluknya dengan penuh kasih sayang mengusap air matanya "Kau tidak perlu meminta maaf Aara.. Aku malah sangat bersyukur dan beruntung karena memperistrikan wanita yang sangat sabar dan solehah seperti mu.. Kau ada lah bidadari syurga yang di kirim Tuhan untuk ku''


Aara perlahan mengangkat tangannya dan mulai membalas pelukan Suaminya.

__ADS_1


"Aara" Panggil Aggam kembali mengangkat dagu Aara dan menatap kedua bola mata istrinya yang berada di dalam pelukannya. Aara juga membalas tatapan lembut Aggam yang menatapnya.


"Aku mencintai mu Aara... Aku tidak tau sejak kapan perasaan ini mulai tumbuh... Tapi yang aku tau, aku tidak suka melihat mu dekat dekat dengan pria lain. Aku sangat cemburu jika ada laki laki yang melirik mu... Aku sudah merasakan perasaan seperti ini sudah sangat lama, dari awal lagi usia pernikahan kita aku sudah tidak senang jika ada laki laki lain yang mendekati mu... Hanya saja aku baru menyadari perasaan ku yang sesungguhnya pada mu Aara. Aku benar benar mencintai mu Aara" Kata Aggam jujur tentang perasaannya selama ini yang dia rasakan dan baru menyadarinya beberapa hari yang lalu.


Aara lagi dan lagi di buat kaget oleh pengakuan langsung dari suaminya tentang perasaanya.


Aara menatap dalam kedua bola mata Aggam untuk mencari kebohongan di dalam sana. Tapi Aara tidak menemui adanya kebohongan walau pun sedikit.

__ADS_1


Aggam benar benar tulus dengan apa yang dia ucap kan tanpa ada nya sandiwara di dalamnya.


__ADS_2