GADIS BERCADAR PENGANTIN PENGGANTI TUAN KEJAM

GADIS BERCADAR PENGANTIN PENGGANTI TUAN KEJAM
68


__ADS_3

Aggam Akhirnya tiba di bengkel setelah menghantar Aara ke toko. Andra menatap tajam pada Aggam.


"Kenapa tidak sekalian saja makan siang baru kau datang bekerja"Sindir Andra pada Aggam yang baru melangkah masuk ke dalam Bengkel.


Aggam hanya memutar bola mata malas. karena dia sudah menduga seperti apa Andra akan menyambutnya bila dia tiba di bengkel nanti.


,,,,,,,,,,


Di lain tempat Ustadz sulaiman sedang melamun mengingat Aara yang ternyata sudah menikah. Tiba tiba mobil ustadz sulaiman di tabrak dari belakang. Ustadz Sulaiman meminggirkan mobilnya ssat dia di tabrak oleh mobil di belakangnya.


"Woi..! apa kau bisa menyetir mobil." teriak seorang wanita keluar dari dalam mobilnya hanya menggunakan baju minim yang memperlihatkan pusarnya serta seluar hanya setengah pahanya mempertontonkan lekuk tubuhnya yang indah. gadis itu langsung memeriksa depan mobilnya.


Ustadz Sulaiman juga keluar dari mobil dan melihat gadis yang seperti tidak asing di hadapannya.

__ADS_1


Gadis itu melihat ke arah Ustadz Sulaiman."Huff ternyata kau... mengganggu saja... "Kata gadis itu ketus saat melihat ustadz Sulaiman dengan rambut pirang yang di ikat asal.


Ustadz sulaiman hanya diam dengan wajah datarnya tidak melihat pada gadis yang kurang bahan di hadapannya. Dia membalikkan tubuhnya ingin kembali masuk kedalam mobilnya tapi di cegah oleh wanita itu.


"Eh, mau kemana.. Tanggung jawab dulu tu pada mobilnya dong"ujar Zahra memegang lengan Ustadz Sulaiman.


Tak!


Ustadz Sulaiman menepis tangan Zahra yang memegang lengannya. "Jaga sikap mu" Dingin Ustadz Sulaiman pada gadis di hadapannya yang memiliki banyak sekali kebohongan yang dia sembunyikan dari keluarganya.


"Sepertinya kau sangat tidak menyukai ku.." Kata Zahra mendekat kan wajahnya pada Ustadz Sulaiman dengan nada mengejeknya.


Ustadz Sulaiman menjauhkan wajahnya Dari Zahra yang sengaja memancing emosinya.

__ADS_1


Bagai mana Umi Dan Abi bisa menjodohkan ku dengan wanita seperti ini. Batin Ustadz Sulaiman berusaha menengkan emosinya menghadapi Zahra.


Dzakiyyah Zahra Putri. Seorang Gadis yang di jodohkan pada Ustadz sulaiman dua hari yang lalu oleh Abi dan Uminya. Zahra adalah gadis yang menggunakan jilbab dan juga gamis bila di hadapan ayah dan ibunya. Bila di belakang ini lah sikap asli Zahra yang memirang rambutnya dan mengenakan pakaian minim memperlihat kan semua lekuk tubuhnya pada pria pria. Zahra juga keluar masuk bar dan sering balapan liar, juga memiliki seorang kekasih yang masih kuliah sama sepertinya. Satu kata yang melekat pada Zahra iya itu 'Nakal'


"Aku berbicara pada mu.. Apa telingamu sedang bermasalah. "Kata Zahra menatap wajah datar Ustadz Sulaiman.


"Aku buru buru, berhenti lah mencari gara gara" Kata Ustadz Sulaiman ingin meninggalkan Zahra tapi lagi lagi Zahra menahannya.


"Ganti rugi dulu. Belum jadi suami saja kamu sudah pelit seperti ini." Sinis Zahra Pada Ustad Sulaiman.


"Kau yang menabrak ku, kenapa aku yang harus ganti rugi" Kata Ustadz sulaiman lalu kembali masuk ke dalam mobil tanpa peduli lagi pada Zahra yang terus mengoceh.


"Sial... Sombong sekali dia.. Ini pertama kali ada pria yang tidak tertarik oleh pesona ku.. "Umpat Zahra saat Ustadz Sulaiman sudah pergi dan menghilang dari hadapannya.

__ADS_1


,,,,,,,


Di toko saat makan siang Aggam benar benar datang menjemput Aara. Aara juga sudah pamit pada embak Elina untuk keluar sebentar bersama dengan Aggam.


__ADS_2