GADIS BERCADAR PENGANTIN PENGGANTI TUAN KEJAM

GADIS BERCADAR PENGANTIN PENGGANTI TUAN KEJAM
97


__ADS_3

"Karena aku sangat mencintaimu sayang" Kata Aggam mengecup bibir isterinya sekilas.


Blushhh


Aara tetap saja masih sangat malu jika suaminya mencium nya


"Oya kak. kenapa kakak menjual villa kak Aggam " tanya Aara berdiri dari duduknya mengambil mukena yang sudah suaminya lipat dan menggantungnya.


" Hanya ingin menjual nya sayang. ." jawab Aggam santai. dia tidak ingin memberi tahu pada istrinya jika dia sudah membeli villa baru untuk istrinya yang akan mereka tinggali nanti.


Aara hanya mengangguk tidak berniat untuk bertanya lagi" Kau istirahat lah sayang. aku mau ke ruang kerjaku dulu" kata Aggam tersenyum pada istrinya.


"Iya. kak."


,,,,,,,,,


Di apartemen Rossa. Rossa terbaring dengan lemah. semenjak dia pingsan tempoh hari di Apartemen nya. sampai saat ini dia belum juga sembuh. bahkan dia mengidam dengan sangat teruk.


Hingga membuat nya semangkin tertekan. dia sering marah marah dan melempar barang barang miliknya yang membuat Nardi tekanan dengan sikap Rossa


Tapi dia juga tetap menjaga Rossa. karena dia takut jika sampai Rossa bunuh diri.


" Bagaimana perasaan mu"tanya Nardi masuk ke dalam kamar Rossa.


"Seperti yang kau lihat aku sangat buruk. aku ingin mengeluarkan anak dari perut ku.!!" Jawab Rossa ketus paa Nardi yang sering menghalanginya mengeluarkan anak dalam perutnya.

__ADS_1


" Ayo lah Rossa. Kau sudah terlalu banyak melakukan dosa. Kenapa kau mau membunuh lagi. Lebih baik kau mencari tau siapa ayah biologis dari anak mu jika kau tidak mau menikah dengan ku" Santai Nardi berujar seperti tidak memiliki Dosa.


" Gila!!! Aku mau Aggam. Jika aku tidak bisa memilikinya itu berarti Tidak ada wanita yang bisa memilikinya" Teriak Rossa


" Terserah kau lah Rossa. Aku ousing menghadapimu." Kata Nardi melangkah keluar dari kamar Rossa.


" Lihat saja.. Aku akan memisahkan mereka berdua" Kata Rossa dengan dendam yang membara dari dalam matanya. Dia sangat membenci Aara. Dia sering beranggapan jika karena Aara lah dia berakhir hidup seperti itu.


,,,,,,,,,


Di mension setelah Aggam dan Aara siap makan malam. Aggam kembali ke ruang kerja nya. Aara pula masuk ke dalam kamar Aggam setelah mereka bersantai sebentar di ruang tengah bersama dengan Ayah dan mama suaminya.


Di kamar Aara tidak sengaja melihat sebuah Bingkai Foto yang berada di bawah kasur Suaminya. Aara berjongkok dan mengambil Foto tersebut. saat Aara mebalikkannya. Ternyata Foto Rossa.


Aara meneliti Foto itu. Tiba tiba Aara mendengar suara suaminya.


Aara buru buru menyembunyikan Foto itu di punggungnya. Dia takut jika suaminya marah karena sudah lancang menyetuh barang barang nya. Sebenarnya Aggam juga tidak ingat jika dia masih memiliki Foto Rossa di kamar nya itu. Karena semenjak dia membeli rumah sendiri dia sudah mengambil semua foto foto Rossa Dari kamarnya.


"Ti tidak kak. " Gugup Aara


Aggam mengangkat satu Alisnya saat sadar jika Rossa sedang menyembunyikan sesuatu di punggungnya.


" Apa yang kau sembunyikan..." Tanya Aggam penuh selidik melangkah medekati Aara yang masih berjongkok di lantai.


" Ti tidak ada kak. " Aara semangkin tegang saa Aggam sudah berdiri di hadapannya.

__ADS_1


Aggam ikut berjongkok bersama istrinya kemudian mengadakan tangannya" Berikan Aara... Apa yang kau sembunyikan" Tanya Aggam dengan Wajah kurang sabar menatap Aara.


Glek!


Aara menelan Salivanya dengan susah payah saat mendengar nada Suaminya yang mulai berubah.


"A Aku tidak menyembunyikan Apa pun" Kata Aara masih bertahan tidak ingin mengakui jika dia sedang meyembunyikan sesuatu.


Aggam menajam kan Netranya pada Aara. Mau tidak mau dia terpaksa memberikan suaminya Foto Rossa yang dia pegang.


Aggam membalikkan foto yang terbalik itu. Ternyata Foto Rossa.


" Berani kau lancang menyentuh barang barang milikku"Kata Aggam seperti ingin menerkam Aara.


Aara menunduk ketakutan. "Ma maaf" Aara sudah mulai gemetaran.


Tiba tiba dia merasa tubuhnya melayang."Arkkhhh" Teriak Aara ketakutan takut Aggam melemparnya.


Aggam membaringkan tubuh Aara di Ranjang empuknya kemudian menindih tubuh munggil istrinya.


" Karena kau membuat kesalahan, maka Aku akan menghuklum mu..." Kata Aggam mencium leher jejang istrinya yang membuat bulu kuduknya merinding semua.


"A Aku tidak sengaja menemui foto itu" Jelas Aara dengan takut.


" Tetap saja kau harus di hukum" Aggam menatap bola mata istrinya di bawah kukungannya.

__ADS_1


"Hu Hukuman apa" Aara bertanya dengan mata yang sudah mulai berkaca kaca.


Aggam mendekatkan bibirnya ke telinga Aara dan membisiknya.


__ADS_2