
"Apa yang kau bicarakan sayang.... Jangan bicara sembarangan. baik lah. malam ini aku akan datang ke apartemen mu.. " Kata Aggam lembut.
"Janji"
"Iya aku janji. " Kata Aggam
"Ok sayang... Aku tutup dulu... mau mandi dulu daaa. Umuah!!" kata Rossa lalu mematikan ponselnya dan tersenyum penuh Arti.
Aara hanya duduk diam seolah tidak dengar pembicaraan Aggam dan Rossa.
Mobil Aggam tiba tiba mati "Ada apa ini" Kata Aggam lalu turun dari Mobil dan memeriksanya. ternyata ada beberapan kerosakan di dalam mobil Aggam.
Aggam menghampiri Aara yang masih di dalam Mobil dan melihat Arloji di tangannya ternyata sudah hampir solat Maghrib. dia mengedarkan pandangan nya dan melihat ada sebuah Musollah yang tidak jauh dari lokasinya saat ini.
"Turun la.. aku akan menghantar mu ke musollah. setelah itu aku kembali ke sini. aku ingin memperbaiki mobil ku dulu. " Kata Aggam pada Aara.
Aara juga turun dari Mobil dan Aggam menghantar nya ke Musollah.
,,,,,,,,,
__ADS_1
Di apartemen Rossa menghubungi kedua Preman itu.
"Hello nona" Jawab salah satu di antara mereka
"Kalian bersiap siap malam ini... pantau terus Lokasi kontrakannya. jika Suaminya sudah keluar dari rumah. kalian langsung melaksanakan yang telah aku perintahkan. mengerti!!" Kata Rossa nyaring
"Mengerti Nona"
"Ingat, jangan sampai kalian gagal... jika kalian gagal lagi, aku akan mencari orang lain untuk menggantikan kalian berdua yang tidak becus!"
"Ba baik"
"Kau sebenarnya gadis yang baik... tapi sayang, sepertinya takdir tidak berpihak dan baik pada mu hahaha rasakan kau Aara... berani ingin mengambil milikku. Kau siap" Rossa sangat tidak sabar ingin menghancur kan Aara dengan segala ambisinya.
,,,,,,,
Aara sudah siap solat langsung berjalan ke Mobil Aggam yang tidak jauh dari nya.
Tiba di mobil Aggam sudah siap membuat mobilnya. dia membuat sendiri mobil itu... yang benar saja... dia bisa melakukan pekerjaan seperti itu. Batin Aara tidak percaya jika Aggam sendiri yang memperbaiki mobilnya. tadinya Aara berfikir Aggam ingin menghubungi bengkel. ternyata dia salah, Aggam sangat mahir dalam memperbaiki mobil.
__ADS_1
Ku kira dia hanya tau kerja di kantoran dan bersenang senang. tambah Aara dalam Hati.
Aggam sudah siap dan menghampiri Aara. "Anda memperbaiki mobil Anda sendiri" tanya Aara
"Apa ada orang lain di sini" jawab Aggam kembali bertanya sambil mengelap tangannya
Aara tidak menjawab Aggam. tapi dia mengeluarkan sapu tangan dari tasnya dan memegang wajah Aggam. Aggam sangat Kaget dengan tindakan Aara yang tiba tiba.
"Wajah Anda ada noda hitamnya "Kata Aara sambil mengusap wajah Aggam dengan sapu tangan miliknya.
Deg! Deg! Deg!
Aggam lagi lagi tertegun dengan jantung yang berdebar debar oleh kelakuan Aara. Aara yang sangat polos tidak sadar jika kelakuannya itu bisa membuat Aggam mati jantungan detik ini juga.
"Ehem, sudah" Dehem Aggam mengusir rasa yang sangat aneh dalam dirinya. Aggam menolak lembut tangan Aara dari Wajahnya lalu sedikit menjauhkan dirinya dari Aara.
Aara dengan wajah polos di balik cadarnya biasa biasa saja. memasukkan semula sapu tangannya ke dalam tas lalu melangkah meninggalkan Aggam yang masih berdebar debar.
Aara masuk ke dalam mobil di susul oleh Aggam. menghidupkan mobil lalu langsung melajukan kembali mobilnya ke kontrakan.
__ADS_1