GADIS BERCADAR PENGANTIN PENGGANTI TUAN KEJAM

GADIS BERCADAR PENGANTIN PENGGANTI TUAN KEJAM
74


__ADS_3

Semua Karyawan yang melihat Aggam langsung menunduk hormat menyambutnya. Mereka jadi huru hara karena Aggam yang sudah lama tidak muncul di kantor tiba tiba hadir dan tidak ada pengumuman jika ada CEO mereka yang mau datang ke kantor.


Dari mana Presdir, kenapa dia baru hadir.


Iya, siapa Gadis bercadar yang dia bawa.


Sepertinya presdir bertambah tampan ya.


Wah, presdir menggandeng wanita itu.. Apa dia kekasihnya.


Mana mungkin, presdirkan pacaran sama Rossa model papan atas Yang lagi tranding itu kan.


" Apa kalian sudah bosan bekerja di kantor ini.. Jika iya, kalian bisa mengajukan surat pengunduran diri dari kantor ini"kata Zaki yang menegur para karyawan wanita yang sedang bergosip tentang presdirnya.


"Ti Tidak Sekretaris Zaki" jawab mereka gugup.


"Bubar.."


"Ba Baik" mereka semua kembali ke meja masing masing. Padahal kan tadi niat mereka ingin keluar makan siang. tapi kedatangan pemimpin mereka, mereka terpaksa tidak jadi keluar. Apa lagi ini pertama kali pemimpin mereka menampakkan dirinya setelah lama tidak terlihat.


,,,,,,,


Aggam masih menggandeng tangan Aara hinggah tiba di ruangannya lantai paling Atas

__ADS_1


Cklekkk


Aggam membuka pintu ruangnnya melangkah masuk ke dalam.


Wah... Indahnya..Batin Aara yang melihat pemandangan ruangan Aggam dengan kaca yang tembus pandang bisa melihat pemandangan ibu kota. Aara memperhatikan ruangan itu yang di desain dengan gaya modern minimalis di hiasi dengan barang yang serba mewah.


Aara tanpa sadar membawa kakinya melangkah mendekati dinding kaca dan melihat pemandangan yang sangat sesak oleh mobil mobil dan motor di jalanan.


Aggam langsung duduk di kursi kebesarannya menandatangani berkas berkas yang sudah di siap kan oleh Zaki di meja kerjanya.


Dia harus menyelesaikan semua pekerjaannya sebelum masa istirahatnya habis. Dia malas mendengar Andra yang akan mengomelinya nanti jika dia telat lagi datang ke bengkel.


Aggam mengangkat pandangannya melihat Aara yang masih berdiri di dekat kaca melihat kagum ke bawah sana.


"Kau suka pemandangan nya" Kata Aggam Tiba tiba yang mengagetkan Aara.


Aara yang kaget langsung menghadap ke arah Aggam dan oleng hampir terjatuh. Aggam dengan cepat menarik pinggang Aara. bola mata Aggam dan Aara bertemu dalam posisi Aggam menahan tubuh Aara yang hampir terjatuh.


Deg! Deg! Deg!


Aara dan Aggam berdebar debar masing-masing menatap dalam bola mata mereka.


Beberapa minit berlalu Aara memutuskan pandangannya pada Aggam, menjauh kan tubuhnya dari Aggam. mereka berdua sama-sama merasa canggung.

__ADS_1


"Ehem" sebuah Deheman memecahkan kecanggungan di Antara mereka berdua.


Aara dan Aggam sama sama melihat ke sumber suara.


"Ayah.." Kata Aara dan Aggam serentak.


"Apa kau datang ke kantor untuk bercinta.." Sindir Kusuma yang melihat posisi mereka tadi sangat mesra.


.


"Bicara apa Ayah" Kata Aggam bernada tidak senang pada ayahnya.


" Ck. ternyata kau masih sombong juga seperti dulu." Kata Kusuma.


Aara menyalami mertuanya " Kau apa kabar Aara... apa anak Angkuh ini memberi mu makan juga selama kau bersamanya" Tanya Kusuma lembut dan menyindir Aggam.


Aggam Jadi kesal mendengar ucapan Ayah nya yang seolah tidak tau apa apa.


"I Iya Ayah" kata Aara canggung pada Kusuma.


"Tidak perlu canggung seperti itu Aara.. apa kau sudah di beri makan sama anak ini" Tanya Kusuma lagi.


Ayah memang suka sekali memancing emosiku. Batin Aggam menatap kesal Ayah nya.

__ADS_1


__ADS_2