GADIS BERCADAR PENGANTIN PENGGANTI TUAN KEJAM

GADIS BERCADAR PENGANTIN PENGGANTI TUAN KEJAM
111


__ADS_3

" Waalaikumsalam" jawab sarah dan Kusuma bersamaan.


" Aggam, Aara" Kata Kusuma heran melihat mereka berdua berkunjung malam malam begini. Fikirnya.


Aara seperti biasa langsung menyalami kedua orang tua suaminya. Saat menyalami Sarah Aara memegang Lehernya merasa mual dengan Aroma parfum mertuanya. Aara buru buru menjauhkan tubuhnya dari Sarah.


Sarah menyerjit melihat tingkah Aneh menantunya.


" Ada apa Aara" Tanya Sarah menghidu baju yang dia gunakan.


" Ti Tidak nyonya Mama" Gugup Aara. Karena mana mungkin dia mengatakan jika dia tidak suka Aroma mertuanya itu.


" Aneh Aneh saja Kau Aara" Ujar Sarah


Tiba tiba Aggam bersuara" ma, apa boleh Mama masak buat Aara. Soalnya dia mual memakan makanan yang di masak oleh bik Ririn. maka itu aku datang kemari Ma. Soalnya Aara belum Makan malam. Katanya dia ingin memakan masakan yang di buat oleh Mama" Jelas Aggam panjang lebar.


Sarah dan kusuma saling pandang. Mereka berdua mengulum senyum secara bersamaan. Mereka tau kenapa menantunya bertingkah aneh seperti itu.

__ADS_1


" Tentu saja boleh sayang... Kalau begitu Mama langsung masak saja ya. Tapi tunggu dulu nyonya Mama ingin mengganti baju nyonya mama dulu.. Sepertinya Aara tidak menyukai Aroma yang Mama pakai" Kata Sarah antusias dan tersenyum sangat bahagia menggosok gosok tangannya.


" Ya.. Buruan sayang" Timpal Kusuma juga tersenyum cerah tergambar kebahagian dari wajah nya.


" Baik suami tampan ku. Aku mencintai mu" Kata Sarah kegirangan langsung naik ke lantai dua di kamarnya untuk mengganti pakaiannya juga aroma yang dia gunakan agar menantunya tidak lagi mual bila berada di dekatnya.


Aara dan Aggam saling pandang. Mereka heran melihat Sarah dan Kusuma bertingkah Aneh dengan Wajah seperti baru saja memenang kan lotre. Padahal tadi jelas jelas Sarah sangat judes seperti biasanya.


" Kak, ada apa dengan Ayah dan Nyonya Mama" Bisik Aara Pada suaminya.


" Aku juga tidak tau sayang.. Mereka sangat aneh" Aggam juga membisik istrinya.


Aaa Kusuma senang sekali mengatainya putranya itu anak bodoh.


,,,,,,,,,


Setelah selesai mengganti pakaian Sarah langsung menuju dapur. Dia juga tidak bertanya pada Aara ingin memakan apa. Karena dia tau pasti Aara juga canggung untuk mengatakan keinginannya. Dia sangat tau sikap menantunya seperti apa.

__ADS_1


Sarah mulai memasak dengan lincahnya sambil berkumandang ria di dapur. Sarah sangat bahagia. Pelayan ingin membantu Sarah tapi seperti biasa dia akan melarangnya dan mengatakan.


" Ini untuk menantu ku.. Biar aku sendiri yang memasaknya." Seperti ini lah ucapan Sarah jika pelayan ingin membantunya


Di luar Aara yang tidak enak pada mertuanya meminta izin pada suaminya untuk menyusul Sarah ke dapur.


Tiba di dapur Aara melihat mertuanya yang sangat bahagia sambil berkumandang dan berkutat dengan tangan tangan lincahnya.


Ada apa dengan nyonya Mama.. Aku merasa merinding melihat Nyonya Mama Yang aneh. Batin Aara melangkah mendekati Sarah


"Nyonya Mama.. Ada yang bisa Aara bantu" Tanya Aara Berdiri di dekat Sarah.


" Oh.. No Sayang... Manantu Nyonya Mama duduk manis saja" Kata Sarah menuntun menantunya dan mendudukkan di kursi dengan Hati hati yang membuat Aara bertambah bingung dengan tingkah mertuanya apa lagi Sarah memanggilnya dengan panggilan 'sayang'


Aara seperti Beo melihat mertuanya.


" Biar Nyonya Mama sendiri yang buat. Sebentar lagi nyoya Mama siap... Sabar Cucu Oma..." Kata Sarah bertingkah seperti anak kecil melangkah kembali ke dapur.

__ADS_1


Aara benar benar di buat melongo melihat mertuanya. Kerena ini pertama kali Sarah bertingkah seperti Anak kecil di Hadapannya.


Cucu Oma. batin Aara yang mendengar ucapan mertuanya


__ADS_2