GADIS BERCADAR PENGANTIN PENGGANTI TUAN KEJAM

GADIS BERCADAR PENGANTIN PENGGANTI TUAN KEJAM
47


__ADS_3

"Aku kebetulan lewat, sekalian membawakan mu makan siang. tapi jika kau tidak mau, aku bawa lagi" Kata Aggam masih dengan datar dan mengalihkan pandangannya kesana kemari seperti menghindari tatapan mata Aara.


Aara tidak menjawab Aggam. Tapi dia terdiam dan melihat keresek yang Aggam bawa berisi makanan


Apa dia berniat meracuni ku. Batin Aara yang waspada pada makanan yang Aggam bawa.


Aggam melangkah ke meja yang ada kursi dan mendudukkan dirinya di sana. "makan lah" kata Aggam pada Aara yang masih berdiri memperhatikan nya dengan berbagai degaan yang berada di kepalanya


Aara juga mendudukkan dirinya di hadapan Aggam yang seperti sedang berfikir.


Apa kah aku hanya salah lihat tadi pagi... apa itu Rossa... sama siapa dia... apa dia... ahh... apa yang aku fikirkan... positif saja Aggam... mana mungkin Rossa menduakan mu.Batin Aggam yang sedang berperang dengan perasaan nya sendiri.


Aggam tidak sadar jika Aara masih Belum memakan makanan yang dia bawa, dan terus melihat makanan itu dengan penuh curiga berfikiran negatif. Aara mengira jika Aggam berniat meracuninya.


Aggam mengalihkan pandangan nya dan melihat Aara yang masih menatap makanan itu. "Ada apa... kenapa tidak di makan. " Tanya Aggam melihat Aara


"A aku belum lapar sepertinya... kau makan saja " Tolak Aara halus dan sedikit terbata bata

__ADS_1


"Makan... Atau kau ingin aku yang menyuapimu!!." Ancam Aggam melototi Aara. yang membuat Aara tidak punya pilihan lain selain memakan Makanan itu.


Mau tidak mau Aara terpaksa menyuapi makanan itu ke dalam mulutnya.


,,,,,,,,


"Hanya mengurus satu wanita saja kalian tidak becus... sudah tiga hari kalian masih saja gagal melakukan tugas kalian" Marah Rossa pada kedua preman yang dia perintahkan untuk menjalan kan aksi jahatnya. tapi sudah tiga Hari mereka belum berhasil. karena Aara sering tutup Awal toko bunga itu. apa lagi Aggam sering menjemput Aara tepat waktu.


"Maaf kan kami nona... kami berjanji akan lebih ketat lagi mengawasi wanita itu nona. " jawab salah satu dari kedua preman itu.


Kedua preman itu hanya bisa menunduk diam. tiba tiba muncul lagi fikiran kotor di otak Rossa. Rossa tertawa jahat. lalu memerintahkan kedua preman itu untuk menjalankan rencana barunya.


,,,,,,,,


Aggam dan Aara sedang dalam perjalanan pulang ke kontrakan nya. di mobil Aggam dan Aara sama sama diam. Bahkan Auranya jadi seperti di kuburan.


"Apa anda sudah mendapat pekerjaan "Tanya Aara basa basi pada Aggam.

__ADS_1


Aggam menggeleng."Belum" singkatnya.


Aara hanya mengangguk dan kembali terdiam. Aggam benar benar sudah seperti pengangguran. dia juga sudah berusaha semampunya mencari pekerjaan tapi Ayahnya memang sangat licik dan membuat Aggam benar benar menjadi pengangguran.


Drrrttt Drrrttt Drrrttt


Ponsel Aggam berdering.


My Honey


"Hello" jawab Aggam.


"Sayang... kenapa kau sering tidak angkat sih jika aku menelfon mu... aku sangat merinduimu sayang... apa bisa malam ini kau datang ke Apartemen ku. "Bujuk Rossa dengan suara lembutnya yang manja.


"Maaf Rossa... aku sangat sibuk mencari pekerjaan. kau kan tau jika aku tidak memiliki pekerjaan."Aggam tanpa sadar menyebut hanya nama 'Rossa' saja tanpa embel embel sayang.


"Kau sudah banyak berubah... mungkin saja kau sudah mulai tertarik pada peremouan kampung itu" Cemberut Rossa pada Aggam.

__ADS_1


__ADS_2