
Aara menyusul pada Aggam masuk ke dalam bar. tiba di dalam Aara mendengar suara dentungan music yang sangat nyaring. kepala Aara jadi pusing melihat lampu yang kerlap kerlip berputar putar. Aara juga Sadar beberapa orang menatap aneh ke arahnya. mungkin karna penampilan nya yang tidak sesuai harus berada di tempatnya saat ini.
Aara melajukan langkahnya mendekati Aggam dan langsung memegang lengan Aggam. dia tidak peduli jika Aggam harus marah, siapa suruh dia membawanya Kemari. fikir Aara.
Aggam diam saja sambil melangkah membiarkan Aara memegang pada lengannya.
Saat tiba di ruang VIP Aggam langsung masuk ke dalam. ternyata di dalam juga Ada Rossa dan Kaira Sahabat Rossa dan juga beberapa sahabatnya yang biasa mereka habiskan waktu untuk nongkrong bersama di bar itu.
Melihat Aggam sudah tiba, Rossa tersenyum manis dan menghampiri Aggam lalu memeluk nya dengan manja dan menepis tangan Aara yang masih memegang lengan Aggam
"Kenapa kau membawa wanita ini ke mari " Kata Rossa menatap tidak suka pada Aara
"Kau di sini juga sayang." tanya Aggam tidak menjawab pertanyaan Rossa.
__ADS_1
"Hm. Kenapa kau tidak menjawab ku, kenapa kau bisa bersama wanita ini" ulang Rossa menunjuk pada Aara
"Sudah lah sayang... kenapa kau mempertanyakan sesuatu yang tidak penting. Mari kita duduk." Ajak Aggam.
Rossa langsung menarik Aggam untuk menjauhi Aara. Tapi tangan Aggam masih bisa mencapai jari jari istrinya dan dengan cepat memegang tangan istrinya membawa Aara bersama duduk di sofa yang sama dengannya dan Rossa.
Bahkan Aggam sengaja menaruh istrinya di sudut sofa Agar nantinya tidak ada yang akan duduk di sebelah istrinya karna tidak ada ruang lagi. dia juga duduk di sebelah Aara dan sedikit menghimpit tubuh Aara.
"Siapa yang kau bawa bro.." tanya salah satu sahabat Aggam.
Nardi dari tadi terus menelisik tubuh Aara, yang membuat Aara tidak nyaman dengan pandangan Nardi. posisi Nardi saat ini berada di dekat Rossa
"Hai ladies... siapa namamu. " tanya pria yang tadi bertanya pada Aggam tentang Aara
__ADS_1
"Aara" jawab Aara singkat mulai gelisah karena melihat beberapa di antara mereka menatapnya seperti ingin menerkamnya. mereka sangat penasaran dengan gadis di balik baju syair itu.
" Wau....nama yang cantik, pasti secantik orang nya"
Aggam menatap tajam pada sahabat nya yang menggoda Aara. Sahabat nya yang mendapat tatapan Aggam seperti itu berdehem dan berhenti menggoda Aara.
Beberapa waktu berlalu Aggam belum ada tanda tanda ingin pulang. dan Aggam juga ikut minum bersama dengan teman teman nya.
Tidak sengaja bola mata Aara menangkap tangan Nardi yang sedang berada di dalam rok span mini milik Rossa sedang mengusap usap paha mulus Rossa. Rossa tidak sadar jika Aara melihat tingkah Nardi yang sedang merabanya.
Aggam juga tidak melihat tingkah Nardi karna Aggam sedang asik berbincang bincang kosong dengan beberapa sahabat nya. apa lagi posisi Aggam sedikit menyampingi Rossa dan cenderung menghadap ke Istrinya karna satu tangan Aggam berada di atas sofa di punggung Aara.
Aggam tidak sadar jika perhatiannya sudah mulai beralih pada istrinya dan mengabaikan Rossa sebagai kekasihnya sendiri.
__ADS_1
Rossa juga tidak menyadari Aggam yang mengabaikan keberadaan nya. karena Rossa sedang asik menikmati elusan demi elusan yang Nardi lakukan pada tubuhnya. apa lagi terkadang Nardi meramas dadanya yang tidak di sadari siapa pun selain dari Aara karna ruangan mereka memang sedikit gelap. Rossa sampai menggigit bibirnya agar tidak mendesah karna perlakuan Nardi.
Nardi Sadar dengan bola mata Aara yang menangkap apa yang dia lakukan pada Rossa. tapi Nardi hanya menyeringai dalam hati membiar kan Aara melihat mereka berdua sedang saling menikmati.