GADIS BERCADAR PENGANTIN PENGGANTI TUAN KEJAM

GADIS BERCADAR PENGANTIN PENGGANTI TUAN KEJAM
65


__ADS_3

Aggam dan Aara saling pandang selepas dokter itu pamit pergi. Aara menatap curiga pada Aggam. Dia berfikir jika bayi yang di kandung oleh Rossa adalah anaknnya.


Aggam mengeluarkan ponselnya lalu menghubungi Nardi.


Drrtt Drrtt Drrtt


"Hello.." Jwab Nardi


" Kau ke rumah sakit permata sekarang juga, aku menunggu mu." Kata Aggam langsung memutuskan sambungan telefonnya.


Aara mendudukkan tubuhnya di kursi tunggu sambil diam memain kan ponselnya.


Aggam mengalihkan pandangannya melihat Aara yang terlihat santai saja saat mendengar Rossa hamil. Tanpa sadar Aggam menarik nafas panjang. Apa kah gadis ini sangat tidak menyukai ku... Dia sama sekali tidak bertanya sedikit pun tentang anak yang di kandung Rossa. Batin Aggam yang melihat Aara tenang tenang saja seperti tidak terjadi apa apa.


Aggam tidak tau jika sebenarnya Aara duduk dengan jantung yang berdebar debar. Dia memang sengaja menyembunyi kan perasaannya dari Aggam, dia sadar diri siapa dia di sisi Aggam. Apa lagi mengingat jika Aggam tidak akan pernah menyukainya, dia terus berusaha untuk menyembunyikan perasaannya dari Aggam.

__ADS_1


Tapi dia juga tidak bisa membohongi dirinya sendiri jika Dia sangat sedih jika benar yang di kandungkan Rossa adalah anak Suaminya. Ah, suami... Apa benar aku istrinya... Dia saja menganggap ku seperti mahkluk yang tidak terlihat. Fikir Aara.


Tiba tiba Sebuah Jas mewah menutup tubuhnya dari belakang. Aara mengangkat pandangannya ternyata Aggam membuka jasnya dan memakaikannya padanya.


Aggam melihat dari tadi Aara terus mengusap usap punggung tangannya seperti orang yang kedinginan.


Dan benar Aara sedang kedinginan. Aara memang sangat sensitif dengan Angin malam.


"Apa kau kedinginan" Tanya Aggam mengambil satu tangan Aara dan memasukkanya ke dalam saku bersama tangannya yang menggenggam pergelangan tangan Aara.


Aara berdebar debar oleh kelakuan Aggam padanya. Dia membeku seperti manekin."i iya.. I ini sudah sangat larut." jawab Aara tidak bisa menyembunyikan gugup nya.


"Tunggu sebentar lagi ya.. Baru kita pulang"lembut Aggam yang membuat Aara meleleh seperti Ais yang terkena matahari.


Ada apa dengannya.. Apa dia tersalah makan sesuatu tadi di acara pesta itu... Kenapa dia tiba tiba berubah menjadi sangat manis dan sangat lembut.batin Aara yang aneh dengan sikap Aggam.

__ADS_1


Tidak berapa lama terdengar suara Nardi yang baru tiba.


"Gam... Ada apa kau memanggil ku kemari"Tanya Nardi pada Aggam.


"Rossa Hamil" Kat Aggam tanpa basa basi memberitahukannya tentang niatnya memanggil Nardi datang ke rumah sakit.


Nardi juga Kaget mendengar berita kehamilan Rossa. "So why did you call me here if Rossa is pregnant. what does it have to do with me(Jadi kenapa kau memanggilku kemari jika Rossa hamil. apa kaitannya dengan ku)" Kata Nardi yang membuat Aggam naik pitam dan langsung membogem wajahnya.


Buk!


"Apa kau sudah gila!!" marah Nardi memegang Bibirnya yang pecah meneriaki tindakan Aggam yang memberikannya bogem mentah


Aggam menarik kera baju Nardi. " Kau yang meniduri Rossa, kenapa setelah dia hamil kau berkata tidak ada kaitannya dengan mu bangsat" kata Aggam yang marah pada Nardi


Nardi melepas kasar tangan Aggam yang menarik Kera bajunya."Cih! Apa hanya aku yang meniduri Rossa, kau juga meniduri Rossa, bukan cuma aku bajingan!!!, Apa kau sudah amnesia." marah Nardi yang ikut terpancing

__ADS_1


__ADS_2