GADIS BERCADAR PENGANTIN PENGGANTI TUAN KEJAM

GADIS BERCADAR PENGANTIN PENGGANTI TUAN KEJAM
57 iii


__ADS_3

"Kak" Aara melototi Andra yang mengumpati Aggam di depan nya langsung


"Cih" Sinis Aggam saat Andra mengumpati nya.


Aduhhhh kayaknya mereka berdua kurang cocok deh kerja sama, Kak Andra suka menyindir dan bermulut pedas, tuan di sebelah ku ini jangan di tanya lagi, tentu saja level utamanya Angkuh. Batin Aara menggaruk kepalanya yang tidak gatal di balik jilbabnya


"Apa kak Andra tidak ingin menjemput kami duduk kak" Tanya Aara mengakhiri perdebatan mata Andra dan Aggam suami angkuhnya karena mereka saling menatap tajam.


"Ya sudah duduk lah" Kata Andra


Aara dan Aggam duduk di sebuah kursi yang berada di dalam bengkel itu.


"Aara apa kabar... Aara sehat" Tanya Andra lembut dan tersenyum lembut pada Aara


"Cih" Decih Aggam lagi saat Andra berbicara lembut pada istrinya


"Ck, Angkuh, Iri bilang bos" Sindir Andra pada Aggam


Aishh.. Kenapa mereka bertengkar terus sihh. Batin Aara yang pusing sendiri melihat dua manusia di hadapannya seperti anak kecil. Di pertemuan pertama sudah seperti Tom And Jerry. Fikir Aara


"Aara sehat kak, Kak Kirana (Istri Andra ) mana kak" Tanya Aara mencari keberadaan kakak iparnya

__ADS_1


"Di rumah Aara, tapi tumben Aara berkunjung kemari malam malam begini." Tanya Andra


"Aara kan kerja kak, Jadi tunggu selesai kerja dulu baru Aara bisa ke sini.. Aara juga ada perlu sama kak Andra" Jelas Aara


"Percuma suamimu kaya raya.. Kau masih bersusah payah bekerja di toko bunga mbak Elina mu itu" Sindir Andra lagi pada Aggam


"Kau ! " Tunjuk Aggam geram pada Andra. Dia benar-benar kesal pada sodara sepulu Aara itu


Andra hanya berwajah santai dan cenderung mengejek Aggam yang kesal padanya


"Kenapa kalian bertengkar terus sihh... Kak Andra yang waras itu harus diam" Tanpa sadar Aara juga mengatai suaminya


"Apa maksud ucapanmu itu, kau mengatai ku tidak waras begitu" Kesal Aggam pada Aara


"Ti tidak." Ujar Aara terbata bata menjawab Aggam yang kesal


Andra menatap sinis pada Aggam. begitu pun sebaliknya


Aggam VS Andra, Apa mereka berdua bisa bekerja sama nantinya, atau hanya akan bertengkar di bengkel ini.. aduh... bagaimana ini... apa keputusan ku membawa tuan angkuh ini untuk bekerja di sini tidak salah ya. Batin Aara. Dia benar-benar pusing menghadapi Andra dan Aggam.


"Kak, Apa kak Andra masih membutuhkan pekerja di bengkel kakak ini" Tanya Aara pada Andra

__ADS_1


Andra memutuskan pandangan Sinis nya pada Aggam dan melihat ke arah Aara.


"Iya, masih Aara, Kenapa? " Tanya Andra tersenyum pada Aara yang membuat Aggam ingin membogem wajah Andra


"Kalau begitu apa kak Andra mau menerima suami Aara untuk bekerja di sini" Ujar Aara yang membuat Andra terbengong.


Bekerja di sini. Batin Andra.


Sedetik kemudian.....


Hahahaha hahahaha


Andra tertawa terbahak bahak hingga mengeluarkan air mata.


"Jangan becanda Aara.. Yang benar saja, memang apa yang suami angkuh mu ini bisa lakukan di bengkel ini.. Apa dia ingin menghitung minyak oli yang terbuang. Di sini itu kerjanya keras Aara, Suami manja mu ini mana mampu bekerja di sini." Kata Andra masih terus tertawa dan mengejek Aggam


Aku benar-benar ingin menghajar laki laki ini. Batin Aggam yang mengepal kan kedua tangannya.


"Kak, kakak kenapa cari ribut terus kak." Kesal Aara pada Andra yang terus cari ribut pada suaminya


"Makanya kalau becanda itu jangan terlalu ngawur Aara, Yang benar saja" jawab Andra menghentikan tawanya

__ADS_1


"Tapi Aara tidak becanda kak Andra" Ketus Aara


__ADS_2