Gadis Bisu Itu Istriku

Gadis Bisu Itu Istriku
Jatah malamku berkurang


__ADS_3

Roby dari kejauhan mendengar suara tertawa putranya dengan riang, ia melihat balita itubegitu nyaman di pelukan gadis manis yang merupakan sepupu dari sahabatnya, Daniel.



"Anak daddy seneng banget, are you happy with onti Clara boy ?" tanya Roby pada putranya. Seakan mengerti ucapan daddy nya balita itu tampak menganggukan kepalanya.


" Maaf ya agak lama menjaganya karena tadi aku harus menerima telepon dari kantor yang mengabarkan hari ini ada meeting penting jam satu siang nanti."


" Jam satu sebentar lagi kak, kakak pergilah ke kantor biar aku yang menjaga Matthew sampai urusan kakak selesai," ujar Clara

__ADS_1


" Tidak usah aku sudah banyak merepotkanmu, biar nanti putraku aku titipkan pada sekertarisku untuk menjaganya di kantor," tolak Roby karena sudah terlalu merepotkan gadis itu menjaga putranya sejak kemarin malam.


" Kalau Matthew di bawa ke kantor lebih kasian kak, biar Matthew bersamaku di rumah Onti Helena di sana Matthew bisa tidur siang dengan nyaman karena ada si twins juga."


" Biar kami yang menjaga putramu, kau bisa pergi bekerja dengan tenang. Di rumah putramu bisa tidur siang dan bermain bersama si kembar. Kamu bisa menjemput putramu di rumah setelah pekerjaanmu selesai," ujar Angel dengan isyrat jarinya.


" Kau pergilah ke kantor biar Clara yang menjaga putramu di rumah kedua orang tuaku." ujar Daniel


Sebenarnya Daniel ingin bermalam lagi di hotel tempatnya menginap untuk berbulan madu rasanya dirinya masih kurang menghabiskan waktunya berdua dengan istrinya, tetapi Angel selalu merasa bersalah dan begitu merindukan twins. Jadilah hari ini mereka pulang ke rumah keluarga Wiratama. Daniel membantu membereskan pakaian mereka dan keperluan twins ke dalam koper. " Sayang, ayo kita turun ke bawah. Kelihatannya Sky sudah tertidur," ucap Daniel seraya menyeka bekas asi pada bibir putranya dan membantu menepuk nepuk punggungnya untuk membuat anaknya bersendawa. Sedangkan putrinya tampak sedang bermain dengan mainannya di kasur.

__ADS_1


Dirinya turun bersama dengan istrinya dan kedua malaikat kecilnya yang tertidur lelap dalam stroler. Daniel sangat gemas melihat wajah kedua malaikat kecilnya sehingga dirinya tidak tahan untuk menciumi kedua balita tersebut hingga membuat kedua balita tersebut terbangun. Jika putrinya sangat senang lain halnya dengan putranya yang seakan tampak kesal papanya itu menganggu tidurnya.


" Kamu itu selalu aja menganggu, lihat twins terbangun gara gara ulah mu," isyarat Angel dengan memelototkan matanya. Bukannya merasa bersalah Daniel malah dengan santainya berucap "Biar saja kalau mereka bangun berarti nanti malam aku bisa kembali mendapatkan jatah darimu tanpa gangguan dari mereka, sejak mereka ada jatah malamku berkurang. Apa lagi Sky seakan tidak mau mengalah padaku."


" Kamu ini, masa cemburu dengan anak sendiri ? dan mengapa sekarang kamu jadi mesum sekali ? " isyarat Angel seraya mencubit perut liat Daniel.


" Aww...bukannya cemburu tapi memang Sky selalu tidak mau memberikanku kesempatan untuk bermanja manja denganmu sayang. Aku ingin mengulang malam panas kita lagi secepatnya rasanya kemarin itu tidak cukup untuk ku."


Angel memutar bola matanya dengan malas, berbicara dengan Daniel tidak akan ada habisnya karena dirinya sudah tau jika suaminya akan selalu menang dan mendapatkan apa yang ia inginkan.

__ADS_1


Tbc


__ADS_2