Gadis Bisu Itu Istriku

Gadis Bisu Itu Istriku
I love you to infinity and beyond


__ADS_3

Tak seperti pengantin baru dimana Roby terpaksa menunda malam pengantinnya karena putranya menangis histeris ingin tidur bersama mommy barunya, di kamar depan Daniel tampak sibuk mamacu dirinya tuk mencapai puncak.


Ya Daniel tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk mengulang kembali malam pengantinnya bersama Angel setelah merayu istrinya itu agar mau menitipkan kedua anak kembar mereka tidur bersama kedua orang tuanya. Sebenarnya Angel berat menitipkan kedua anak kembarnya di kamar mertuanya tapi dirinya mengerti sejak si kembar lahir Daniel sering kali tidak mendapatkan jatah malamnya karena gangguan si kembar, mereka jarang sekali mendapatkan waktu berdua. Karena itu Angel menurut saja karena dirinya tau bahwa suaminya juga butuh dimanja oleh dirinya.


" Akh....sayang, aku mencintaimu," desah Daniel saat ia dan Angel bersama-sama mencapai puncak. Tak lupa ia mencium bibir istrinya yang tampak sedang mengontrol nafas nya yang terengah-engah dengan muka yang memerah membuat Daniel gemas apalagi melihat sumber nutrisi kedua anak kembarnya yang semakin membesar sejak melahirkan membuat Daniel tak rela jika aset kesayangannya itu terlalu sering dimonopoli kedua jantung hatinya, Daniel menyesap untuk terakhir kalinya dan merebahkan dirinya di samping istrinya untuk mengontrol deru nafas nya. Sungguh istri cantiknya ini sudah menjadi candunya entah sejak kapan dan setiap kali Daniel menyentuhnya rasanya selalu sama seperti pertama kali saat ia menyentuhya pertama kali.


Walau kini Angel telah melahirkan kedua malaikat kecil untuknya tapi cinta Daniel untuk Angel semakin bertambah dan selalu tergoda melihat tubuh mulus istrinya yang semakin menarik di matanya. Setalah mengontrol nafas nya Daniel memeluk tubuh Angel dari belakang seraya berbisik di telinga istrinya, " i love you to infinity and beyond." Angel yang mendengar kata-kata cinta dari suaminya membalikan tubuhnya dan mencium bibir suaminya sebelum masuk dalam pelukan Daniel dan menghirup dalam-dalam aroma maskulin dari tubuh Daniel yang selalu membuat hatinya bergetar.


" Maaf ya Yang,aku membuatmu berjaga semalaman," ujar Daniel seraya mencium pucuk kepala istrinya. Angel mengangkat kepalanya dan tersenyum kepada Daniel.


" Tidak apa, maaf karena sibuk mengurusi si kembar aku hampir tidak mempunyai waktu berdua denganmu."


" Yang....satu kali lagi ya ?" ujar Daniel sambil meremas gundukan bulat di blakang tubuh istrinya.

__ADS_1


" Daniel......! jangan macam-macam aku sudah lelah," isyarat Angel dengan kesal sungguh suaminya ini pintar benar mencari kesempatan padahal mereka baru saja mengakhiri percintaan mereka semalaman tapi bisa-bisanya suaminya itu tidak pernah ada cape nya.


" Iya...ia....enggak Yang....kita lanjut tidur aja yuk," tawar Daniel sambil menahan tubuh istrinya yang hendak memunggunginya.


*


" Wah...wah....mengapa kau juga ikut memesan kamar yang selantai denganku, bukankah kau tau jika lantai ini khusus untuk pasangan pengantin baru, apa kau tidak malu dengan kedua anak kembarmu Niel ?" tanya Roby dengan kesal ketika dirinya bertemu dengan Daniel dan Angel yang baru keluar dari kamar yang berada tepat di depan kamar pengantin nya sambil bergandengan tangan.


" Terserah aku, siapa suruh kau tidak memesan seluruh lantai ini khusus untuk dirimu jika tidak mau tersaingi denganku." ujar Daniel dengan cuek malah sibuk menciumi tangan istrinya.


" Semalam Daniel menitipkan twins di kamar papa dan mama, barusan mama mengirim pesan jika mereka semua sudah berada di restoran bawah. Kami berdua bangun kesiangan jadi tidak sempat gabung sarapan dengan keluarga yang lain." isyarat Angel dengan jemarinya.


" Wah kakak, pantesan jika kau bangun terlambat ternyata kak Daniel membuatmu terjaga semalaman ya ?" ujar Clara sambil tersenyum melihat bekas kissmark di leher kakak iparnya yang terlewat di tutupi oleh foundation oleh Angel.

__ADS_1


"Cih....dasar pengantin usang," decih Roby seraya menyikut lengan Daniel.


Tak lama mereka berempat pun dibuat terkejut saat seseorang pria dan wanita nampak keluar dari kamar yang berada tidak jauh dari kamar mereka.


" Oh no...jangan bilang jika semalam kau pun juga menyewa kamar yang selantai denganku ??" tanya Roby saat melihat sahabatnya Thomas tampak keluar dari salah satu kamar dengan perempuan cantik yang baru saja terpilih sebagai salah satu juara ke dua dari kontes kecantikan yang diadakan di luar negeri.


" Wow tidak kusangka jika persahabatan kita terlalu kuat sampai kita sama-sama menyewa kamar di hotel dan lantai yang sama," ujar Thomas sambil menahan malu karena sudah ketahuan oleh kedua sahabatnya jika dirinya bermalam di kamar yang sama dengan salah satu kekasihnya padahal dirinya semalam membawa kekasihnya yang lain saat menghadiri pesta pernikahan sahabatnya.


" Kau harus berhati-hati," ujar Daniel seraya menarik lembut tangan istrinya sambil berlalu meninggalkan kedua sahabatnya untuk memasuki lift yang telah terbuka.


" Sungguh sial...setelah malam pengantinku gagal, malah selantai dengan pengantin usang dan pengantin jadi-jadian," gumam Roby sambil menghela nafas panjang.


" Kau ngomong apa mas ?" tanya Clara

__ADS_1


" Tidak...ayo kita sudah ditunggu oleh papa dan mama di restoran bawah."


TBC


__ADS_2