
Setelah puas mengelilingi Central Park dan makan siang di restoran terdekat, Daniel mengajak istrinya untuk mengunjungi patung liberty. Belum lengkap rasanya mengunjungi New York jika tidak mampir ke patung liberty salah satu landmark yang sangat populer di dunia. Patung yang terletak di pulau liberty di muara sungai hudson. Mereka pergi ke dermaga Battery Park untuk menyebrang ke pulau liberty dengan menggunakan kapal feri yang bernama statue cruises.
sumber photo dari google
Setibanya di dermaga feri sudah terlihat antrian yang mengular,sebenarnya Daniel bisa saja menyewa yatch pribadi tuk mencapai pulau liberty tetapi karena Angel ingin merasakan seperti warga kebanyakan yang sebagian besar terdiri dari wisatawan yang berasal dari luar negara bagian di amerika dan juga yang berasal dari negara lain yang tentu saja ingin melihat dari dekat penampakan patung liberty yang merupakan hadiah dari negara prancis untuk amerika serikat di sekitar akhir abad ke 19 dan memiliki makna ucapan selamat datang untuk orang-orang yang mendatangi amerika dan ada juga beberapa orang yang menyebutnya sebagai lambang kebebasan dan harapan bagi jutaan imigran yang mencari kesempatan di amerika.
Akhirnya Daniel mau gak mau harus mengalah dan ikut mengantri seperti yang lainnya. Daniel membeli paket yang sudah termasuk tiket feri dan naik ke menara patung liberty jika untuk orang-orang harus memesannya jauh-jauh hari tetapi apalah yang tidak mungkin untuk seorang Daniel Wiratama.
Kapal berangkat menuju ke pulau liberty dari kejauhan sudah terlihat patung liberty yang berdiri tegak seakan menyambut para wisatawan yang berkunjung.
sumber photo dari google.
Sesampainya di pulau liberty Daniel mengajak Angel untuk menaiki ke mahkota patung liberty, walau harus dengan perjuangan menaiki dan menuruni 146 anak tangga tetapi semua perjuangan itu terbayar dengan pemandangan yang menakjubkan, Angel bisa melihat kota Brooklyn dan Manhattan dari atas sana.
Daniel mengajak istrinya berfoto dengan nya dengan latar belakang patung liberty
Puas berfoto-foto di pulau liberty mereka kembali saat hari menjelang sore hari.
__ADS_1
" Ayo sayang akan kutunjukan tempat yang indah di kota ini," ujar Daniel seraya mengenggam tangan Angel dan menghentikan sebuah taxi.
" Empire state building " ujar Daniel pada sopir taxi itu, beberapa menit kemudian taxi berhenti di depan empire state building, gedung pencakar langit yang menjadi ikon kota New York ini merupakan tujuan wisata yang tidak boleh terlewatkan. Menara yang sangat ikonik karena orang-orang akan langsung teringat pada salah satu adengan di film kingkong.
Daniel mengajak Angel menaiki lantai 86 untuk menikmati pemandangan yang menakjubkan secara 360 derajat dari sini bisa terlihat beragam landmark ikonik kota new york seperti central park, brooklyn bridge dan times square.
sumber photo dari google
Angel sungguh menikmati waktunya berdua dengan suaminya, Daniel membawanya mengunjungi tempat-tempat yang sangat indah yang bahkan dulu dirinya hanya dapat melihatnya melalui buku-buku dan internet bahkan dirinya tidak pernah menyangka bahwa suatu hari dirinya bisa menginjakkan kakinya ke kota yang terkenal dengan julukan The Big Apple, sampai suara bunyi perutnya terdengar di telinga Daniel saat suaminya sedang memeluk dirinya dari belakang menikmati pemandangan dari atas.
" Kau ingin memesan apa Yang ?" tanya Daniel saat keduanya sudah berada di salah satu restoran yang bernama State Grill and Bar. Terlihat Angel membaca buku menu. " Aku pesan ini saja cajun chicken with tar-tar sauce" isyarat Angel dengan jrmarinya.
" Baiklah 1 steak dengan ceasar salad dan goreng juga 1 cajun chicken with tar-tar sauce dan juga anggur merah "
Tidak lama datanglah menu makan malam yang sangat menggugah selera setelah seharian mengunjungi tempat-tempat yang terkrnal di kota ini.
__ADS_1
Kehadiran Daniel di restoran itu sedikit membuat mereka berdua menjadi perhatian di antara para pengunjung restoran, sang pria sangat tampan dengan tubuh tinggi dan kekar juga sang wanita tampak sangat cantik seperti barbie hidup. Tetapi Daniel tidak menghiraukan tatapan memuja dari para pengunjung wanita karana yang menarik objek pandangan matanya hanyalah istrinya seorang.
Puas menikmati makan malam di gedung pencakar langit yang terkenal itu terakhir menghabiskan waktu kencan mereka seharian ini, Daniel membawa Angel melewati times square dengan berjalan kaki sambil merangkul bahu Angel pulang ke penthouse mereka sebelum mereka pulang ke tanah air malam ini dan bertemu dengan kedua malaikat kecilnya yang sudah sangat mereka rindui dan selama beberapa waktu ini hanya mereka lihat dan dengar suaranya di video call mereka
" Yang....lain kali kita kesini lagi dengan twins, pasti akan sangat menyenangkan ," isyarat Angel seraya memeluk tubuh Daniel dan menaruh kepalanya di dada suaminya.
Daniel tersenyum lembut melihat kebahagian yang terpancar dari wajah istrinya itu dan mencium puncak kepala Angel dengan sayang.
Setibanya di penthouse mewah mereka berkemas dan tak lupa Angel mengganti perban pada luka di perut Daniel sebelum asisten serba bisa suaminya itu menjemput mereka menuju airport tempat dimana jet pribadi keluarga Wiratama sudah menunggu mereka untuk membawa mereka berdua dan Bram kembali ke tanah air meninggalkan kota dengan banyak kenangan indah yang sudah mereka lalui.
Privat jet keluarga wiratama
" Mika...Sky....mama pulang nak "
" Mika....Sky.....papa rindu nak " gumam keduanya dalam hati saat jet pribadi membawa mereka meninggalkan kota New York.
Tbc
__ADS_1