Gadis Bisu Itu Istriku

Gadis Bisu Itu Istriku
Tempat tinggal yang baru


__ADS_3

Cuaca sangat cerah, matahari bersinar dengan terik beberapa petani terlihat sedang mengerjakan tugas mereka membersihkan ladang sayur. Diantara buruh tani yang sudah berumur, terlihat seorang wanita muda yang susah payah menggemburkan tanah yang akan di gunakan sebagai ladang sayur.


Wanita muda itu adalah Angel, gadis berkebutuhan khusus itu terlihat ceria dengan sebuah garpu tanah yang berada di tangan nya dengan pakaian sederhana yang agak kotor karena tanah, Angel masih terlihat sangat cantik.


Mungkin karena pengaruh hormon kehamilan nya, Angel malah terlihat lebih cantik daripada biasa nya. Kini kehamilan nya memang sudah lebih terlihat, bentuk tubuh Angel juga sudah cukup berubah, pipi nya yang putih tampak bersemu tipis dan tampak sekarang pipi nya mulai berisi daripada sebelum nya. Jelas terlihat jika berat badan Angel sudah naik drastis dari berat badan normal nya.


Ya kini Angel sudah mendapatkan tempat tinggal yang baru. Tempat yang nyaman dan jauh berbeda dari tempat pemilik kost dan warga yang mengusir nya.


Angel kini tinggal di sebuah desa yang berada di dataran tinggi, di sini warga warga nya menggantungkan hidup dari kebun teh dan perkebunan sayur. Angel sendiri mendapatkan pekerjaan untuk memetik teh selama dua jam di pagi hari, dan melanjutkan nya bekerja di kebun sayur.


Meskipun terasa lelah, Angel harus menjalani semua ini demi menjalani hidup yang baru lagipula ia merasa kalau kehidupan nya yang sekarang jauh lebih baik daripada sebelum nya.

__ADS_1


"Angel ayo istirahat dulu, kita makan siang."


Angel menoleh dan melihat seorang perumpuan paruh baya melambaikan tangan ke arah nya, Angel mengangguk, ia bangkit lalu berjalan menuju gubug yang memang di sediakan untuk tempat beristirahat para buruh. Angel tersenyum saat perempuan paruh baya itu memberikan nasi dengan berbungkus daun pisang untuk makan siang.


"Harus nya Angel dengerin perkataan ambu, Angel sedang hamil harus nya banyak istirahat di rumah saja jangan terlalu lelah," ucap wanita paruh baya yang menyebut diri nya sendiri sebagai ambu.


Angel menggeleng lalu menuliskan sesuatu pada notes yang sebelum nya ia simpan dalam saku nya.


Ambu ini adalah pemilik dari perkebunan sayur tempat dimana Angel bekerja, sebenarnya ambu adalah nama panggilan ibu di daerah tersebut. Nama asli wanita tersebut adalah Kokom, istri dari juragan sayur yang disegani di daerah tersebut.


Kokom dan suami nya Aan sudah menginjak usia empat puluh tahunan dan anak satu satu nya bekerja di kota.

__ADS_1


Mereka menemukan Angel saat perjalanan pulang ke desa sehabis mengirim sayuran ke kota, di dorong rasa ibu melihat kondisi menyedihkan di sebuah ruko kosong dan ternyata dalam keadaan hamil muda. Angel di berikan tempat tinggal pekerjaan, mengenalkan nya pada pemilik kebun teh untuk bekerja di perkebunan. Angel di perlakukan sangat baik oleh kedua nya dan juga warga desa tersebut.


"Kamu benar benar anak yang baik, ambu beruntung menemukan mu," ucap ambu sembari mengelap keringat di dahi Angel. Sikap Kokom mencerminkan betapa diri nya sangat menyayangi Angel seperti putri kandung nya.


Angel tersenyum "Angel yang sangat beruntung bertemu dengan ambu dan abah." Ya, Angel sangat beruntung bertemu dengan orang berhati mulia seperti mereka, Angel tidak bisa membayangkan bagaimana nasib nya tanpa tujuan, tempat tinggal dan tanpa uang sepeser pun, ia pasti akan berakhir menjadi gembel di jalanan.


Tuhan memang tidak pernah tidur dan selalu memberikan pertolongan pada umat nya, setelah memberikan ujian pada Angel, Tuhan mengirimkan pertolongan melalui kedua orang itu dengan mengetuk hati kedua nya mengulurkan tangan mereka untuk Angel.


Sebenar nya awal nya Angel sangat ragu dan takut, ia takut jika orang orang akan mendapatkan penolakan dan menghina nya karena Angel adalah seorang yatim piatu dan berkebutuhan khusus juga saat ini ia sedang hamil tanpa seorang pria di sisi nya. Tetapi apa yang dikatakan kedua orang tua angkat nya bahwa warga di desa itu akan memperlakukan nya dengan sangat baik dan tidak ada pula yang bertanya tentang ayah dari janin yang dikandung nya. Mereka semua memperlakukan Angel selayaknya ibu hamil yang normal.


Tbc

__ADS_1


__ADS_2