
" Kau sedang memikirkan apa, bahkan kau tidak menoleh saat aku memanggilmu ?" tanya Daniel seraya mengelus lembut rambut Angel.
Angel menghentikan lamunannya dan melihat Daniel yang berdiri dihadapannya dengan bertelanjang dada hanya melilitkan sebuah handuk pada pinggangnya. Dadanya yang atletis dengan otot perut yang seperti roti sobek membuat Angel menunduk malu, dirinya masih saja merasa malu melihat suaminya bertelanjang dada padahal Daniel tidak pernah malu malu memakai pakaiannya di hadapan Angel sejak mereka tinggal dalam satu kamar.
" Kau sangat cantik malam ini, apa lagi saat memakai gaun malam ini, pertama kali melihatmu memakai baju ini aku langsung jatuh cinta padamu Angel, maaf jika semua perbuatanku padamu dulu telah membuatmu malu bahkan terluka olehku. Maafkan aku sayang, aku bener benar menyesal telah melakukan semua itu, bahkan kebencianku akan masa laluku telah melukaimu dan aku dengan jahatnya telah menodaimu saat dirimu tidak sadar akibat perbuatanku. Maafkan aku yang telah tega menyakiti wanita sebaik dirimu sayang," sesal Daniel seraya memeluk Angel.
Angel merasakan bahunya basah oleh air mata penyesalan Daniel. Daniel tidak bisa menahan air matanya, runtuh semua segala ego dan kesombongannya. Wanita yang dulu sangat ia benci kini telah memberikannya sebuah kebahagiaan.
Angel mengelus punggung kekar suaminya dan mengurai pelukan Daniel. Ia menghapus air mata Daniel. " Jangan mengungkit masa lalu, bukankah tadi kau bilang bahwa cerita kita akan dimulai saat kita memasuki ballroom ? aku sudah memaafkanmu sejak melihat perubahanmu dan kamu membuktikan bahwa kamu adalah suami dan ayah yang bertanggung jawab padaku dan twins. Kamu juga sudah menebus semua kesalahanmu dengan menjagaku dan selalu membahagiakanku bahkan kamu memberikan resepsi pernikahan yang sangat indah. Terima kasih Daniel Wiratama," isyarat Angel dengan jemarinya seraya tersenyum.
"Apa yang kau cari tadi sayang? mungkin aku bisa membantumu."
" Tidak perlu, aku akan mandi sekarang," Angel menggerakkan jemarinya secara cepat dan langsung mengambil sembarangan lingerie dari dalam kopernya dan segera menyembunyikannya sebelum Daniel menyadarinya. Ia segera memasuki kamar mandi dengan tergesa gesa.
" Sepertinya ada yang Angel sembunyikan tadi," gumam Daniel tapi dirinya segera tidak ambil pusing dan segera memakai celana tidurnya.
__ADS_1
Angel menatap dirinya di depan cermin. " Ya Tuhan, aku tidak bisa memakai pakaian seperti ini di depan Daniel. Siapa yang memasukkan ini ke dalam koperku?"
" Sayang....apa kamu baik baik saja di dalam ? ketuk pintu ini jika kau baik baik saja di dalam." ujar Daniel dengan cemas.
Angel mengetuk pintu kamar mandi dari dalam untuk menunjukan jika dirinya bauk baik saja. " Keluarlah, kau sudah terlalu lama di dalam kamar mandi nanti kau sakit."
Angel keluar dengan memakai bathrobe pada tubuhnya menyembunyikan lingerie tipis yang ia kenakan. Ia melihat Daniel hanya memakai celana tidur dengan dada yang terbuka sungguh pemandangan yang sangat membuat kaum hawa panas dingin dibuatnya.
Dengan muka yang memerah Angel segera menaiki tempat tidur dan menutup rapat tubuhnya dengan selimut sampai menutupi kepalanya. Daniel yang melihat itu merasa aneh dengan tingkah istrinya saat ini. " Kamu kenapa? mengapa menutup kepalamu dengan selimut?" ujar Daniel seraya menarik selimut tetapi rupanya Angel menahan selimut itu, karena kekuatan Daniel lebih besar akhirnya Daniel sukses menarik selimut itu dan terkejut saat melihat lingerie sexy warna merah yang dipakai istrinya dibalik bathrobe.
" Wow....sayang, kejutan yang menarik. Apa kau ingin menggodaku hmm ?" ujar Daniel menatap Angel dengan tatapan mesum.
Angel segera menutup bathrobe nya tetapi Daniel menahan tangan istrinya. " Jangan di tutup aku ingin melihatnya."
__ADS_1
Angel dengan lincah memainkan jemarinya, " Seseorang mengambil piyamaku, dan aku tidak mempunyai baju kaos, jangan marah aku tahu jika kamu tidak suka melihatku memakai baju yang terlalu memperlihatkan bentuk tubuhku. Aku akan memakai baju kaosmu."
Daniel segera menarik tangan istrinya dan mengungkungnya di bawah tubuhnya. "Siapa yang bilang jika aku marah? aku senang melihatmu memakai lingerie sexy seperti ini. Aku akan membelikanmu lingerie seperti ini besok dan kamu harus memakainya saat tidur bersamaku," ujar Daniel dengan tersenyum seraya meraba tubuh istrinya. Angel menahan sensasi yang tercipta dari tangan Daniel yang meraba bagian dada nya dan sedikit meremasnya lembut seraya memperdalam ciumannya
Daniel yang mengetahui jika istrinya ter*****ng oleh rabaan tangannya. Ia menatap mata istrinya dengan menahan nafsunya.
" Sayang...apa aku boleh membukanya sekarang?" tanya Daniel dengan lembut.
Angel yang melihat mata suaminya yang sudah dipenuhi dengan b****i, menganggukan kepalanya. Walaupun dirinya sudah sering melakukan hubungan suami istri dengan Daniel dengan dalih menengok anak yang berada di kandungannya tapi kali ini Daniel memintanya dengan lembut, rasanya mereka seperti sedang melewati malam pertama mereka sekali lagi.
Daniel berbinar melihat anggukan istrinya dengan cepat ia melepaskan baju tipis yang dikenakan istrinya dan melepas semua pakaian yang ia kenakan sampai keduanya sama sama dalam keadaan polos. Daniel menelan ludahnya dengan kelu, dirinya takjub melihat tubuh polos istrinya dan mulai merabanya....rasanya sama seperti saat pertama kali dirinya menyentuh tubuh polos istrinya dulu. Daniel mencium leher jenjang Angel seraya memainkan puncak dada Angel yang sudah menegang dengan tangannya. Sentuhan lidah Daniel pada puncak Dadanya dan jari Daniel yang bermain pada pusat intinya membuat Angel menekan kepala Daniel seakan dirinya menginginkan lebih. Daniel menatap wajah istrinya yang sudah sayu dan berbisik di telinganya. " Aku akan bermain dengan lembut." ujar Daniel ia tak sabar lagi ingin segera melakukan penyatuan dengan istrinya karena "adik kecilnya" sudah berdiri tegak siap untuk bertempur semalaman dengan istrinya.
Ia mengangkat kedua kaki istrinya dan melakukan penyatuan dengan istrinya dengan sangat lembut. " ****, rasanya masih sama seperti dulu saat pertama kali aku menyentuhnya," batin Daniel dalam hatinya. Ia memejamkan matanya merasakan sensasi kenikmatan yang mencengkram "adik kecilnya".
Tbc
__ADS_1
udah sampai sini aja aku gak tahan melihat keromantisan mereka 😢