Gadis Bisu Itu Istriku

Gadis Bisu Itu Istriku
Menghabiskan waktu bersama dengan putriku.


__ADS_3

" Tuan makan siang anda dan nona muda sudah di siapkan, apa anda ingin memakannya di sini?" tanya Bram


" Nah..sekarang princess nya papa makan dulu ya sayang...buka mulut ny princess papa....aaaa..." ucap Daniel seraya menyuapkan Mpasi pada putrinya. " Apa ada yang bisa saya bantu lagi tuan muda?" tanya Bram. " Tidak ada kau kembali ke kantor saja, kau gantikan diriku meeting dengan perwakilan dari pengusaha Korea, aku ingin menghabiskan waktuku bersama dengan putriku. Aku sudah lama tidak menemaninya bermain."


" Baiklah saya pamit dulu Tuan muda." ujar Bram keluar dari ruang bermain.


" Putri papa, sekarang waktunya Mika bobo siang, papa akan membacakan buku cerita untuk Mika, princess papa mau papa cerita yang mana?" tanya Daniel pada putrinya. Seakan mengerti akan pertanyaan papanya, balita cantik itu menepuk nepuk buku cerita yang ingin dibacakan oleh papanya. " Oh Mika mau dengar cerita Si Tudung Merah? Baiklah papa akan membacakan cerita setelah ini Mika bobo siang ya." Daniel membacakan buku cerita sampai tak terasa dirinya tertidur


__ADS_1




sumber foto Pinterst


Dua jam kemudian Angel tiba di rumahnya dengan menggendong putranya yang tertidur dalam gendongannya bersama dengan Sarah.


Setelah meletakkan putranya di atas box, Angel mencari dimana suami dan putrinya berada, sampai dirinya menemukan suaminya ternyata sedang tertidur pulas bersama dengan putrinya yang terlihat sibuk dengan mainan nya.

__ADS_1


Angel meraih putrinya kedalam pelukannya dan mencium lembut pipi bulatnya, balita cantik itu tampak senang berada dalam gendongan mamanya dan terasa mengantuk saat mencium wangi tubuh mamanya. Setelah putrinya tertidur, Angel meletakkan putrinya dalam box dan segera kembali untuk membangunkan suaminya yang sedang tertidur pulas di ruang bermain.


Angel mengusap lembut lengan Daniel tuk membangunkan suaminya. Daniel membuka matanya dan melihat istri cantik nya, " Sayang, kau sudah kembali?" tanyanya. " Apakah kau lelah menjaga putri kita?" tanya Angel sambil mencium kening suami nya. " Apa kau menggodaku sayang ?" tanya Daniel dengan ekspresi yang Angel tau bener jika suaminya itu sedang merencanakan sesuatu terhadap dirinya. " Niel..jangan enggak enggak kita sedang di ruang bermain anak anak," peringat Angel yang sudah berada dalam kungkungan tubuh Daniel. Seakan tidak mempedulikan peringatan istrinya Daniel tetap melanjutkan aksinya mencium bibir istrinya yang telah membuatnya candu dan lama lama ciuman panas tersebut menciptakan suasana panas di sore hari, bahkan Angel tidak bisa menolak keinginan suaminya tuk berolah raga di ruang bermain anaknya sampai keduanya mencapai ******* dan ******* nafas istrinya yang memburu seakan berlomba dengan ******* nafasnya juga. " Terima kasih sayang, aku selalu mencintaimu," ujar Daniel seraya mencium kening istrinya yang berkeringat dan segera berguling ke samping istrinya untuk menormalkan detak jantungnya.


" Tok...tok...tok...Tuan muda, asisten Bram sedang menunggu di ruang kerja beliau datang ingin meminta tanda tangan "


Daniel berdecih saat mendengar suara pelayan yang berada di luar pintu. "Mungkin ada hal penting yang ingin Bram sampaikan." isyarat Angel ketika suaminya tidak juga menjawab. " Ck..mengganggu saja, suruh Bram menunggu aku akan menemuinya sebentar lagi" ujar Daniel seraya kembali memeluk tubuh istrinya.


" Sayang, satu kali lagi ya ," ujarnya sambil tangan nakal nya sudah berada di sumber kehidupan kedua anak kembarnya.

__ADS_1


Tbc


__ADS_2