Gadis Bisu Itu Istriku

Gadis Bisu Itu Istriku
Sikap Daniel berubah


__ADS_3

Setelah menempuh perjalanan jauh dari jakarta ke new york selama 17jam dengan jet pribadi akhirnya Daniel tiba di hotel, tanpa mempedulikan tubuhnya yang lelah ia melakukan panggilan telepon dengan istrinya yang sudah ia rindui selama di pesawat. Sebenarnya ia bisa saja menelpon istrinya saat di pesawat tetapi ingat akan janjinya pada istrinya yang tidak akan menelepon selama di pesawat membuatnya membatalkan niatnya itu. Walaupun Daniel sudah menjelaskan pada istrinya tetapi Angel mengatakan bahwa keselamatan Daniel adalah yang utama dan ingin menikmati masa tua mereka dengan anak dan cucu mereka nantinya membuat Daniel luluh dan menuruti keinginan istri cantiknya yang selalu membuatnya bersyukur pada Tuhan telah memberikan seorang wanita yang sangat tulus menerima dirinya yang telah melukai hati istrinya di masa lalu, walaupun Angel bukan wanita yang sempurna tetapi di mata Daniel istrinya itu adalah wanita yang sempurna. Apalagi sekarang mereka telah memiliki sepasang bayi kembar yang kini hampir berusia 1 tahun, waktu berlalu sangat cepat tidak terasa 3 bulan lagi adalah ulang tahun pertama anak kembar mereka. Hampir satu tahun sudah mereka melewati segala manis pahit kehidupan yang telah mengikat mereka dalam ikatan takdir.


Dalam deringan kedua Angel mengangkat panggilan video call dari suaminya itu, " Sayang aku sudah sampai di hotel maaf telah membuatmu menunggu lama, aku langsung menelepon mu saat sudah sampai di hotel," percakapan Daniel terusik saat mendengar suara tangis putranya yang rupanya lagi lagi sang kakak kembar gembulnya merebut cemilannya. " Ada apa?" tanya Daniel pada Angel.


" Mika merebut paksa cemilan Sky ini udah yang kesekian kalinya Sky menangis karena ulah Mika, sejak kepergianmu sikap Mika menjadi sangat menjengkelkan seperti protes akan kepergianmu," jelas Angel dengan isyarat jemarinya dan langsung mengubah layar ponsel dengan gambar kedua anak kembar mereka.

__ADS_1


" Princess papa jangan membuat Sky menangis ya, itu tidak baik sayang....kalian harus saling menyayangi dan menjaga satu sama lain, jangan buat mama marah nanti papa akan sedih di sini," ucapan Daniel sontak membuat kedua anak kembarnya mencari asal suara papa mereka.



" Pa...pa...pa...pa..." ucap balita cantik itu sambil berusaha menarik ponsel yang memperlihatkan wajah papanya yang sangat disayanginya itu dari tangan mamanya, sedangkan putranya sudah berhenti menangis dan tampak mengikuti sodara kembarnya tuk melihat wajah papanya. Angel memangku kedua anak kembarnya sambil melepas rindu dengan suaminya lewat video call.

__ADS_1


" Oh lagi mamam biscuit buatan mama ya? Mika dan Sky gak bole buat mama cape ya harus nurut apa yang mama,oma dan onti Sarah bilang ya." Seakan mengerti apa yang papanya katakan kedua balita kembar itu menganggukan kepalanya membuat Daniel gemas melihat tingkah kedua anak kembarnya itu. Pembicaraan lewat video call itu akhirnya harus berakhir saat kedua anak kembar itu tertidur pulas mendengarkan nyanyian pengantar tidur yang Daniel nyanyikan lewat video call, mereka akan cepat tertidur saat papanya membacakan buku cerita atau bernyanyi lagu anak anak yang membuai mereka dan perlahan membuat mereka jatuh tertidur dengan lelapnya. Sejak mempunyai anak sikap Daniel berubah, bahkan dirinya tidak segan tuk bernyanyi atau membacakan buku cerita untuk anak kembarnya dan hal-hal yang lainnya. Hal yang tidak mungkin akan dilakukan seorang Daniel Wiratama di masa lalu yang selalu menghabiskan waktunya untuk bekerja dan ke club malam untuk mengusir rasa bosan kini menjadi suami dan papa yang siaga. Jika dulu wajahnya selalu dingin,arogant dan bahkan tidak tersentuh tetapi semua kesan itu menghilang berganti dengan sosok yang humoris,lembut dan perhatian jika berada di keluarga kecilnya, jika dulu dirinya hafal dengan lagu lagu yang menghentak di club kini dirinya hafal dengan semua lagu anak-anak dan tokoh-tokoh kartun yang banyak itu terutama dis*** princess dan cars karena kedua anak kembarnya menyukainya.



__ADS_1


Tbc


__ADS_2