Gadis Bisu Itu Istriku

Gadis Bisu Itu Istriku
Ngidam 2


__ADS_3

Angel tampak sedang sibuk dengan tablet milik Daniel untuk berselancar di dunia maya. Matanya tak lepas membaca artikel mengenai cara merajut pakaian. Angel tidak menyadari bahwa kini Daniel telah menaiki ranjang. "Kau sedang membaca apa ?" tanya Daniel padanya. " Tidak ada ," jawab Angel seraya meletakan tablet ke atas nakas kecil di samping ranjangnya.


Daniel membantu Angel tuk berbaring. Kini usia kandungan Angel sudah menginjak usia 7 bulan. " Bagaimana kabar mereka hari ini ? apa mereka membuatmu susah ?" tanya Daniel seraya mengelus perut bulat Angel yang sudah membesar seperti usia 9 bulan. " Mereka sangat aktif seharian ini," ujar Angel dengan jemarinya


" Anak papa sehat sehat ya di dalam, jangan merepotkan ist----" Daniel tertegun saat merasakan tendangan di tangannya. Netra mata Daniel terlihat begitu takjub dengan apa yang ia rasakan pertama kalinya ini.


Daniel terus mengelus perut bulat Angel dengan lembut.


"Ck...cepat sekali dia tertidur, padahal aku ingin melihat anakku sebentar saja. Bersabarlah, istriku kelelahan hari ini, " ujar Daniel sambil melihat ke arah adik kecilnya yang meronta ingin segera bertempur kembali. Daniel memeluk Angel dari belakang dan meletakan kepalanya pada ceruk leher Angel untuk menghirup aroma vanila pada tubuh istrinya yang membuatnya candu.


Daniel merasakan Angel bergerak gelisah dari tadi, apa istrinya itu mengalami mimpi buruk ? Daniel membuka matanya dan melihat Angel yang terlihat sangat resah.

__ADS_1


" Ada apa ? apa kau mendapatkan mimpi buruk, hmm ?" tanya Daniel dengan lembut seraya mengelus pipi Angel.


" Aku menginginkan awug, itu membuatku tidak bisa tertidur kembali karena selalu terbayang di dalam kepalaku ." jelas Angel dengan mata yang berbinar membayangkan makanan yang ia inginkan itu


Daniel tersenyum lembut dan bertanya, "aku akan membelikannya untukmu. Makanan seperti apa itu ? aku pertama kali mendengarnya."


Angel meminta ponsel milik Daniel dan mencari gambar awug yang saat ini ia inginkan. Daniel terlihat ingin berbaring kembali setelah mengirimkan pesan kepada asisten serba bisanya.



Sumber foto dari google

__ADS_1



Sumber foto dari google


Daniel melihat ke arah jam yang berada di atas nakas, jam 2 pagi " Sial..." rutuk Daniel dalam hati tetapi ia tidak mungkin bisa menolak keinginan istri gendutnya yang Daniel ketahui sedang ngidam dini hari ini. Daniel segera menelpon asisten serba bisanya itu " Antarkan aku ke Bandung sekarang." perintah Daniel yang langsung menutup ponselnya tanpa mendengar jawaban asisten serba bisanya itu.


Jam 6 pagi Daniel sampai di rumahnya, ia memasuki kamar pribadinya. Ya..Angel dan Daniel memang tidur satu kamar. Awalnya meskipun Angel sedang belajar untuk menerima statusnya sebagai seorang istri, Angel tetap tidak mau tidur satu kamar dengan Daniel. Angel masih mempunyai trauma dan tidak mau berbagi kamar dengan suaminya itu.


Tetapi Andrew mengatakan jika di rumah mereka tidak ada kamar lain yang bisa untuk ditempati. Kamar kamar lain tidak pernah ditempati karena itu kotor dan berdebu, intinya tidak ada kamar lain yang layak ditempati selain kamar Daniel.


Memang terasa tidak masuk akal bagi Angel, mengingat betapa banyaknya pekerja yang dimiliki keluarga Wiratama ini. Dengan pelayan sebanyak ini Angel rasa mereka semua lebih dari cukup untuk mengurus setiap sudut rumah mewah ini agar tetap terjaga kebersihan dan kerapiannya. Tetapi pada akhirnya selayaknya pasangan suami istri pada umumnya, mereka berbagi kamar dan tidur satu ranjang.

__ADS_1


Tbc


__ADS_2