
Selama penerbangan kembali ke tanah air Daniel dan Angel menikmati waktu nya dengan mengecek email-email pekerjaan yang masuk pada laptop nya dan Angel menggambar sketsa baju anak-anak dan juga perhiasan sambil menemani suaminya bekerja.
" Beristirahatlah Yang tidak usah menemani ku bekerja, ada Bram yang menemaniku," ujar Daniel yang tiba-tiba sudah mencium puncak kepala Angel.
" Tidak apa aku tidak memaksakan diri, aku hanya sekedar menggambar design baju anak-anak dan perhiasan yang tiba-tiba terlintas di pikiranku."
" Kau memang sangat berbakat Yang aku lihat hasil designmu semakin menakjubkan, Yang.....apa aku seperti ini jika sedang bekerja ?" tanya Daniel saat dirinya sedang melihat-lihat buku sketsa Angel dan menemukan jika istrinya itu menggambar rupa dirinya dengan begitu detail saat sedang serius mengecek pekerjaan yang masuk ke email nya beberapa jam yang lalu sehingga hasil goresan pinsil istrinya seperti aslinya
__ADS_1
" I - iya...tampilanmu memang seperti ini jika sedang bekerja, tatapan yang tajam dengan muka dingin dan angkuh..." jelas Angel dengan sedikit takut, terkadang tatapan suaminya itu masih menyisakan takut dalam benak istrinya walau perlahan Angel sudah berusaha tuk melupakan semuanya yang telah terjadi dan menerima Daniel sebagai suami dan ayah dari kedua malaikat kecilnya.
" Tetapi tetap ganteng dong Yang," ucap Daniel dengan penuh percaya diri dan menatap ke istrinya dengan penuh maksud.
Belum juga Angel membalas ucapan suaminya, Daniel sudah menarik pelan tangan nya dan membawanya ke dalam kamar yang berada di jet pribadi.
" Sial !! argh....luka ini sungguh menyiksaku bahkan saat istriku sudah pasrah seperti ini aku tidak bisa menyentuhnya!" umpat Daniel dalam hati kesal karena lagi-lagi dirinya harus menahan hasratnya untuk bermesraan bareng istrinya.
__ADS_1
Daniel mengela nafas panjang dan mengubah posisinya menjadi memeluk istrinya dari belakang, " kalau begitu kita tidur saja Yang...,nanti setelah lukaku sembuh jangan harap kau bisa beristirahat aku akan meminta jatahku setiap hari."
Ucapan absurd suaminya membuat Angel menganga mendengarnya...sungguh suaminya ini sudah berubah menjadi mesum sejak Daniel menemukan dirinya di desa waktu itu, tidak ada lagi Daniel yang dulu ia kenal selalu berbicara kasar dan sinis kepadanya bahkan berlagak angkuh dan dingin bahkan menjadi lebih mesum sejak kedua malaikat kecil mereka lahir ke dunia. Daniel akan selalu mencuri-curi kesempatan untuk bisa menerkam dirinya.
Akhirnya Angel menutup mata sampai tertidur dengan nyenyak saat merasakan pelukan hangat suaminya. Mereka berdua tidur dengan nyenyak sambil menikmati waktu dimana hanya ada mereka berdua tanpa adanya gangguan dari kedua malaikat kecil mereka yang seakan bersekongkol menghalangi papanya untuk mencium atau mendekati mama mereka. Padahal kan Angel itu adalah istrinya masa hanya anak kembarnya saja yang boleh memonopoli istrinya, ia juga butuh kehangatan dan belaian istrinya juga di rumah apa lagi aset kembar kesayangannya yang sangat jarang bisa Daniel nikmati akibat monopoli kedua balita kembar itu dan harus membuat dirinya mengalah, begitulah pikir Daniel 😆 dan selama beberapa hari di New York lah Daniel bisa merasakan kembali hari-harinya yang ia habiskan berdua dengan istrinya seperti waktu si kembar belum lahir walaupun dirinya kesal karena gara-gara operasi usus buntu menghalanginya untuk menerkam istrinya.
Tbc
__ADS_1