Gadis Bisu Itu Istriku

Gadis Bisu Itu Istriku
Jamuan malam


__ADS_3

Dalam perjalanan pulang ke penthouse dari rumah sakit wajah Daniel terlihat suram mendengar larangan dokter yang tidak memperbolehkan dirinya melakukan hubungan suami istri selama 2 minggu sampai luka nya benar-benar kering dan tidak terbuka lagi yang akan menyebabkan infeksi kembali. Angel yang duduk disampingnya senyum-senyum sendiri ia tahu bahwa suaminya sedang kesal setelah mendengar larangan dari dokter tadi.


Daniel bertambah kesal melihat senyum di wajah istrinya yang seakan menertawakan dirinya.


" Berani tertawa lagi, akan kuturunkan kamu disini "


Angel menahan tawanya karena tahu jika suaminya ini dalam mode ngambek, " baiklah suami ganteng ku, tersenyum dong Yang..." isyarat Angel seraya memeluk lengan Daniel untuk menghiburnya.


Daniel terpaksa tersenyum, sebenarnya dirinya merasa dongkol karena istrinya berani menertawakan kemalangan dirinya sekaligus menghiburnya yang membuat hatinya terasa hangat.


" Huh, tunggu saja setelah 2 minggu aku akan menghabisimu sampai kau tidak bisa bangun dari tempat tidur Yang" gumam Daniel dalam hatinya sampai membuat Angel kebingungan melihat raut wajah suaminya yang sekarang sedang tersenyum seakan sedang merencanakan sesua7tu.


Setibanya di penthouse, " tuan muda ini pakaian yang akan tuan dan nyonya muda kenakan tuk jamuan besok sore di Plaza Hotel dan orang-orang dari MUA akan datang untuk membantu nyonya muda bersiap jam 5 sore." pamit Bram sebelum meninggalkan penthouse Daniel.


Senyum Daniel sama sekali tidak surut saat dirinya memastikan penampilannya sudah sempurna di pantulan cermin. Daniel membenarkan letak dasinya untuk kesekian kalinya sebelum melangkah keluar dari walk in closet yang memang terhubung dengan kamar pribadinya.

__ADS_1


Saat keluar Daniel tertegun melihat Angel yang sudah selesai dirias oleh MUA ternama yang khusus di panggil untuk merias Angel, di jamuan makan nanti pasti rekan bisnis nya dari amerika dan eropa akan hadir kesempatan ini sekalian Daniel gunakan untuk memperkenalkan Angel sebagai istrinya nanti karena saat resepsi pernikahannya dulu ada beberapa rekan bisnis nya yang tidak bisa datang dan hanya mengirimkan hadiah pernikahan dan mengutus asistennya sebagai permohonan maafnya. Walaupun dirinya menyadari bahwa istrinya ini sangat cantik tapi Daniel selalu dibuat terpana saat melihat kecantikan istrinya, saat ini istrinya sangat cantik sekali dan gaun yang sudah dipersiapkan oleh asistennya sangat cantik dikenakan oleh Angel tapi tunggu dulu....., gaun yang dikenakan oleh istrinya ini terlalu terbuka dan mengekspos tulang selangka istrinya yang indah ia tidak rela kecantikan istrinya itu di lihat oleh banyak lelaki yang akan hadir di jamuan malam nanti.



sumber photo dari isntagram


" Ganti baju nya Yang," perintah Daniel.


Angel yang sudah mengetahui sifat posesif suaminya seketika memelototkan matanya " Yang jangan bercanda, kita tidak mempunyai waktu lagi" isyarat Angel.


Setelah mengganti lima baju yang dibawakan oleh designer yang sengaja Bram panggil ke penthouse untuk membawakan beberapa gaun malam dan kesemuanya itu tidak ada satupun yang sesuai dengan keinginan Daniel, semua gaun itu sangat sexy dan menonjolkan kecantikan dan lekuk badan Angel yang menjadi sexy dan mempesona setelah melakirkan kedua malaikat kecil mereka.


Akhirnya Angel memakai kembali gaun yang pertama ia pakai dan sedikit mengancam Daniel walaupun dirinya tersenyum kepada suaminya tapi kata-katanya sarat akan ancaman.


" Yang...kita pergi sekarang atau aku akan membereskan pakaian kita dan pulang ke rumah saat ini juga."

__ADS_1


Daniel tidak mampu berkata-kata lagi daripada tidak bisa bermanja-manja dengan istrinya saat kedua anak kembarnya itu berada jauh di rumah mamanya, kapan lagi ia bisa menghabiskan waktu hanya berdua dengan istri cantiknya tanpa gangguan dari twins. Dengan senyum yang dipaksakan akhirnya Daniel memeluk pinggang istrinya dan berjalan menuju mobil yang sudah dipersiapkan oleh asisten serba bisa nya di lobby hotel.


" Gaji bulan ini aku potong 30%", ucap Daniel dengan dingin saat asistennya itu membukakan pintu mobil.


" Astaga tuan muda, bukan salahku jika gaun itu sangat cantik jika dikenakan oleh nyonya muda " rutuk Bram dalam hatinya.


Angel memukul pelan lengan Daniel saat sudah duduk di dalam mobil. " Tidak.., aku akan pastikan jika gajimu bulan ini akan utuh Bram." isyarat Angel.


" Terima kasih Nyonya muda " jawab Bram sambil menundukan kepala mengucapkan terima kasih atas kebaikan hati nyonya mudanya dari kaca tengah mobil.


" Beraninya kau melihat istriku, apa kau sudah bosan hidup Bram ?" ucap Daniel sambil menendang jok belakang Bram.


" Cih....sapa juga yang melihat istrimu? walaupun sangat cantik aku tidak tertarik dengan wanita yang sudah bersuami" rutuk Bram dalam hatinya seraya menjawab Daniel " maafkan saya Tuan muda, kita berangkat sekarang "


Tbc

__ADS_1


__ADS_2