
" Makan ," ucap Daniel sembari meletakkan cumi goreng di atas piring Angel dan semangkok bakso di dekat piring Angel. Ya cumi goreng tepung yang sangat diinginkan oleh Angel sudah Daniel buat dengan sempurna, melihat hasil masakannya membuat Daniel berbangga hati ia merasa jika dirinya memang berbakat dalam segala hal, terutama dalam bidang masak memasak.
-Sumber foto dari google-
Angel menatap cumi goreng tepung di atas piringnya dengan bingung, menggunakan garpu ia menyentuh dan berekspresi bingung. " Ini cumi goreng? kenapa bentuknya seperti ini ?" tanya Angel. Kebingungan Angel terjadi karena cumi goreng yang diberikan Daniel berbeda dengan cumi goreng yang berada dalam bayangannya. Cumi goreng dalam bayangan Angel berbentuk bulat seperti cincin dan digoreng renyah, sedangkan ini berbentuk silinder panjang, ia belum pernah melihat cumi goreng seperti ini.
Tepok jidat 🤦♀️ -Sumber foto dari google-
" Itu cumi goreng yang kau inginkan, cepat makan !" perintah Daniel sedikit kesal. Tentu saja kesal karena dirinya sudah tidak sabar untuk mengetahui semua pujian yang akan Angel berikan untuknya. Daniel yakin jika Angel akan menyukai cumi goreng buatannya. Daniel cukup bangga pada dirinya sendiri yang multi talenta.
__ADS_1
Pintu ruang makan terbuka, dan seseorang masuk tanpa permisi. Angel yang menyadari hal itu tak bisa menahan diri untuk melihat siapa gerangan yang datang. Angel terkejut dan merasakan sangat ketakutan, ia mencari pegangan dan tanpa sadar menautkan tangannya pada tangan Daniel yang duduk begitu dekat dengannya.
"Tenanglah, ada aku di sini," ucap Daniel hangat. Ucapan Daniel sukses membuat Angel kembali tenang walau belum melepaskan tautan tangannya pada Daniel. Ketakutan Angel disebabkan oleh pria yang kini tepat duduk bersebrangan dengan dirinya. Pria itu tak lain adalah Revan, tentu saja Angel tidak nyaman dan merasa takut atas apa yang dilakukan Revan padanya. Angel sendiri merasa bingung mengapa dirinya bisa setakut ini pada Revan ? padahal apa yang dilakukan oleh Daniel terbilang lebih menakutkan dan kejam daripada Revan. Tapi Daniel bisa dengan mudah menenangkan Angel dengan perkataannya ketika Angel ketakutan.
"Sayang, tugasmu di desa sudah selesai ?" tanya Helena pada putra bungsunya.
Andrew tidak berkomentar, ia memang tidak memberitahu istrinya konflik diantara kedua putranya. Ia juga tidak memberitahu jika selama 2 minggu ini Revan bukan bertugas melainkan pergi ke Maldives untuk mengejar Daniel yang sebenarnya masih berada di Indonesia. Revan telah terkecoh dan benar benar sudah tertipu.
Mungkin karena tipuan Daniel, itulah suasana hati Revan terlihat tidak baik.
Sadar jika adiknya itu terus melihat istrinya, Daniel seakan sengaja menyiramkan bensin pada kobaran api yang membakar hati Revan. Ia semakin mendekatkan tubuh Angel dan berkata, "Ayo makan, kau sendiri yang ingin makan bakso dan cumi goreng bukan, lalu mengapa tidak makan ? Apa karena bentuknya berbeda dengan yang kau inginkan ?"
Angel mengangguk pelan, hal itu membuat Daniel tersenyum dan membelai rambut Angel dengan lembut. "Coba cicipi dulu, hanya bentuknya saja yang berbeda, aku membuat khusus untukmu rasanya pasti enak," ujar Daniel sembari menusuk cumi goreng tersebut dan menyuapi Angel. Dengan patuh Angel menggigit cumi goreng tersebut, netra indah Angel terlihat berbinar, rupanya Angel menyukai rasa dari cumi goreng buatan Daniel.
__ADS_1
Daniel terus menyuapi Angel dan merasa gemas untuk mencium pipi chuby Angel yang sedang mengunyah makanan karena tampak imut seperti hamster.
Sungguh terlalu si Daniel 😑 -sumber foto dari google-
Revan yang melihat interaksi keduanya hanya bisa menahan amarah dan kedua tangannya terkepal erat di bawah meja makan. Dirinya benar benar tidak menyukai hal ini, sangat tidak suka sampai ingin rasanya memisahkan mereka saat ini juga !
👨💼: "Angel...sarange 🙆♂️"
🤰: "Daniel jahat, no..no🙅♀️"
👨⚕️: 🔥🔥 pisahkan mereka
__ADS_1
Tbc