Gadis Bisu Itu Istriku

Gadis Bisu Itu Istriku
Pernikahan Roby - Clara


__ADS_3

Sudah beberapa minggu ini Angel selalu pulang malam ke kediamannya karena sibuk membantu mama mertuanya untuk mempersiapkan pesta pernikahan Clara yang sudah ia anggap seperti kakak kandungnya sendiri walaupun Clara lebih tua dua tahun darinya tetapi karena ia adalah istri dari kakak sepupunya mau tidak mau Clara harus memanggil Angel dengan sebutan kakak ipar.


" Huft...lagi-lagi aku pulang malam hari ini, semoga Daniel tidak marah padaku."


" Bibi Martha, apa Daniel sudah makan ?"


" Sudah nona, tadi tuan muda bilang bahwa dirinya sudah makan malam bersama dengan klien nya sebelum pulang ke rumah," jelas bibi Martha, kepala pelayan di rumah Daniel. Perempuan paruh baya yang sudah bekerja lama di rumah keluarga Wiratama bahkan yang mengasuh Daniel sejak berusia dua tahun, dan karena itu pula Daniel meminta pada mamanya agar ia bisa membawa bibi Martha untuk tinggal di rumahnya dan membantunya mengurusi para pekerja di rumahnya dan juga membantu Angel mengurus si kembar yang semakin aktif tingkahnya dan sangat menggemaskan.


Angel menyempatkan diri ke kamar kedua anak kembarnya untuk melihat nya sebentar sebelum ke kamarnya. Setelah mencium kening kedua anak kembarnya yang sudah terlelap tidur Angel memasuki kamar tidurnya, ia melihat Daniel yang sudah menunggunya di atas ranjang sambil membuka ipad memeriksa email yang di kirim oleh tiap kepala bagian di Wiratama Grup dan DW Corp.


" Aku perhatikan beberapa hari ini kau selalu pulang malam ke rumah, kau harus memperhatikan kesehatanmu," ucap Daniel seraya menghentikan kegiatannya dan menaruh ipadnya.


" Sayang..maaf kan aku karena sibuk membantu mama tuk persiapan pernikahan Clara beberapa hari ini aku tidak baik mengurusmu dan twins," isyarat Angel sambil memeluk tubuh Daniel di atas tempat tidur.


" Aku mengerti kau sangat antusias membantu mama mempersiapkan pesta tuk pernikahan Clara dan Roby, apa kau lelah ?"


" Aku ingin kau memelukku sebentar saja agar semua rasa capai ku hilang."


" Dengan senang hati sayang....bahkan jika kau meminta lebih dari sekedar memeluk aku akan melakukannya," bisik Daniel sambil memeluk tubuh istrinya dan dibalas dengan tepukan pelan dari istrinya di dada Daniel.

__ADS_1


" Kau ini selalu saja mesum, jangan malam ini ya sayang badanku sangat pegal dan lengket," isyarat Angel.


" Baiklah aku juga mengerti jika kau sangat lelah malam ini tapi sebagai gantinya aku akan membantumu tuk membersihkan tubuhmu di kamar mandi," ujar Daniel seraya mengendong tubuh istrinya menuju ke kamar mandi.


" Tidak perlu Niel...a-aku bisa mandi sendiri, jika ada dirimu yang ada aku tidak mandi," protes Angel.


" Menurutlah aku janji jika aku hanya akan membantumu tuk membersihkan tubuhmu tidak lebih sayang."



Daniel menepati janjinya ia hanya membantu membersihkan tubuh Angel seraya curi-curi kesempatan tuk bermain sebentar di tempat kesukaannya yang merupakan sumber makanan kedua anak kembarnya. Daniel membantu Angel mengeringkan rambutnya di depan meja rias.


Angel menggeleng dalam pelukan Daniel, ia melonggarkan pelukannya dari dekapan suaminya, " tidak perlu bibi Martha dan yang lainnya sudah membantuku menjaga twins di rumah."


*


*


Akhirnya hari yang ditunggu oleh Roby tiba juga dimana hari ini dirinya akan menikahi Clara dan tiga sekawan itu sedang menghabiskan waktunya berkumpul di kamar hotel tempat Roby menginap tuk menemani Roby yang sangat tegang karena sebentar lagi dia akan ijab kabul menghalalkan wanita yang ia cintai.

__ADS_1


" Akhirnya kau menyusul Daniel dengan menikah juga. Apa kau sudah menghafal apa yang harus kau katakan di depan penghulu ?" tanya Thomas


" Tenang saja aku sudah menghafal nya."


" Jangan sampai kau salah menyebut nama calon istrimu, hahahaha "


" Sialan kau !"


" Sudah hentikan kalian ini...penghulu sudah tiba kau bersiaplah nak," ujar Lusiana mama Roby sambil merapikan jas pengantin anak kesayangannya.


Akhirnya setelah terdengar kata "Sah" dari semua orang yang mengikuti proses ijab kabul Roby yang dalam satu tarikan nafas berhasil menyebut nama lengkap Clara dan mas kawin yang ia sebutkan.


Roby menyerahkan mas kawin berupa koin emas milik koleksi dari nenek nya yang banyak dengan nilai historisnya, karena banyak orang yang tidak mengetahui bahwa Negara Indonesia pernah mengeluarkan seri koin emas yang bergambar komodo dengan nominal seratus ribu rupiah dan mungkin saat ini nilai koin emas tersebut bisa berkali-kali lipat harganya dan juga sepasang cincin kawin yang indah yang mereka berdua pilih beberapa hari setelah mereka bertunangan.




__ADS_1


Tbc


__ADS_2