
Angel memukul dada Daniel sekuat mungkin, dirinya kesal bukan main saat terbangun menemukan Daniel berada dalam satu kasur dengan dirinya. Terlebih lagi ia mendapati dirinya berada dalam pelukan Daniel yang memeluknya dengan erat.
Daniel mengerang dan terbangun, ia menangkap tangan Angel yang masih memukuli dada nya dengan membabi buta. "Kenapa kau membangunkanku dengan cara sebrutal ini ? istri yang lain membangunkan suaminya dengan cara yang manis entah dengan pelukan hangat, ciuman mesra atau s3x panas di pagi hari.
Angel menarik tangannya dan membuang muka saat Daniel telah duduk di sampingnya, " kenapa semarah ini ? aku adalah suami mu dan berhak untuk tidur bersama denganmu." Daniel masih tidak mengerti mengapa sikap Angel semarah ini padanya.
"Aku tidak pernah menikah denganmu, dan tidak akan pernah ! semua dokumen yang kamu tunjukkan semuanya palsu." Angel bersikukuh bahwa semua ini hanyalah akal akalan Daniel, ia tahu dengan jelas seberapa licik pria yang berada di hadapannya ini dan Angel tidak akan masuk lagi dalam perangkap liciknya.
Daniel menggeleng, " kau liat sendiri bukan? petugas KUA sendriri yang sudah menginformasikan keaslian semua dokumen yang aku tunjukkan kemarin, itu artinya pernikahan kita sudah terdaftar secara hukum dan agama." Daniel memang tidak mengatakan kebohongan semua dokumen pernikahann itu asli dan bukan manipulasi.
__ADS_1
Daniel menahan seringainya saat melihat wajah panik Angel yang menggeleng kuat menolak semua perkataan Daniel. "Karena itu pula sebagai istri, kau harus mau ikut pulang bersamaku."
"Disini adalah rumahku, aku tidak akan pergi kemanapun," tegas Angel ia merasa tidak ada lagi rumah baginya selain rumah reot ini, karena itu dirinya tidak akan pernah beranjak pergi dari rumah ini.
" Seorang istri harus mengikuti kemanapun suaminya pergi, jika tidak istri itu akan berdosa."
Angel memelototkan matanya yang bulat "Kamu membicarakan dosa?? lalu apa yang kau lakukan selama ini terhadapku ? apakah itu bukan dosa ?" ia tidak habis pikir dengan jalan pikiran Daniel, bagaimana bisa Daniel mengatakan semua itu setelah apa yang telah pria itu perbuat padanya ? apa saat ini pria itu tengah berpura pura menjadi orang yang soleh ?
Angel tidak peduli dengan semua ancaman yang Daniel ucapkan, ia bangkit berdiri dengan susah payah dan tanpa mempedulikan tampilannya saat ini ia pergi ke rumah orang tua angkatnya. Sesampainya Angel di pintu dapur ia bertemu dengan Kokom yang memberitahukan tentang keadaan Revan, "Semalam dokter Revan terluka, ia dipukuli preman desa sebelah, ayo Angel kita harus pergi tuk menjenguknya."
__ADS_1
Angel terkejut mendengar berita itu dan segera ingatanya melayang pada ancaman yang Daniel berikan padanya, tangan Angel terkepal erat dan berbalik menuju rumah reot nya.
Angel benar benar marah dan ingin melampiaskan semua kemarahannya pada Daniel, kebetulan saat ini Daniel sudah berdiri di depan pintu rumah seakan akan dirinya tengah menantikan kedatangan Angel. Tanpa basa basi Angel langsung memukuli Daniel dengan penuh kemarahan.
¤¤¤¤
Andrew menutup sambungan telephon pada ponselnya, ia mendesah baru saja ia mendapat laporan dari anak buahnya bahwa kini kedua putranya tengah terlibat dalam sebuah konflik, dan konflik tersebut berhubungan dengan Angel gadis yang dinodai oleh Daniel dan yang kini tengah ditunggu tunggu kedatangannya oleh istrinya sebagai menantu pertama dan juga yang saat ini tengah mengandung calon penerus utama keluarga Wiratama.
Awalnya Andrew merasa semua masalah akan terselesaikan dengan Daniel yang telah menemukan Angel tetapi sekarang menjadi runyam karena putra keduanya, Revan yang bertugas sebagai dokter di tempat itu telah jatuh cinta pada Angel yang notabene adalah istri kakaknya. Andrew tidak akan ikut campur...ia tau watak dan karakter kedua putranya sangat berbeda dalam segala hal. Jika yang satu bersikap dingin dan keras, maka yang satunya lagi bersikap lembut dan manis. Keduanya tidak pernah bertengkar dalam masalah apapun dan saling akan merelakan jika mereka menyukai hal yang sama.
__ADS_1
Tbc