Gadis Bisu Itu Istriku

Gadis Bisu Itu Istriku
Calon cucu ??


__ADS_3

"Perhatikan nada bicaramu Niel, bersikaplah sopan dihadapan orang tua !" tegas mamanya yang membuat Daniel bungkam seketika.


"Mama jadi semakin penasaran, hal besar apa yang telah kamu sembunyikan dari mama, ayo pa jelaskan !"


Daniel mendengkus saat melihat seringai di wajah papanya, beberapa saat kemudia Daniel memejamkan matanya dan terlihat pasrah saat melihat papanya mulai menjelaskan. "Papa mendapatkan laporan yang akurat jika ternyata Daniel telah meniduri seorang gadis yang tak lain adalah pekerja magang di Wiratama Grup."


" Apa !?" tanya mamanya dengan suara melengking yang hampir menyamai suara petir.


Daniel membuka mata nya dan kembali bertatap muka dengan kedua orang tuanya, jika mamanya menatapnya dengan penuh kemurkaan, maka papanya menatapnya dengan penuh godaan.


"Itu belum selesai sayang, Daniel malah membuat gadis itu di keluarkan dari kampus karena beasiswa nya di cabut dan magang nya di batalkan oleh Daniel bahkan gadis itu kini diusir dari tempat kostnya."


Wajah Helena kini semakin tidak enak tuk dilihat setelah mendengar penjelasan suaminya. "Apa gadis itu sukarela berhubungan denganmu oò?"

__ADS_1


Daniel tidak menjawab pertanyaan mamanya dan semakin memalingkan wajahnya. Dan itu semakin membuat papanya untuk memanaskan suasana


"Tidak seperti itu ceritanya sayang, Daniel memperkosa gadis itu dalam keadaan tidak sadar."


" Daniel Wiratama !!" jerit Helena penuh amarah dan membuat Daniel tersentak dari posisinya, sedangkan papanya menehan senyum, papanya cukup menikmati adegan ini dan merasa terhibur karena istrinya sudah mengantikan posisinya untuk memarahi Daniel.


Jangan kira Andrew tidak marah saat mengetahui perbuatan Daniel yang tidak bermartabat seperti ini, Daniel memperkosa dan bukannya bertanggung jawab ia malah membuang gadis itu seakan akan gadis itu bukanlah seorang manusia yang memiliki harga diri dan mempunyai kehidupan.


" Apa ini yang selama ini papa dan mama ajarkan padamu ?! kenapa kamu bisa melakukan hal seburuk ini??" tanya Helena dengan nada tinggi dan amarah yang memuncak, sungguh ia tidak pernah mengira bahwa putranya tega berbuat hal serendah itu. Sayangnya Daniel tidak memiliki keberanian untuk menjawab pertanyaan mamanya.


Suasana menjadi hening beberapa saat, "calon cucu ??" beo Daniel dan mamanya bersamaan.


"Kenapa terkejut seperti ini ? keturunanku adalah bibit unggul, tidak mengherankan jika sekali percobaan sudah membuat hasil," ujar Andrew seakan bangga akan kelakuan putranya. "Apa kau yakin sayang, jika sekarang kita sudah menjadi opa dan oma ?" tanya istrinya dengan netra yang berbinar, dan seakan lupa dengan kesalahan putranya, Helena terlalu senang saat memdengar jika dirinya akan segera menjadi seorang nenek.

__ADS_1


Andrew mengangguk dan mencium kening istrinya, " kini kebingungan kita akan tingkah laku Daniel yang aneh beberapa hari ini terjawab, sepertinya calon cucu kita sedang mengerjai papanya."


Daniel sendiri masih dalam keadaan syok untuk beberapa saat sebelum tersadar dan bertanya, " Angel hamil ?" tanya Daniel masih terkejut akan kabar yang baru ia ketahui.


"Ahh...nama menantu mama namanya Angel? cantik sekali namanya, pasti orangnya cantik seperti namanya, mama jadi pingin segera bertemu dengan menantu mama," puji mamanya dengan netra bahagia, sebenernya sudah lama ia mengharapkan seorang menantu hadir di keluarga Wiratama.


"Sayang sekali calon menantu kita telah diusir oleh warga dari tempat kost nya dan sekarang tidak tau dimana rimbanya,karena itu papa ingin bicara dengan Daniel untuk segera mencari Angel dan membawanya secepatnya ke rumah ini, papa tidak mau ada hal buruk terjadi padanya atau pada calon cucu papa," ucap Andrew sambil memeluk istrinya.


Daniel terlihat kesal dan berkata, " Cukup ! jangan memanggilnya seperti itu, dia hanyalah seorang gadis bisu yang menjijikan, aku tidak mungkin membawanya ke rumah ini apalagi menjadikannya sebagai seorang istri !"


Wajah kedua orang tua Daniel merah padam menahan amarah setelah mendengar perkataan Daniel yang sangat keterlaluan. "Mama tidak peduli dengan apa yang kamu rasakan saat ini, kamu sudah keterlaluan dengan ucapan dan tindakanmu Niel, sekarang kamu harus bertanggung jawab atas semua tindakanmu itu."


"Papa dan mama tidak mau tau, kamu harus membawa Angel ke sini, kalau tidak kamu akan tau akibatnya !" ujar papanya meninggalkan ruangan itu dan disusul oleh mamanya.

__ADS_1


Daniel mengutuk dalam hatinya, kenapa Angel tidak membuat hidupny tenang ? Apa belum cukup sebelumnya Angel telah membuatnya kesal dan marah ? kenapa setelah menghilangpun Angel tetap membuat hidupnya sulit ? Sial bagi Daniel, rencanya yang sempurna menjadi berantakan saat papanya mengetahui perihal dirinya dan Angel. Lebih kacau lagi, saat dirinya tidak tau fakta bahwa kini Angel tengah mengandung benihnya.


Tbc


__ADS_2