Gadis Bisu Itu Istriku

Gadis Bisu Itu Istriku
Resepsi pernikahan yang sangat indah.


__ADS_3

Setelah ijab kabul pada pagi hari tadi, malamnya bertempat di hotel yang sama di laksanakan resepsi pernikahan Roby dan Clara walaupun tidak semewah resepsi pernikahan Daniel dan Angel beberapa bulan yang lalu tetapi Angel dan mama mertuanya menyiapkan resepsi pernikahan yang sangat indah untuk Clara. Dari dekorasi dan bunga semua Angel yang memilihkan di bantu dengan even organizer yang sama yang menghandle pesta pernikahan dirinya.


"Kakak ipar terima kasih untuk semua bantuannya, ini pesta pernikahan yang sangat indah," ujar Clara dengan mata berkaca-kaca, sungguh ia merasa beruntung mempunyai kakak sepupu seperti Angel yang selalu ada untuknya. Karena ia satu-satunya wanita di dalam keluarga Evans dan Wiratama membuatnya selalu kesepian walaupun keluarga bibi Helena sudah menganggapnya seperti putrinya sendiri tapi dari dulu Clara selalu mengharapkan mempunyai saudara perempuan dan kini harapan itu terwujud setelah Daniel, kakak sepupunya menikah dan membuatnya tidak merasa kesepian lagi dan mempunyai teman ngobrol.


" Apa kau suka dengan dekorasi pestanya ?" tanya Angel dengan jemarinya.



" Suka....sangat suka kak, aku sangat beruntung mempunyai saudari sepertimu," ujar Clara sambil memeluk Angel


" Jangan menangis kau merusak make up nya, tidak baik mempelai perempuan menangis di pesta pernikahannya. Malam ini kau sangat cantik sekali, Roby dan putramu pasti akan terpana melihatmu cantik seperti seorang putri."



foto prewed Roby dan Clara


" Sayang...Matthew sangat rewel ingin digendong oleh mama.....sayang kau sangat cantik sekali malam ini," ujar Roby yang tiba-tiba memasuki ruang tunggu keluarga tempat Clara menunggu sebelum acara di mulai.


" Hu..hu...mama....," ujar balita tampan itu merentangkan kedua tangannya minta digendong saat melihat mamanya yang sedari tadi ia rindukan.


" Matthew anak mama, maafkan mama ya nak," ujar Clara seraya mencium sayang pipi putra sambungnya itu untuk menghentikan tangisnya.


" Sayang, acaranya sudah mau di mulai sebaiknya kalian bersiap-siap, matthew digendong sama oma dulu ya ? Mama dan papa harus segera bersiap," ujar mama Roby seraya mengambil cucunya dari pelukan menantunya.


Roby yang sedari tadi dibuat terpana oleh kecantikan Clara dibuat terdiam dan hanya memandangi wajah cantik istrinya.

__ADS_1


" Bagaimana kalau kita langsung ke kamar saja honey ? Aku tidak rela pria lain melihat kecantikanmu malam ini," bisik Roby sambil menciumi wajah istrinya.


" Kak...nanti ada yang lihat,para tamu sudah menunggu kita jangan bertindak yang enggak-enggak."


" Kau ini mesum sekali...Clara apa kau melihat istriku ?" tanya Daniel yang tiba-tiba datang sambil menggendong putrinya dan membuat Roby cemberut.


" Kau ini selalu menganggu saja kerjanya, Angel sedang mengganti pampers putramu kau tunggu saja nanti juga istrimu datang, ya sudah aku dan istriku akan masuk ke ballroom."


" Kami masuk dulu kak Daniel."


" Kenapa Angel lama sekali di wc nya, apa dia tersesat di hotel ini ?" gumam Daniel yang sedari tadi bolak balik dengan resah menunggu kedatangan istrinya di depan ballroom sambil menepuk-nepuk pantat putrinya kesayangannya



" Sayang....kenapa lama sekali mengganti pampersnya ? membuatku khawatir dari tadi."


" Tadi Sarah terpaksa membeli pampers dulu di toko sebrang hotel ini, kan tas peralatan twins kamu berikan pada Bram," jelas Angel tuk menenangkan suaminya yang posesif ini.


" Kau ini Bram...gajimu aku potong bulan in-----issssh sakit yang...kenapa kau mencubit lenganku ?" protes Daniel sambil mengusap lengannya.


" Kau ini selalu bertindak seenaknya sendiri, memberi contoh yang tidak baik di depan twins," jelas Angel sambil melotot.


" Jangan khawatir kak, Daniel tidak akan memotong gajimu bulan ini."


" Terima kasih nona muda." angguk Bram berterima kasih atas kebaikan hati nona mudanya yang selalu menyelamatkan gajinya bulan ini dari bos nya yang selalu memotong gajinya seenaknya sendiri.

__ADS_1


" Tunggu...Bram berikan jasmu sekarang," perintah Daniel.


Walaupun dirinya bingung untuk apa tiba-tiba tuan mudanya memintanya untuk melepaskan dan memberikan jasnya, tetapi dirinya tetap melakukannya karena tiap kata-kata yang Daniel ucapkan harus ia patuhi.


" Sayang pakailah jas ini, harusnya tadi aku melarangmu mengenakan gaun ini. Aku tidak rela pria-pria di dalam sana melihat bahu indahmu."


" Kan kamu sendiri yang menyuruh tante Mery tuk membuatkan gaun ini untuk resepsi pernikahan Clara."



" Aku kan tidak menyangka jika gaun ini membuatmu sangat cantik dan sexy....pokoknya pakai jas ini ya? Tidak ada bantahan sayang," ujar Daniel dengan tegas. Angel yang sangat mengetahui sifat suaminya itu memilih diam dan menuruti suaminya karena percuma juga berdebat dengan Daniel dirinya tidak akan menang.


" Huh...dasar suami posesif."


" Dasar bucin baru."


*hahahaha tau kan siapa yang meledek Daniel dalam hatinya 🤣😂


Selamat bermalam minggu kakak-kakak semua, salam sayang 💕*



selamat menempuh hidup baru Roby & Clara


Tbc

__ADS_1


__ADS_2