Gadis Bisu Itu Istriku

Gadis Bisu Itu Istriku
Sepasang bayi kembar


__ADS_3

Dokter Clara yang melihat intraksi kakak sepupunya yang dingin dan arogant itu dengan kakak iparnya membuatnya tak bisa menahan tawanya. Pasangan suami istri ini memang memiliki intraksi unik yang manis. Sejak pertama kali bertemu dan menangani kehamilan Angel, Clara sudah bisa menebak jika Angel dan kakak sepupunya itu akan membuat dirinya merasa terhibur dengan semua intraksi manis mereka dan ia juga heran atas semua sikap Daniel yang sangat berbeda jauh jika berada di dekat Angel dengan yang biasa kakak sepupunya itu tunjukkan. Bahkan dengan dirinya pun Daniel irit bicara.


" Kakak ipar boleh menjambak lebih keras jika itu bisa membuat kakak ipar sedikit lebih tenang menjalani persalinan ini." usul Clara pada Angel yang rupanya segera diikuti dengan patuh oleh Angel.


" Hei...apa yang kau katakan ------ argh...awas kau nanti !" Daniel meringis saat Angel semakin kuat mencengkram kuat rambutnya. Saat Daniel berusaha melepaskan diri, Angel malah membuat kulit kepala Daniel terasa lebih sakit.


Tetapi semua kesakitan Daniel buyar saat pertama kali ia mendengar jerit tangis bayi pertama yang dilahirkan oleh Angel. Daniel menatap wajah Angel yang juga menangis haru saat mendengar tangisan bayi pertamanya yang sangat kencang itu. "Selamat kak Daniel, kakak ipar...bayi pertama kalian berjenis kelamin perempuan. Bayi yang sangat cantik dan juga sehat," ucap Clara seraya menyerahkan bayi cantik itu pada kakak sepupunya itu.

__ADS_1


Angel memejamkan mata menahan semua kebahagian yang memenuhi hati nya. Ia membuka matanya secara perlahan dan melihat Daniel sedang menggendong bayi cantik mereka dan berbisik di telinga bayi tersebut dan mencium kening putrinya. Angel tau bahwa saat ini Daniel sedang melakukan tugas pertamanya sebagai seorang ayah dan membawa bayi cantik itu pada Angel dan menaruh di atas dadanya.


Lima menit kemudian terdengar jerit tangis bayi keduanya tetapi tidak sekencang tangisan bayi pertama mereka yang cetar membahana. " Selamat kak...bayi kedua kalian berjenis kelamin laki laki. Kedua bayi kembar kalian sangat sehat dan lengkap semua anggota tubuhnya. Kalian mendapat sepasang anak kembar yang sangat cantik dan tampan," ucap Clara menyerahkan bayi kedua yang berjenis kelamin laki laki pada kakak sepupunya. Daniel menggendong putra pertamanya dengan rasa yang tidak bisa ia jelaskan, ia segera melakukan tugas pertamanya sebagai seorang ayah, mengadzani kedua bayi kembar mereka. Daniel mencium kening putranya itu dan membawanya ke Angel untuk menaruh di dada istrinya.


Angel menangis saat pertama kali menatap mata kedua bayi kembarnya yang berada di atas dadanya dan mendengar dengan jelas tangis kedua bayi kembarnya, bahwa bayi kembarnya itu tidak menuruni kekurangan yang ia miliki. Itu artinya kedua putra putrinya terlahir sempurna tanpa kekurangan apapun.


Seakan mengerti dengan apa yang dirasakan oleh istrinya, Daniel mendekat dan memeluk mereka bertiga dengan perasaan bahagia dan bersyukur Tuhan sudah memberikannya seorang istri yang tegar dan juga sepasang bayi kembar yang sangat cantik dan tampan. Daniel berbisik lembut " Kamu bisa beristirahat dengan tenang sekarang, sepasang bayi kembar kita terlahir sempurna dan aku yakin bahwa mereka akan tumbuh menjadi anak yang baik dan pintar percis seperti dirimu," ucap Daniel seraya mencium mesra kening dan pipi Angel.

__ADS_1


" Keadaan Angel baik baik saja ma, dokter masih menjahitnya, sebentar lagi Angel akan dipindahkan ke kamar rawat untuk pemulihan."


" Bagaimana dengan cucu mama? laki laki atau perempuan Niel ?"


" Sayang izinkan Daniel tuk mengambil nafas sejenak apa kau tidak melihat putra kita masih ling lung ?" ujar Andrew pada istrinya yang terus menerus bertanya pada Daniel.


" Keduanya ma..pa...cucu mama dan papa perempuan dan laki laki, anak kembarku sepasang ma...," ujar Daniel seraya memeluk mamanya.

__ADS_1


" Selamat ya Niel...sekarang kamu sudah menjadi papa dari sepasang bayi kembar yang pasti sangat cantik dan tampan." ujar Andrew seraya menepuk nepuk pundak putra sulungnya dengan bangga.


Tbc


__ADS_2