
Jika sang putri sedang sibuk memikirkan biji apel yang akan berubah jadi adik bayi di dalam perut nya lain hal nya dengan putranya, pria kecil itu selalu pergi kemana pun mama nya pergi dan selalu ingin berada di sisinya dan menolongnya seperti saat ini batita tampan itu sedang sibuk membantu mama nya untuk mencuci jahe yang di ambil dari dalam kulkas.
" Mam, it's already clean now...what next ?" tanya balita tampan itu.
" Thanks for your help sweet heart ," isyarat jemari Angel sambil mencium lembut puncak kepala putra nya itu.
" No problem mam."
Angel dengan cekatan membuat teh jahe untuk Clara yang sudah ia anggap seperti adik kandung nya sendiri sedangkan putranya berdiri tidak jauh darinya sambil memperhatikan mamanya.
" Sudah jadi, ayo kita antarkan ke kamar aunty Clara." Isyarat Angel dan segera diangguki oleh putranya.
Tok
Tok
Tok
Setalah mendengar suara dari dalam Angel memasuki kamar Clara dan duduk di tepi ranjang seraya memberikan teh jahe tersebut pada Roby. " Sewaktu si kembar masih di dalam kandungan, kakak sering membaca buku-buku mengenai kehamilan dan parenting, kakak membaca kalau jahe bermanfaat untuk meredakan morning sickness yang dialami ibu hamil pada tri semester pertama tapi tidak boleh berlebihan cukup 2 gelas kecil sehari." terang Angel dari jemarinya yang bergerak lincah.
" Terima kasih kak, aku beruntung sekali memiliki kakak perempuan seperti kak Angel," ujar Clara seraya memeluk tubuh Angel yang berada dekat dengan nya.
__ADS_1
" Mas Roby gak ke kantor ? kan sudah ada tante dan kak Angel di sini," usir Clara
" Aku di sini aja ya honey, kalo kamu nanti muntah-muntah lagi jadi aku bisa bantuin kamu."
" Iiiih....kamu seneng ya kalo aku muntah-muntah ya?! " sengit istrinya
" Tuh kan salah lagi," gumam Roby dalam hatinya.
" Bukan gitu honey, aku juga gak pengen liat kamu muntah-muntah terus dan gak bisa makan."
" Ya udah kamu pergi kerja iih...ngapain coba di sini, kamu gak malu ? Kamu laki-laki sendiri loh di sini."
" Iya...iya....mas berangkat kerja sekarang, kamu istirahat di kasur ya kalau butuh sesuatu telepon mas ya nanti mas akan pulang." ujar Roby seraya mencium kening istrinya itu.
" Nenek Yasmi, kakak Metiu dimana koq dali tadi gak kelual kamal ?" tanya balita cantik itu sambil sibuk mencari-cari kakak sepupu nya, sedangkan sang kembaran hanya menatap film kartun kucing yang terkenal dari jepang dengan datar.
" Kakak Matthew masih ada di sekolah nona kecil, sebentar lagi juga ia akan datang diantar oleh supir."
Ting tong
Ting tong
__ADS_1
" Nah itu kakak Matthew sudah tiba, sebentar ya nenek akan membukakan pintu."
" Selamat datang tuan kecil, bagaimana di sekolah hari ini ?" sapa Lasmi
" Baik nek aku seneng hari ini aku dapat teman baru," cerita pria kecil itu dengan bersemangat.
" Kakak Metiu....apa kabal ?" sapa si centil Mika pada sepupu nya sedangkan sang kembaran hanya menatap sepupu nya dengan datar.
" Oh...kalian, sejak kapan kalian datang?"
" Dali tadi, kita datang cama mamah dan oma untuk melihat adik bayik hihihi," jawabnya pada sepupunya yang tiga bulan lebih tua darinya.
" Papaku bilang adikku masih sebesar biji kacang sekarang jadi belum bisa tuk dilihat."
Kedua balita kembar itu hanya mengangguk mendengar penjelasan sepupunya itu.
" Kak ayo kita main cama-cama, dali tadi Mika udah tapek nunggu."
" Maaf sekarang aku tidak bisa bermain bersama kalian lagi karena aku sibuk sekolah dan harus rajin belajar agar dapat mengajari adikku nanti," tolaknya sambil berlalu meninggalkan kedua sepupu kembarnya dan masuk ke dalam kamar nya.
__ADS_1
Hi kakak-kakak semua terima kasih atas dukungannya untuk novel pertama saya, mohon maaf jika saya lama update nya. Mohon terus memberikan dukungannya dengan ❤,👍, dan juga kiriman ⚘ nya 😘😘😘
Tbc