Gadis Bisu Itu Istriku

Gadis Bisu Itu Istriku
Bersiap tuk lepas landas


__ADS_3

" Honey apa kau lelah ?" tanya Roby pada Clara yang sudah resmi menjadi istrinya saat mereka tiba di kamar pengantin mereka.


" Ya badan ku cape semua," jawab clara sambil membuka hiasan rambutnya dan menghapus make up pada wajah nya.


" Sini biar aku membantumu Honey," ujar Roby yang mengambil kapas di tangan istrinya dan membantunya membersihkan semua make up di wajah istrinya.


" Aku akan membantu tuk membuka gaun pengantinmu."


" Eh...ti-tidak usah mas...a-aku akan membukanya sendiri," ujar Clara dengan gugup dan segera berlari masuk ke kamar mandi.


" Dia sungguh menggemaskan sekali."


" Duh....bagaimana ini,kenapa susah sekali membuka gaun ini," ujar Clara dengan frustasi karena dirinya tidak dapat membuka gaun pengantinnya.


Tok...tok...tok...." honey.....kenapa lama sekali, apa kau baik-baik saja di dalam ?" tanya Roby mengetuk pintu kamar mandi karena sudah 30 menit ia tidak mendengar suara air dari dalam kamar mandi.


" Iya sebentar, aku sedang membuka gaun pengantinku."


" Buka pintunya, aku akan membantu membuka gaun pengantinmu."


" Eh...aku bisa sendiri koq mas."


" Cepat buka jangan banyak alasan, aku tau jika kau kesulitan tuk membuka gaun itu."


Ceklek


" Loh...kenapa mas ikut masuk ke dalam ? ujar Clara kaget saat Roby malah membuka pintu dengan lebar dan ikut masuk ke dalam kamar mandi.


" Ya mau membantumu membuka gaun pengantinmu."

__ADS_1


" Mas tutup mata dulu ya ?"


" Tidak mau, mana bisa aku membantumu membuka gaun ini jika harus menutup mata?"


" Ta-tapi aku malu...," ujar Clara sambil menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya,sungguh berduaan dengan Roby di dalam kamar mandi membuatnya canggung dan jantungnya berdetak cepat.


" Tidak perlu malu, kita sudah resmi menjadi suami istri dan tubuhmu halal dilihat olehku," ujar Roby yang membalik tubuh istrinya dan membantu membukakan gaun pengantin istrinya.


Glek....Roby menelan saliva nya dengan susah payah saat dirinya berhasil membuka gaun pengantin itu dan melihat lekuk tubuh istrinya yang hanya memakai bra dan ****** ***** berwarna sama dengan warna kulit istrinya dan membuat rocket yang berada di balik celana nya tiba-tiba siap untuk lepas landas.


" Terima kasih sekarang mas keluar dulu aku mau membersihkan tubuhku," ujar Clara sambil mendorong tubuh suaminya yang sedari tadi malah terdiam menatap tubuhnya tanpa kedip.


" Argh....tubuhnya indah sekali, walaupun aku sering melihat wanita telanjang di hadapanku tapi entah mengapa tubuh Clara membuatku berdesir dan membuat rocketku ingin segera lepas landas. Huff...sabar ya rocket sebentar lagi kita akan segera take off ke bulan," ujar Roby sambil mengelus rocket ny yang sudah bersiap tuk lepas landas.


" Aduh aku lupa membawa baju ganti, aku pakai bathrope saja nanti aku akan menganti baju saat mas Roby mandi."


" Mas Roby mandilah ini sudah malam."


" Dimana ya koper yang berisi pakaianku? Seingatku mama sudah memasukannya ke kamar ini tadi, masa aku harus tidur dengan memakai bathrope malam ini," ujar Clara sambil mencari-cari koper nya di setiap sudut kamar pengantinnya.


" Kau sedang mencari apa honey ?" tanya Roby saat melihat istrinya seakan sedang mencari sesuatu.


" Astaga...mas mengagetkanku saja iiih."


" Dari tadi aku sudah memanggil mu tetapi honey tidak mendengar dan malah sibuk mencari sesuatu, apa yang sedang kau cari honey ?"


" Apa mas melihat koperku, perasaan mama sudah memasukannya ke kamar ini."


" Aku tidak keberatan jika honey tidak memakai apapun malam ini," ujar Roby sambil memeluk istrinya dari belakang dan sibuk menciumi tengkuk istrinya sambil sesekali menyesapnya.

__ADS_1


" Ma----mas....ja--jangan begini," ujar Clara dengan terbata-bata.


" Begini gimana yang kau maksud hmm? Aku tidak melakukan apa-apa," ujar Roby yang kini telah membalik tubuh istrinya dan memberikan ciuman yang panas.


" Ma---mas Ro...by....," desah Clara saat tangan nakal suaminya kini sedang menyusup di balik bathrope nya dan sedang memainkan puncak gunung kembarnya sambil memberikan sesapan di leher jenjangnya.


" Ia kelinci imutku...ada apa hmm...?" tiba-tiba Roby menggendong dirinya ala bridal style dan merebahkannya di tempat tidur.


" Honey...apa aku bole membuka bathropemu ?" tanya Roby dengan serak.


Clara yang melihat mata suaminya sudah penuh dengan gairah akhirnya hanya bisa mengangguk pasrah, toh kini mereka sudah sah menjadi suami istri dan artinya tubuhnya kini sudah menjadi milik suaminya.


Roby yang melihat istrinya mengangguk setuju tidak menyia-nyiakan kesempatan yang sedari tadi sudah ia tahan sejak melihat lekuk tubuh istrinya yang hanya memakai pakaian dalam. Roby melihat dengan jelas tubuh yang sejak tadi sudah membuat jantungnya berdetak dengan cepat. Ia memberikan ciuman-ciuman panas di leher jenjang istrinya dan turun ke bawah sampai ke gunung kembar istrinya dan menyesap puncak ny dengan rakus.


Puas bermain-main dengan dada istrinya dan memberi tanda cinta di sekitar dada istrinya ciuman Roby terus turun sampai ke bawah dan kini ia bermain-main dengan pusat inti tubuh istrinya. Dengan lihai nya ia bermain-main di bawah membuat istrinya bergetar menahan kenikmatan yang baru ini ia rasakan.


" Honey...apa rocketku boleh lepas landas ke bulan ?" tanya Roby sambil membuka kedua paha istrinya.


" Ta-tapi janjinya kau akan pelan-pelan," ujar Clara sedikit takut saat melihat rocket milik suaminya yang sudah berdiri dengan kokohnya seakan siap tuk lepas landas.


" Aku janji akan perlahan honey," ujar Roby sambil mencium bibir istrinya dengan lembut.


Tok...tok...


" Mas...coba tolong liat siapa yang mengetuk pintu."


" Tidak ada siapa-siapa honey," ujar Roby sambil berusaha bersiap tuk lepas landas.


"Tok...tok...tok....sayang..."

__ADS_1


" Issh....mas....itu ada yang mengetuk, coba mas lihat siapa yang datang."


" Ck..! Siapa sih menganggu orang lagi naggung saja," ujar Roby dengan kesal dan memakai kembali kaos dan boxer yang tadi ia lepas dengan sembarangan.


__ADS_2