Gadis Bisu Itu Istriku

Gadis Bisu Itu Istriku
Ayam kodok


__ADS_3

" Selamat pagi cucu kesayangan oma," sapa Helena saat melihat kedua cucu kesayangannya sedang menonton acara Barney si dinosaurus berwarna ungu yang selalu mengajak anak-anak belajar sambil bermain serta bernyanyi dalam bahasa inggris, Daniel mulai mengajari kedua anak kembarnya bahasa inggris selain bahasa ibu dan juga bahasa isyarat tentunya walaupun sang putri masih harus di bantu oleh saudara kembarnya dalam mengartikan isyarat jemari tangan mamanya sewaktu berbicara dengan mereka.


" Selamat pagi oma," sapa keduanya seraya memeluk tubuh sang nenek yang selalu mereka rindukan.


" Selamat pagi ma." isyarat jemari Angel seraya memeluk ibu mertuanya.


" Selamat pagi juga sayang," sapa Helena seraya mencium pipi menantu kesayangannya itu.


" Selamat pagi Nyonya Helena, saya akan membuatkan teh chamomile untuk nyonya." pamit asisten Sarah seraya membungkuk.


" Pagi juga Sarah," ujar Helena membalas sapaan mantan asisten pribadinya itu.


" Twins lihat oma bawakan makanan kesukaan kalian, ayam kodok !" ucap Helena seraya memanggil kedua cucu kembar kesayangannya. Tidak biasanya si kalem Sky meminta oma nya tuk membuatkan makanan kesukaannya saat terakhir melakukan video call kepada oma dan opanya, karena itu sang oma langsung membuatkan apa yang diminta oleh cucu kesayangannya itu.


__ADS_1


sumber photo dari google


" Wah....ayam kodok, ma'cih oma tantik!"


" Ayam kodok, makasih oma !" seru si kembar bersamaan seraya memberikan ciuman di kedua pipi oma tersayang.


" Makasih mama, maaf jadi merepotkan mama gara-gara twins kepengen makan masakan mama," isyrat jemari Angel pada mama mertuanya.


" Mama tidak merasa direpotkan sayang, mama seneng bisa membuatkan makanan kesukaan cucu mama sekalian mama buat untuk Clara, dari dulu mereka bertiga selalu menantikan masakan istimewa ini karena mama hanya membuatnya satu kali setahun saat lebaran tiba. Twins mirip sekali dengan Daniel mereka sama-sama menyukai ayam kodok." ucap Helena seraya mengelus kepala kedua cucu kembarnya dengan sayang.


" Iya mama benar, Sky dan Mika mempunyai selera yang hampir sama dengan Daniel, sebentar ya mam Angel akan mengganti baju twins dulu"


" Wah....Mika cantik sekali," puji sang oma seraya mencium pipi bulat batita cantik itu.


" Xixixi....oma ndong."

__ADS_1


Helena yang melihat cucu cantik nya mengulurkan kedua tangannya segera menggendong cucu nya.


" Kau ini sudah besar kasian oma harus menggendong tubuhmu yang gendut itu."


" Mika nda endut....omaa....yiyat...Sekai nakal ituh," adu batita cantik itu saat kembarannya memarahinya.


" Sudah jangan dengarkan Sky, Mika tidak gendut koq sayang. Ayo sekarang mari kita berangkat ke rumah onti Clara."


Sepanjang perjalanan ke Apartemen Clara di warnai oleh celotehan-celotehan dan nyanyian dari si centil Mika yang tidak pernah habis bercerita sedangkan kembaran nya hanya duduk diam sambil membaca buku yang kemarin sore papanya belikan untuknya.


" Oma kita cudah sampai....dah sampai, Mika mau yang peltama kali kelual mobil."


" Tidak bisa paman Haris yang pertama keluar dari mobil dan membukakan pintu untuk kita," ujar kembarannya sambil menyebutkan nama pengawal yang selalu menjaga omanya.


" Oma....Sekai ituh....," rengeknya mengadukan kembaran nya.

__ADS_1


" Sky bener sayang....tunggu paman Haris yang membukakan pintu mobil ya?" ujar Helena kepada cucu perempuannya yang sudah mengerucutkan bibirnya.


Tbc


__ADS_2