Gadis Bisu Itu Istriku

Gadis Bisu Itu Istriku
Kamu tidak boleh menyukainya !


__ADS_3

Revan terlihat kesal. "Jangan terus memintaku tuk melupakan perasaan ini. Angel ayo kita lari ! Jangan bertahan hanya untuk menambah luka di hatimu, aku tahu mungkin salah satu kekhawatiranmu hingga tidak bisa keluar dari rumah ini berkaitan dengan anak dalam kandunganmu. Percayalah, ia akan lahir dengan selamat, aku akan menjamin keselamatan mu dan keselamatan anakmu saat proses persalinan. Aku juga akan memberikan status resmi hingga kelahirannya diakui oleh negara. Aku akan menjadi ayahnya. Aku akan menjamin jika kalian hidup bahagia, kalian tidak akan mengenal apa itu penderitaan. Aku akan membuat kalian bahagia bersamaku." janji Revan sungguh sungguh. Kesungguhannya itu terlihat jelas pada kedua netranya yang menatap netra Angel.


Tapi Angel tidak tergoyahkan atas apa yang janjikan oleh Revan tersebut. " Cukup Revan ! Aku tidak mau lagi mendengar apapun." Angel mencoba untuk bangkit, tetapi tiba tiba Revan berusaha menciumnya. Untung saja Angel bereaksi cepat dan mengelak sehingga bibir Revan mengenai pipinya.


Angel menoleh dan menampar Revan dengan kencang. Tangan Angel bergetar hebat karena kumpulan emosi yang meledak ledak dalam hatinya.


" *Apa kau tau, apa yang membuatku tetap bersama dengan Daniel ? Alasannya sangat simple, meskipun Daniel yang kukenal adalah pria berengsek yang tidak punya hati, tapi ia memiliki kesadaran bahwa ia telah berbuat salah kepadaku dan ia juga tengah mencoba berubah dan memperbaiki kesalahan yang telah ia perbuat. Sementara dirimu ? Kamu bahkan tidak bersikap lebih baik setelah meminta maaf kepadaku. Itu artinya, kamu sama sekali tidak merasa bersalah atas apa yang telah kamu lakukan. Kini bahkan kamu berusaha tuk melecehkanku ?"


" Apa kamu tidak ingat apa yang membuat hidupku menderita selama ini ? semuanya dimulai dari pelecehan yang Daniel lakukan padaku. Tapi setelah tahu semua itu , kamu tetap mau melakukan hal yang sama. Apa kamu tidak memikirkan perasanku* ??"

__ADS_1


Revan mencengkram bahu Angel, " Tidak.., kamu tidak boleh berpikir bahwa kakak lebih baik dariku. Ya, aku mengaku salah karena telah mencoba untuk menciummu. Itu terjadi karena aku terlalu terbawa perasaan. Tolong maafkan aku."


Angel mencoba tuk melepaskan diri dari Revan, " Tolong lepaskan aku, kau melukaiku." Revan tertegun dan melepaskan cengkaramannya pada bahu Angel. " Ma----maafkan aku, Angel...ayo kita pergi sekarang saat semua orang tidak berada di rumah," Revan kembali mencoba untuk membujuk Angel.


" Tidak..aku tidak akan pergi." untuk kesekian kalinya Angel mengatakan hal yang sama.


Angel tertegun mendengar pertanyaan Revan. Apa benar saat ini ia sudah jatuh hati pada Daniel ? Keterdiaman Angel membuat Revan menahan amarah di dalam hatinya, wanita yang ia sukai ternyata telah dimiliki seutuhnya oleh kakaknya sendiri. Bukan hanya dalam status, tapi hatinya telah dimiliki oleh kakaknya.


" Kamu tidak boleh menyukainya....tidak boleh !" seru Revan dengan marah.

__ADS_1


Angel mengerutkan keningnya, lalu mendorong Revan sekuat tenaga. Rupanya dorongan tersebut berhasil membuat Revan melepaskan cengkramannya dan tersentak menjauh dari Angel. " Aku tidak mengerti apa yang kamu bicarakan ! intinya aku tidak akan pergi , aku sudah mempunyai rencana dan kamu tidak perlu tahu. Jangan mencampuri urusanku, kamu tidak mempunyai hak untuk melakukan hal itu. Aku tahu apa yang harus aku lakukan kamu tidak perlu mengomentariku. Bagiku, untuk saat ini hanya Daniel yang bisa ku percayai !" tulis Angel pada notes di meja dan melangkah pergi.


Revan membaca tulisan itu dan meledak amarah yang sebelumnya ia tahan, ia membanting notes tersebut ke lantai. " Tidak...kamu tidak boleh mempercayai Daniel sama sekali Angel. Kamu juga tidak boleh memberikan hatimu padanya. Asal kamu tahu, kepercayaan dan hati yang kau berikan hanya akan sia sia. Saat itu terjadi kamu akan kembali terluka dan mengalami kesedihan yang sama. Ingatlah, jika saat itu terjadi kamu hanya perlu mencariku, dan aku akan membawamu pergi jauh bersamaku." Revan menatap punggung Angel yang semakin menjauh dari pandangannya dengan sendu. Tak tahukah Angel jika Revan mempertaruhkan segalanya ? Ya, segalanya...bahkan Revan berani menentang kakaknya demi mendapatkan Angel.


Revan sendiri sadar apa yang ia lakukan bisa berdampak buruk. Ia bisa bisa tidak diakui lagi sebagai anggota keluarga Wiratama. Tapi Revan tidak peduli dengan semua itu asalkan dirinya bisa hidup tenang dan bahagia dengan wanita yang ia sukai. Impian yang sepele, tapi sangat sulit tuk didapatkan. Tapi Revan berjanji jika ia akan mendapatkan Angel.


Bukan hanya perasan cinta yang ia miliki, tetapi juga kerena ia merasa khawatir pada Angel. Revan mengenal dengan baik bagaimana kakaknya. Ia yakin kakaknya masih terbayang dengan masa lalunya yang kelam. Masa lalu yang juga berkaitan dengan orang orang berkebutuhan khusus seperti Angel.


Tbc

__ADS_1


__ADS_2