Gadis Bisu Itu Istriku

Gadis Bisu Itu Istriku
Bertemu dengan gadis itu


__ADS_3

" Ada apa denganmu, mengapa kau tidak bekerja malah datang mengangguku?" ujar Daniel saat melihat Thomas memasuki ruangan nya.


" Aku kesepian, maka dari itu aku mengunjungimu," ujar Thomas sambil menghela nafas dan langsung duduk di sofa.


"Kesepian?? Dimana para wanitamu, biasa nya kau selalu menghabiskan waktumu dengan mereka."


" Aku lagi malas..., aku merasa kesepian hari ini acara lamaran Roby pada sepupumu Clara dan aku tidak bisa menganggunya karena itu aku datang ke kantormu."


" Oia aku baru ingat...apa yang kau katakan pada Roby sewaktu di pesta si kembar kemarin, Roby tidak akan tiba-tiba mempunyai nyali tuk melamar sepupuku di depan banyak orang seperti kemarin jika bukan kau yang menghasut nya," tanya Daniel to the point.


" Ti...ti-dak ada....aku tidak menghasutnya, aku hanya mengatakan jika dia tidak segera mengikatnya jangan sampai ia keduluan oleh dokter muda itu. Dan kau, mengapa kau malah bekerja apa kau tidak menghadiri acara lamaran Roby ?"


" Aku ke kantor karena siang nanti aku sudah ada meeting dengan Hyon Dae Grup dari Korea Selatan dan aku tidak bisa mengundurnya karena aku sudah membuat janji dari bulan lalu. Acara lamaran nya jam 3 sore nanti aku masih ada waktu sampai jam 1 untuk membereskan pekerjaan kantorku sebelum pergi meeting."


" Huft...tampak nya kau sangat sibuk, baiklah aku tidak akan mengganggumu lagi dan pergi ke kantorku. Aku tadi hanya merasa kesepian saja karena biasanya Roby selalu datang ke apartemenku dan mengangguku."

__ADS_1


*


" Sayang....dimana seragam batik yang akan di pakai tuk acara lamaran nanti ?" tanya Daniel dari dalam walk in closet mencari seragam yang akan di kenakan oleh keluarga besar Wiratama.


Angel yang mendengar teriakan suaminya langsung menaruh putranya di ranjangnya dan datang menghampiri suaminya dan membantu tuk mencarikan pakaian yang dimaksud, setelah menemukan nya Angel langsung membantu Daniel memakaikan kemeja batik nya. " Terima kasih sayang," ujar Daniel seraya melabuhkan kecupan di pipi istrinya.


" Yang...tolong kau yang gantikan baju si kembar dengan seragam yang sudah mama siapkan aku sudah menaruhnya di kamar mereka, aku mau ke kamar mama dulu untuk di make up oleh MUA yang sudah mama panggil."


" Baiklah nanti aku akan meminta Sarah tuk mengantarkan dress mu ke kamar mama."


" Jangan bergerak boy, papa sedang menyisir rambutmu."


" Princess dan jagoan papa baru selesai mandi ya? sini papa yang pakaikan baju ya, hari ini kalian harus lebih cantik dan tampan daripada onti Clara dan uncle Roby." ujar Daniel seraya menghisap pipi gembul kedua anak kembarnya dan sukses membuat keduanya tertawa terpingkal-pingkal akibat ulah papanya.


Daniel menggendong kedua anak kembarnya menuju ke ruang tamu tempat akan diadakan acara lamaran. Ruang tamu keluarga Wiratama di hias dengan sangat indah dengan berbagai bunga hidup dan hiasan berwarna gold senada dengan warna seragam keluarga besar Wiratama dan Evans yang kompak mengenakan kemeja kemeja batik dengan corak warna gold untuk seragam laki-laki yang akan dikenakan oleh papa Andrew, Daniel, Revan, Tuan Michael Evans dan Jeremy Evans, papa dan kakak laki-laki Clara yang setahun lebih muda dari Daniel. Papa dan kakak lelaki Clara tinggal di Canada mereka mengurus perusahaan keluarga Evans yang bergerak di bidang perhotelan dan resort mewah.

__ADS_1



sumber gambar dari google


" Hai Kak Daniel lama tidak bertemu, selamat tahun ini kakak kembali menjadi Bussines Man of the Year selama 2 tahun berturut-turut mengalahkan paman Andrew yang turun di urutan ke 2." ujar Jeremy, kakak laki-laki Clara yang baru saja datang dari Dubai karena baru saja bertemu dengan seorang pengusaha timur tengah yang hendak berinvestasi pada salah satu resort mewah milik keluarganya.


" Jeremy bagaimana kabarmu? selamat juga ku dengar kau berhasil menjalin kerjasama dengan pengusaha dari timur tengah untuk salah satu resort keluargamu."


" Apa ini kedua anak kembarmu kak ? Mereka sangat cantik dan tampan sekali, terlebih putramu itu benar-benar versi mini dirimu. Dimana istrimu kak, maaf aku tidak bisa datang di pesta pernikahanmu karena saat itu papa sedang operasi jantung."


" Tidak apa-apa, yang penting saat itu operasi paman Mike berhasil dan lihatlah sekarang paman sehat-sehat saja dan bahagia karena bisa menghadiri lamaran adikmu. Cepatlah kau mencari wanita yang tepat untuk kau jadikan istri sampai kapan kau masih menjadi petualang wanita, tinggalkan para model itu mereka hanya mengincar uangmu saja dan meninggalkanmu saat kau susah," ujar Daniel dengan bijak.


" Yah aku sudah bertemu dengan gadis yang kusukai, tapi aku tidak mengetahui namanya. Nanti jika aku bertemu dengan gadis itu lagi aku akan mengenalkannya kepadamu," ujar Jeremy seraya mengedarkan matanya melihat seorang gadis yang telah mencuri hatinya sejak pertama kali bertemu dengannya di Amerika.


Deg

__ADS_1


" Gadis itu..., apakah aku tidak bermimpi?"


Tbc


__ADS_2