Gadis Bisu Itu Istriku

Gadis Bisu Itu Istriku
Janji sebagai laki-laki


__ADS_3

" Aku menyukainya pa...",ujar balita tampan itu seraya menyuapkan makanannya ke dalam mulutnya.


Daniel tau jika putra nya saat ini memikirkan sesuatu dan menyimpan nya dalam hati, entah mengapa jika di lihat-lihat sifat putranya ini sangat mirip dengannya.


" Papah...aak...," ucap putrinya seraya menyuapkan sendok di hadapannya.


" Hap...ehm...enak." ujar Daniel seraya tersenyum


" Xixixi...macakan mamah emang paying enyak papah."


Akhirnya acara suap menyuapi antara ayah dan anak itu berakhir, Daniel sangat senang melihat putrinya makan siang dengan sangat banyak dan lahap entah apakah karena di suapi olehnya ataukah putrinya itu kelaparan akibat terlalu lama menangis.


" Sayang kelihatannya twins sudah mengantuk, sebaiknya kita menidurkan mereka di dalam kamar pribadiku."


Daniel dan Angel menggendong kedua anak kembar mereka dan merebahkan tubuh keduanya di atas ranjang nyamannya di dalam kamar pribadinya yang terletak di belakang meja kerjanya.


" Mata Mika sedikit membengkak karena terlalu lama menangis, sayang sebaiknya kau juga beristirahatlah bersama twins di sini, aku masih harus mengecek pekerjaanku." ujar Daniel seraya mengecup kening istrinya dan mengecup pipi kedua anak kembarnya yang telah terlelap nyaman di ranjangnya.


Daniel kembali melanjutkan pekerjaannya dan meeting dengan para bawahannya.

__ADS_1


" Apa kau sudah memberikan hukuman pada sampah itu ?" tanya Daniel di dalam lift menuju ruangan kerjanya.


" Saya sudah mematahkan tangannya yang telah lancang menyakiti nona kecil dan memotong lidah nya karena telah berani menghina nona muda."


" Kerja yang bagus, pecat semua karyawan dan security yang ada dibawah saya tidak memerlukan orang-orang yang tidak berguna. Kerjakan dengan baik jangan sampai istriku mengetahuinya." titah Daniel seraya melangkah keluar dari dalam lift.


" Sayang kau sudah bangun ?" tanya Daniel saat memasuki ruangan kerjanya dan melihat putra nya sedang berdiri sambil menatap ke luar jendela besar yang ada di ruangannya.


Putra nya itu hanya mengangguk dan kembali menatap pemandangan yang ada di luar jendela sambil meyembunyikan sesuatu.


Daniel segera mengahampiri putranya dan berjongkok menyamakan tinggi dengan putranya.


" Aku ingin cepat besar agar bisa melindungi mama dan saudariku jadi tidak ada lagi orang jahat yang akan menyakiti mereka. Aku tidak suka dengan tante galak tadi dia bahkan menghina mama, kalau saja tante Sarah tidak datang pasti tante tadi sudah melukai mama." ujar putra nya dengan mata berkaca-kaca.


" Jangan kuatir boy, papa sudah menghukum wanita tadi dengan hukuman yang setimpal karena telah menyakiti mama dan saudarimu," ujar Daniel sedaya mengelus kepala putra kesayangannya dengan lembut.


" Benarkah ? pastikan jika tante itu tidak akan lagi bisa menyakiti mama."


" Tidak akan, papa pastikan jika kalian tidak akan bertemu dengannya lagi. Papa bangga pada Sky karena tadi telah menjaga mama dan Mika dengan baik."

__ADS_1


" Tapi pah jika aku sedikit besar pasti tangan Mika tidak akan bengkak dan memerah seperti tadi." ujar putranya sambil menunduk.


Balita tampan itu tampak terkejut saat merasakan seseorang mengusap kepalanya sedangkan papanya sedang berada di hadapannya sambil memegang kedua tangannya.


" Mama...."


" Apa yang Sky lakukan sudah benar, Sky sudah melindungi Mika. Memang seperti itu seharusnya Sky melindungi Mika walaupun Mika lebih tua lima menit darimu tapi sebagai laki-laki Sky sudah seharusnya selalu menjaga Mika kalian harus saling menjaga, lalu mama yang akan menjaga dan melindungi kalian berdua." isyarat jemari Angel seraya mencium pipi putranya.


" Lalu siapa yang akan menjaga dan melindungi mama nanti ?"


" Papa...., papa yang akan melindungi dan menjaga mama dan kalian berdua. Apa pun yang akan terjadi papa akan selalu menjaga dan melindungi kalian itu janji papa sebagai laki-laki." ujar Daniel seraya mengacungkan kepalan tangannya di depan putranya 👊🤜


Balita tampan itu membalas kepalan tangan papanya seraya tersenyum puas sehabis mendengar perkataan papanya.


" Janji sebagai laki-laki 🤛 "


Daniel tak tahan lagi dan segera membawa istri dan putranya ke dalam pelukkannya, merasakan detak jantung putra dan istri nya seakan memberikan kekuatan untuknya dan menghilangkan rasa lelah nya setelah tadi dirinya sempat lelah sehabis rapat dengan bawahannya.


Tbc

__ADS_1


__ADS_2