
Setelah memandikan dan menidurkan kedua anak kembarnya, Daniel kembali ke kamar pribadinya. Ia melihat istri nya yang baru saja keluar dari kamar mandi dan duduk di tepi ranjang seraya mengoleskan body lotion pada lengan dan kaki nya. Daniel berjalan mendekat ke arah ranjang dan langsung mengambil alih body lotion dari tangan istrinya.
" Biar aku yang membantumu tuk mengoleskan body lotion ini pasti seharian ini kau sangat cape sekali," seraya mulai mengoleskannya pada bahu dan kedua lengan istrinya seraya memberikan pijatan lembut di bahu Angel.
" Terima kasih...dan terima kasih juga atas pestanya, twins sangat senang mereka selalu tertawa dan aktif sepanjang pesta tadi dan karena itu membuat mereka cepat tidur."
" Iya bahkan Mika tadi sudah mengantuk sewaktu aku memandikannya dan langsung tertidur pulas saat aku menidurkannya di tempat tidur," ujar Daniel sambil terus membantu mengoleskan body lotion ke tubuh istrinya dan memijat kaki istrinya.
" Yang...kondisikan tangan----" isyarat jemari Angel yang tidak bisa terselesaikan karena tak tahan lagi akibat tangan nakal suaminya yang ternyata sudah merajalela memberikan pijatan plus-plus dan sedang membelai daerah intim istrinya.
__ADS_1
Daniel tidak mempedulikan protes istri nya dan masih terus bermain di pusat tubuh istrinya sambil tangan yang satunya membuka tali bathrope istrinya hinga lepas dan bebas menciumi dada istrinya dan membuat Angel mengalami pelepasan pertamanya.
" Sekarang giliranmu, bergeraklah sayang " ujar Daniel seraya membalik posisi dan mendudukan istrinya di atas perutnya.
Angel yang mengerti keinginan suaminya segera bergerak di atas dan mereka berdua sama-sama menikmati pergulatan panas mereka di ranjang sampai beberapa kali mengganti gaya dan keduanya sama-sama mencapai puncak secara bersamaan. Tubuh mereka berdua basah oleh peluh keringat , Daniel mencium kening Angel dengan lembut seraya mengucapkan kata-kata cintanya sebelum beranjak dari atas tubuh istrinya dan ambruk di samping istrinya dengan nafas yang menderu.
Setelah mengontrol deru nafas nya Daniel segera memeluk tubuh istrinya dari belakang dan segera memejamkan matanya ikut menikmati alam mimpi, sungguh malam ini Daniel sangat menikmati pergulatan panas mereka terlebih lagi semakin hari istrinya semakin pandai tuk memuaskan dirinya dengan inisiatif nya.
" Itu kakakmu sudah turun dengan wajah yang berbinar cerah " ujar papa Andrew saat melihat putra sulungnya berjalan mendekati meja makan.
__ADS_1
" Dimana kakak iparku kak? Biasa nya kalian selalu turun berdua tuk sarapan."
" Kakak iparmu sedang kelelahan, biarkan dia beristirahat sebentar lagi tadi malam aku membuatnya terjaga sampai pagi," ujar Daniel dengan tidak tau malunya.
" Good morning princess dan jagoan nya papa !" sapa Daniel seraya mencium twins yang sedang menikmati Mpasi nya disuapi oleh mama dan adik sepupunya itu.
Revan yang mendengar kata-kata kakaknya hanya bisa terlihat sendu menatap kebahagian kakaknya yang sedang asyik bercanda dengan kedua keponakan kembarnya. Sebagai pria Revan tentu saja tau apa yang Daniel maksud dengan kelelahan dan terjaga sampai pagi apalagi melihat ekspresi wajah kakak nya yang berbinar pagi ini,sungguh ia masih susah tuk merelakan wanita yang ia cintai itu menjadi milik kakak nya sepenuhnya apa lagi kini keluarga kecil itu tampak bahagia dengan sepasang anak kembar yang menggemaskan. Revan tampak cepat-cepat menghabiskan sarapannya dan segera berpamitan kepada kedua orang tuanya dan pergi ke rumah sakit untuk melakukan operasi.
" Revan kalau bisa kau kosongkan jadwal mu tuk hari rabu karena keluarga Roby akan datang melamar sepupumu Clara dan kau juga Niel kosongkan jadwalmu karena keluarga besar Roby akan datang ke rumah kita jam 3 sore. Paman dan bibimu akan tiba jam 8 pagi dari Jepang.
__ADS_1
" Baik pa " jawab keduanya secara berbarengan.
Tbc