Gadis Bisu Itu Istriku

Gadis Bisu Itu Istriku
Mika mau cama papah ajah


__ADS_3

" Papa jadi kapan kita bisa sekolah ?" tanya putra nya setelah menghabiskan makan siang nya sendiri lain sekali dengan saudari kembar nya yang masih menikmati makan siang dengan di suapi oleh papa nya.


" Eum---Mika---eum---duga---mo---cekoyah pah."


" Habiskan dulu makananmu sayang baru bicara," tegur Daniel pada putrinya dengan lembut ia takut putri nya itu tersedak.


" Apa kalian tidak senang belajar di rumah bersama papa, mama dan aunty Sarah ?" tanya Daniel


" Senang pa, tapi Sky ingin sekolah...Sky mau belajar lebih banyak lagi," ujar putra nya dengan semangat dan disetujui dengan saudari kembarnya yang tampak mengangguk-anggukan kepala nya tanda ia setuju dengan keinginan adik kembarnya.


" Mika masih mau nambah lagi sayang ?" tanya Daniel saat makanan yang ada di piring nya sudah habis, putrinya itu bersikeras ingin makan sepiring berdua dengan sang papa dan akhirnya Daniel harus makan siang sambil bergantian menyuapkan makanan ke putrinya dan dirinya. Memang putri nya itu manjanya minta ampun kalo sedang kumat, bahkan putrinya itu sampai harus mengikutinya kemanapun bahkan sampai ke kamar mandi dengan alasan tidak mau pisah dari sang papa dan akhirnya Daniel harus menahan hajatnya karena tidak mungkin kan ia membuang hajat sambil ditemani oleh putrinya di dalam kamar mandi.


" Nda papah...Mika dah kenyang, niy papah yiat peyut Mika gede kayak bayon... xixixi," tawa batita cantik itu sambil menepuk-nepuk perut bulatnya.


Daniel tersenyum gemas melihatnya. "Apa Mika dan Sky ingin benar-benar ingin bersekolah ? kalau sekolah mama atau papa tidak ada yang menemani kalian loh," tanya Daniel pada kedua anak kembarnya.


" Nda ada mamah atau papah, teyus nti Mika cendilian pah ? uwaaa....Mika mau ditemenin ama papah !" jawab putrinya sambil menangis kencang.


" Mika tidak sendirian, kan ada Sky yang akan menjaga Mika di sekolah," jawab kembaran nya sambil mengenggam tangan saudarinya.


" Hiks....tapi Mika mau ditemenin cama papah dan mamah."

__ADS_1


" Kita kan bukan pergi bermain Mika, kita ini pergi ke sekolah." kesal saudara kembar nya.


" Biyalin....Mika mau cama papah ajah sepelti biaca, ujar balita cantik itu keras kepala.


" Ya sudah jangan membangunkan ku nanti malam, aku tidak mau lagi menemanimu pipis ke kamar mandi," bisik balita tampan itu kepada saudari nya, ia tau hanya ini lah senjata untuk mengancam saudari kembarnya itu untuk mengikuti keinginan nya.


" *Iiiih...Sekai dahat !"


" Terserah padamu, aku tidak mau lagi menemanimu ke kamar mandi."


" Iya deh Mika mau cekoyah tanpa ditemani papah, tapi Sekai janji ya halus banun nanti mayam temani Mika pipis* ?" tanya nya sambil berbisik.


" Papah...Mika mau cekoyah cepat-cepat bial nda kayah dali kak Matthew."


" Iya sayang, sekarang ayo habiskan dulu air minum nya."


" Gleg...gleg...daaaah....papah cekayang mana es klim nya ?"


" Hah ?"


" Iiiih papah kan udah janji mau beyiin es klim kayo Mika udah habisin makan ciang !" ujar gadis kecil itu sambil mengerucutkan bibir nya.

__ADS_1



" Sayang....kan tadi Mika sudah makan es krim di rumah aunty Clara ?" tegur Angel dengan jemari tangannya.


" Tapi papah tadi udah janji mau beyiin Mika es klim mamah....bukan Mika yang minta," adunya dengan kesal pada sang mama karena melarang nya.


Angel menoleh dan menatap tajam suaminya, " kenapa kau menjanjikan hal itu ?" tegur istri nya dengan tatapan tajam nya kesal karena sang suami diam-diam menjanjikan hal itu.


Deg


Daniel terbelalak mendengar perkataan putri kesayangannya itu yang membawa-bawa namanya.


"*Ka*pan aku menjanjikan hal itu ?" batin nya dalam hati.



Selamat malam kakak-kakak semua mohon maaf saya sudah lama banget tidak menulis karena banyak nya kesibukan di dunia real dan juga mabok dan mual yang membuat saya tidak bisa menulis dan menyapa semua nya.


Semoga masih berkenan mengikuti novel saya


Tbc

__ADS_1


__ADS_2