
Jeremy tertegun saat melihat gadis yang pernah ia temui sewaktu di amerika, sekarang sedang menuruni anak tangga bersama dengan bibinya.
" Ma....ma...ma...ma....", ujar putra nya sambil merentangkan tangannya membuat Daniel seketika melihat ke arah tangga.
" Sayang....," ujar Daniel seraya mencium mesra pipi istrinya saat Angel mendekat sambil tersenyum menerima uluran tangan putra nya yang meminta dirinya tuk menggendongnya.
Deg...
" Mama ??? Sayang ???? semoga tidak seperti yang aku pikirkan."
Daniel segera memeluk pinggang istrinya dan membawa istrinya dengan lembut ke sisi nya, " sayang...kenalkan ini Jeremy, kakak laki-laki Clara dia baru saja sampai dari Dubai."
" Jeremy, kenalkan ini istriku Angel."
" Siang senang bertemu dengan kakak," ujar Angel dengan isyarat jemarinya.
__ADS_1
" Istriku bilang bahwa ia senang bertemu denganmu," ujar Daniel seraya mengartikan isyarat jemari istrinya. Melihat jika sepupunya hanya terdiam sambil menatap istrinya tanpa kedip membuat Daniel menatap dengan tajam ke arah Jeremy dan merasa tidak suka jika istri cantik nya di tatap oleh pria lain walaupun itu sepupunya sendiri.
"Ehem..," Daniel berdehem tuk menegur Jeremy yang sedari tadi menatap istrinya tanpa kedip.
" Eh...oh maaf... kenalkan saya Jeremy, kakak laki-laki Clara," ucap Jeremy seraya mengulurkan tangan nya tuk bersalaman dengan Angel.
" Tidak perlu salaman, kayak lebaran saja salam-salaman," dengus Daniel seraya menepis tangan Jeremy.
Angel memutar bola matanya dengan malas melihat sikap posesif suaminya.
Sebagai simbol pengikat, Clara diberikan sebuah cincin tunangan yang merupakan cincin milik mama mertuanya yang diberikan oleh papa mertua saat melamar mama Roby dan kini cincin itu terselip indah di jari Clara dan pesta pernikahan mereka di putuskan akan dilaksanakan bulan depan.
sumber photo dari google
__ADS_1
Angel yang melihat kebahagian Clara turut berkaca-kaca ia senang melihat Clara di lamar oleh Pria yang mencintainya. Walaupun Angel tidak pernah merasakan bagaimana rasanya dilamar oleh seorang pria karena tiba-tiba ia sudah menjadi istri sah Daniel dan ia memberikan dua buah cincin yang sangat indah yang langsung Daniel pakaikan sendiri kedua cincin itu di jari manis Angel yang tidak bisa Angel tolak karena berdebat dengan Daniel dirinya tidak akan pernah menang dan Angel baru mengetahui jika salah satu cincin dengan batu berwarna hijau yang sangat indah itu adalah cincin warisan turun temurun dari leluhur keluarga Wiratama yang asal mulanya adalah milik salah satu bangsawan di eropa entah bagaimana cincin itu bisa dimiliki oleh keluarga suaminya yang sekarang melingkar di jari manis Angel.
sumber photo dari google
cincin nikah Daniel dan Angel, sumber photo dari google
Daniel yang melihat istri nya terlihat menghapus air mata di sudut matanya tampak menarik lembut bahu istrinya dan mencium mesra kening istrinya dan Angel menyandarkan kepala di bahu suaminya yang lebar dengan nyaman. Jeremy yang dari sebrang melihat interaksi manis sepupunya dengan wanita yang ia sukai menghela nafas dengan berat, " akhirnya aku bertemu denganmu lagi bahkan mengetahui namamu namun aku harus melupakanmu karena ternyata dirimu adalah istri dari sepupuku."
Ini juga untuk pertama kalinya Angel bertemu dan berkenalan dengan nenek Daniel dari pihak mama mertuanya karena sewaktu pesta pernikahannya dengan Daniel keluarga dari pihak mama Helena tidak ada yang datang tuk menghadiri karena papa Clara menjalani operasi tuk memasang ring di jantung nya, Angel merasa senang karena baik keluarga dari pihak papa dan mama mertuanya menerima dirinya yang mempunyai kekurangan dengan sangat baik tanpa memberikan tatapan yang merendahkan hanya karena dirinya terlahir bisu.
Tbc
__ADS_1