
Setelah menunggu 20 menit akhirnya asisten Bram datang dengan 2 paper bag di tangannya yang berasal dari 2 merk toko pakaian anak-anak dan pakaian pria yang sudah mendunia, Daniel dengan cekatan langsung mengambil paper bag untuk menganti pakaian putrinya yang telah basah dan menaruh pakaian basah dan sepatu putrinya yang sudah basah ke dalam paper bag tersebut.
" Mika dah besal mo jayan ajah papah," tolak putrinya saat dirinya hendak menggendong putrinya. Kedua balita kembar itu berjalan di depan sambil bergandengan tangan seakan sudah melupakan pertengkaran kecil mereka di dalam toilet tadi.
*jayan\=jalan
" Loh koq belok ke situ sayang ? kita kan harus naik lift tuk ke atas mengambil mobil," tanya Daniel heran karena kedua balita itu malah berbelok ke arah yang berlawanan setelah sebelum nya Daniel melihat jika mereka berdua tampak saling berbisik setelah mereka berlima keluar dari toko buku.
" Onkle...Mika mau nana mutie," ujar nya seraya menunjuk ke papan menu sebuah cafe sedangkan sang adik terlihat menatap ke Thomas seraya menunggu ijin apakah uncle nya itu menyetujui atau tidak
" Nana mutie ?" tanya Thomas heran karena tidak mengerti apa yang balita cantik itu katakan.
" Maksudnya banana smothie....itu minuman kesukaan nya," ujar Daniel dengan singkat dan langsung memasuki cafe tersebut mengikuti kedua anak kembarnya yang sekarang tampak sedang duduk sambil memegang sebuah buku menu yang terbalik.
" Papah aak....," ujar balita cantik itu berkata sambil memegang sendok dengan potongan pasta di dekat wajah Daniel, putrinya selalu membagi makanan enak kepada papa nya sedang saudara kembar nya hanya diam memakan pastanya sambil membaca buku cerita yang telah papa nya belikan.
__ADS_1
Bukankah tadi balita ini bilang jika dirinya tidak lapar tapi mengapa sekarang balita ini makan nya lahap sekali sampai bisa menghabisi pasta sendirian sedangkan ayahya malah terlihat sibuk dengan hape nya atau pura-pura sibuk agar tidak di suruh membayar tagihan saat pelayan datang ?
" Mika dan Sky masih mau jalan-jalan lagi ?" tanya Daniel lembut pada kedua anak kembarnya.
" Gak papa kita pulang saja kasihan mama di rumah," ujar putra nya.
" Aaaah....Mika masyih mo di mol papah," rengek putrinya.
" Ya deh...kita puyang ke lumah ajah papah kacian mamah nti nanis angen ma kita. Ma'acih ya onkel Tom udyah beyiin Mika pasta dan nana mutie," ujar balita cantik itu seraya memeluk kakinya.
" Makasih onkle Thomas, baju onkle nanti biar kakak pelayan di rumah yang akan mencuci nya.
" Sama - sama bola susu," ujar Thomas sambil berjengkok dan mencium pucuk kepala kedua anak kembar sahabatnya yang selalu menggemaskan itu.
__ADS_1
" Terima kasih hari ini sudah menemaniku menjaga twins bermain."
" Tidak masalah aku senang menghabiskan waktu dengan bola susu," ujar Thomas sambil menepuk pelan pundak sahabatnya.
¤¤¤
" Apa mereka sudah tidur ?" tanya Daniel dengan pelan saat melihat memeriksa kamar kedua anak kembarnya.
" Sudah...mereka nyanyak sekali tidurnya hari ini mereka tidur cepat mungkin karena kelelahan seharian ini bermain di mall dan pulangnya berenang di kolam renang," isyrat jemari tangan Angel.
" Selamat mimpi yang indah princess dan jagoannya papa...papa love you...cup...cup...," ujar Daniel seraya mencium kening sepasang anak kembarnya.
" Mau kemana sayang ?" ujar Daniel seraya memeluk tubuh istrinya dari belakang seraya menghirup wangi tubuh istrinya.
" Ke kamar lah memangnya kau mau kita tidur di sini ?"
" Mumpung twins sudah tertidur kini waktunya nyonya muda Wiratama membantu menidurkan adik kecilku," bisik Daniel di telinga istrinya dan sedetik kemudian Angel merasakan tubuhnya melayang dan sudah berada dalam gendongan suaminya yang selalu saja meminta jatahnya tiap ada kesempatan.
__ADS_1
Tbc