
Matahari bersinar dengan terik nya, Angel tidak bisa lagi bekerja di ladang karena udara panas membuat nya sangat kelelahan. Setelah berpamitan pada buruh yang menjadi penangggung jawab di ladang, Angel memutuskan untuk pulang, Angel tidak bisa berjalan cepat cepat karena diri nya sangat berhati hati melangkah.
Saat itu lah Angel bertemu dengan Revan, dokter muda yang memeriksa kandungan Angel, Revan menaiki sepeda menghentikan sepeda nya dan bertanya "Kamu habis dari mana ?"
Angel mengeluarkan notes nya dan menulis "saya baru dari ladang sayuran."
"Kamu habis bekerja?" tanya dokter Revan saat mengerti apa yang terjadi.
"Iya, bukankah dokter sendiri yang menyarankan agar saya memiliki aktifitas untuk melatih otot otot saya agar lancar untuk persalinan nanti?"
Revan mendesah ia tau apa yang dimaksud oleh Angel, tapi seperti nya Angel telah salah tangkap dengan apa yang Revan katakan. "Ya itu memang saranku, tapi tolong perhatikan agar kamu tidak terlalu kelelahan seperti ini, kamu memang harus bergerak secara rutin tapi tidak kelelahan seperti saat ini, ini bisa berbahaya untukmu dan janin mu," ucap Revan sambil menyeka keringat yang ada di kening Angel seraya merapikan anak anak rambut yang menempel di kening dan pipi Angel.
__ADS_1
"Kalau begitu aku akan mengantarmu pulang, aku sangat handal naik sepeda jadi kau tidak usah takut."
Angel tersenyum dan dengan bantuan Revan ia duduk di bagian belakang sepeda. Setelah berpegangan dengan baik, Revan mengayuh sepeda nya melewati ladang sayuran dan perkebunan teh menyusuri jalan yang lengang, keduanya tidak menyadari bahwa dari tadi gerak gerik mereka sudah diamati oleh benerapa pasang mata yang menatap tajam.
¤¤¤¤
Seorang pria berusia 50 tahunan tengah duduk di tengah sofa mewah dan terlihat serius mensengarkan penjelasan dari bawahan nya melalui ponsel. Ia tampak sesekali mengerutkan kening nya beberapa saat sebelum menutup ponsel nya. Tak lama seorang wanita cantik dan anggun yang tak lain adalah Helena,istri nya memasuki ruangan dan duduk di samping nya. "Sayang, makan malam sudah siap kebetulan juga Daniel sedang berada di rumah mari kita makan bersama."
Pria bernama Andrew menoleh dan memberikan ciuman di pelipis istri nya, "Kalau begitu mari kita makan, dan pastikan Daniel ikut makan bersama kita."
__ADS_1
Sumber foto dari google
Setelah makan malam usai Andrew kembali berbicara, " Jangan masuk dulu ke kamarmu, ada yang ingin papa bicarakan dengan mu." Andrew bangkit dan berjalan menuju ruang kerja nya.
Daniel tentu saja merasa bingung, hal apa memangnya yang mau papa nya bicarakan dengannya? ia mengerutkan kening nya dan menatap ke mama nya seolah bertanya apa yang ingin papa nya bicarakan dengannya.
"Temui saja papa mu sayang, mama juga tidak tau apa yang ingin papa bicarakan, mama akan segera menemui kalian setelah menyiapkan teh," ujar Helena memerintah. Memang akhir akhir ini anak nya itu jarang berada di rumah dan sulit untuk di ajak berbicara.
Daniel mendesah nafas, lalu berjalan menuju ruang kerja papa nya bukan nya ia tidak mau berbicara berdua dengan papa nya tapi akhir akhir ini ia merasa lelah dan ingin selalu menghabiskan waktu nya di kamar pribadi nya. Tidak seperti sebelum nya jika ia merasa lelah ia akan pergi ke club malam untuk menghilangkan rasa penat nya si ruangan VIP, bahkan dua sahabat nya merasa aneh karna hal tersebut.
Beberapa kali Thomas dan Roby datang le rumah nya dan merengek mengajak Daniel untuk bersenang senang, tetapi Daniel tetap menolak dengan tegas.
__ADS_1
Tbc
Minta 👍 dan ❤ nya hari ini julie sudah up banyak dan akan up lagi ✌