Gadis Bisu Itu Istriku

Gadis Bisu Itu Istriku
Tolong dengarkan aku


__ADS_3

Angel sama sekali tidak berniat menjawab sapaan seseorang itu dan berbalik pergi. Namun sayangnya kepergian Angel segera ditahan oleh pria yang tak lain adalah Revan. Wajah Revan terlihat masam saat menyadari bahwa Angel seakan menolak bertemu dengannya. Revan lalu menarik tangan Angel agar pergi mengikuti dirinya.


Tentu saja Angel memberontak dan berusaha meminta pertolongan. Namun semua pelayan dan bodyguard yang sejak tadi terlihat berjaga nampak sama sekali tidak terlihat batang hidungnya. Sepertinya Revan lah yang telah membuat para pelayan dan bodyguard pergi.


Angel hampir menangis saat Revan membawa dirinya ke sebuah gazebo cantik yang berada di dekat kolam renang. Revan memaksa Angel agar duduk di kursi, sedangkan dirinya berlutut dan mengenggam tangan Angel dengan erat.



Sumber foto dari google


" Tolong dengarkan aku dulu Angel."


Angel menggeleng dan tampak berusaha tuk melepaskan tangannya dari genggaman tangan Revan. Tetapi Revan tetap menggengam erat tangan Angel. Tingkah Revan itu tentu membuat Angel ketakutan. Ia takut jika hal itu membahayakan nyawa bayi kembar dalam kandungannya. Rupanya ketakutan Angel terbaca oleh Revan.

__ADS_1


Revan tampak mendesah dan berkata " Tolong dengarkan aku Angel, aku tidak akan melakukan sesuatu yang akan membahayakan nyawa dirimu ataupun nyawa bayi dalam kandunganmu."


Angel mencoba untuk tenang dengan mengatur nafasnya. Menarik nafas dalam dalam dan menghembuskannya secara perlahan berulang kali.


Setelah melihat Angel tenang, barulah Revan berbicara. "Aku tahu pasti dirimu mendengar pembicaraanku tempo hari di desa. Apa yang telah kamu dengar tidak sepenuhnya benar, aku memang memiliki kesepakatan dengan Kokom dan Aan, tapi aku tidak memiliki niatan untuk melukai dan memisahkanmu dengan anakmu."


Angel menepis tangan Revan. Sadar jika Angel akan mengungkapkan isi hatinya, Revan segera memberikan notes dan bolpoin pada Angel. " Kamu tidak perlu berbohong lagi, kamu memang jahat. Kamu bahkan lebih jahat daripada kakakmu, apa kamu tidak pernah berpikir bagaimana perasaan seorang ibu yang terpisah dengan anaknya? Memikirkannya saja sudah melukai perasaanku."


"Angel tolong percayalah, aku tidak mungkin memisahkan kalian. Aku membuat kesepakatan seperti itu demi menjaga keselamatan kalian. Di balik kesepakatanku dengan mereka, aku sudah menyiapkan rencana untuk menyelamatkan kalian berdua. Tentu saja aku tidak mungkin menyerang langsung dan membawa kalian pergi saat itu juga, nyawamu dan nyawa anakmu akan terancam jika aku melangkah dengan gegabah. Karena itulah, aku memutuskan untuk membuat kesepakatan lebih dulu dengan mereka."


Revan kembali menahan Angel. " Apa kamu belum memaafkan aku?"


" Aku sedang mencoba melakukan hal itu, jadi tolong beri aku waktu ."

__ADS_1


Revan menatap Angel dengan sendu. "Aku sangat mencintaimu Angel. Tolong jangan perlakukan aku seperti orang asing. Tolong ingatlah waktu yang telah kita lalui bersama di desa. Kenangan manis yang kita buat bersama."


Angel terlihat tidak percaya dengan ucapan Revan. " Tolong baca dengan baik baik, pertama aku mengatakan jika kini aku tengah belajar untuk memaafkan kesalahanmu. Tapi tolong beri aku waktu. Kedua, aku mohon, kedepannya jangan pernah melakukan hal ini lagi. Karena aku benar benar terluka karenanya. Terakhir, aku mohon lupakan perasaanmu padaku. Kita tidak mungkin bersama, karena aku sudah menjadi istri dari kakakmu, tidak etis rasanya jika kamu masih menyimpan perasaanmu kepadaku, lagipula aku tidak bisa membalas perasaanmu ini."


Revan menggeleng " Kamu tidak boleh memintaku untuk menghapus perasaan ini. Apa kamu tidak percaya dengan perasaanku ini ? Aku benar benar tulus mencintaimu Angela Yasmin."



Sumber foto dari google


Angel benar benar tidak merasa nyaman saat ini. Revan yang dihadapannya terasa berbeda dengan Revan yang sebelumnya Angel kenal. Bahkan Angel tidak mengenali Revan lagi, apa mungkin seseorang dapat berubah dalam waktu yang singkat semudah membalikkan telapak tangan?


Revan kembali menggengam tangan Angel dengan erat, netranya terlihat begitu antusias saat berkata " Ayo kita lari, aku tahu jika kamu tidak mau tinggal dan hidup sebagai istri dari orang yang telah menghancurkan hidupmu. Jadi..ayo kita lari, mari pergi jauh dari sini. Kita bisa hidup jauh dari siapapun, kita akan hidup bahagia. Aku akan menjadi ayah dari anakmu dan menjadi suami yang bertanggung jawab."

__ADS_1


Angel menggeleng, Revan sudah berpikir terlalu jauh saat ini dan Angel harus menyadarkannya. " Revan tolong sadar, kamu tidak boleh seperti ini. Aku sama sekali tidak dapat kamu miliki, karena itu tolong lupakan perasaanmu."


Tbc


__ADS_2