Gadis Bisu Itu Istriku

Gadis Bisu Itu Istriku
Mengadu pada papa


__ADS_3

Tap


Tap


Tap


" Nona kecil jangan berlari nanti jatuh." peringat asisten Sarah dengan khawatir tapi gadis kecil itu tidak mendengarkannya karena ingin cepat bertemu dengan papanya.


Sementara di dalam ruangan kerja Daniel sedang menumpahkan amarahnya karena hasil laporan bulanan yang disampaikan oleh petinggi perusahaan tidak sesuai dengan ia harapkan.


" Brak ! " suara gembrakan meja mengagetkan suasana tegang yang saat ini tengah menyeliputi.


" Bodoh ! laporan sampah seperti ini yang kau sampaikan padaku ? Apa kalian ingin aku lempar ke jalanan beserta dengan seluruh keluargamu ?! Ancam Daniel disertai dengan tatapan setajam singa yang membuat aura di dalam ruangan itu menjadi horor dan membuat dua orang yang sedang di tatap Daniel sampai tidak bisa bernafas dengan baik setelah mendengar ancaman nya tadi, tidak ada pilihan lagi selain berlutut sambil memohon ampunan dan berharap sebuah mujizat datang dan membuat pria kejam dihadapan nya tidak jadi melemparkan dirinya beserta keluarganya ke jalanan. Mau di kasih makan apa anak dan istrinya nanti juga anak-anak nya masih membutuhkan biaya yang cukup besar untuk pendidikan nya.


" Maafkan saya Tuan Daniel !" ucapnya seraya berlutut meminta belas kasihan walaupun tau hanya sebuah mujizat lah yang dapat menolong dirinya saat ini juga.


Ceklek !


" Papah...!" suara teriakan gadis kecil yang sangat berarti di hidup seorang Daniel Wiratama, ia tersenyum lembut menatap kehadiran putri cantik nya yang sedang berlari ke arah meja kerja nya.


Duk


Putrinya langsung masuk ke dalam pelukan hangat papanya dan memberikan ciuman di pipinya membuat mood Daniel berubah bahagia setelah kedatangan putri cantik nya.


" Mika angen cekayi ma papah," ujar nya seraya mendusel-duselkan hidungnya di dada sang ayah sambil mencium wangi tubuh papa kesayangannya yang memberikan rasa aman dan nyaman.


" Hihihi...papah halum cekayi," pujinya pada sang papa.


" Papa juga kangen sekali sama Mika..., Mika datang sama siapa ke sini dimana mama dan Sky ?" tanya nya seraya mencium puncak kepala sang putri dan mengusap sayang punggung putri kesayangannya.

__ADS_1


" Mamah cama Sekai dibeyakang papah kalena Sekai jayan nya yama kek ciput, xixixixi " ujarnya mengatai adik kembarnya padahal dirinya lah yang berlari tidak sabar ingin segera bertemu dengan papanya.


" Kalian perbaiki laporan itu dengan baik setelah makan siang, kembali lah ke ruangan kalian." ujar Daniel ramah sambil tersenyum.


" Ba-baik tuan, saya permisi dulu," ujar keduanya sambil membungkuk.


" Huft....untung saja putri atasannya itu datang sehingga menyelamatkan mereka dari mimpi buruk keduanya." batin kedua p


" Selamat siang Nona muda, tuan kecil." sapa keduanya saat bertemu dengan istri dan putra atasan kejam nya.


" Selamat siang" isyarat jemari Angel membalas sapaan karyawan suaminya itu sambil menggandeng tangan putranya.


" Sayang...kenapa tidak mengabariku jika ingin datang ke kantor ?" tanya Daniel seraya berdiri sambil menggendong putrinya seperti bayi koala.


" Putrimu ngambek dan menangis ingin bertemu denganmu dari sejak di rumah Clara."


" Ada apa dengan princess nya papa, apa yang membuat Mika menangis hem ?"


" Memang ada apa dengan kakak Metiu, bukannya tadi kalian nonton film bersama-sama ?"


" Nda mamah...kakak Metiu combong sekayi biyang kayo Mika dan Sekai anak kecil, kan Mika udah besal iya kan papah ?" adu gadis kecil itu pada papa nya.


" Kau itu emamg masih kecil Mika, buktinya saja kau masih suka cengeng dan ngompol di tempat tidur," ujar kembaran nya meledek sang kakak 5 menit nya.


" Iiiiih papah....Sekai tuh, hwaa...." tangis gadis kecil itu membahana di ruangan papanya.


" Boy...jangan meledek kakak mu, apa yang terjadi tadi ?" tanya Daniel pada putranya.


" Tidak ada hanya Kak Matthiew tidak memperbolehkan Mika melihat homework nya dan berakhir dengan perdebatan saat Mika menyebutkan abjad dalam bahasa inggris."

__ADS_1


" Wow putri papah hebat bisa menghafal semuanya." ujar Daniel dengan bangga sambil memberikan tanda jempol pada putrinya.


" Xixixi....Mika kan pintel papah," jawab gadis kecil itu dengan bangga.


" Pinter apa nya kau bahkan tidak bisa menghapal urutan nya dengan benar bahkan aku harus membantumu berkali kali tadi, makanya kalo belajar jangan ngambek terus dan membiarkan orang lain menertawakan kebodohanmu itu," ujar kembaran nya dengan tajam mengungkapkan kekesalan nya yang sejak tadi ia tahan.


" Hwaaa.....papah....Sekai dahat itu."


" Sky....," tegur Daniel pada putranya yang tak segan mengomentari kekurangan saudari nya.


" Huft....mengapa aku merasa kalo putraku ini adalah duplicat diriku dalam versi mini," gumam Daniel dalam hatinya sambil menghela nafas.


" Sudah....kenapa anak mama jadi berentem. Mulai saat ini Mika tidak boleh ngambek lagi kalo belajar ya biar bisa pintar seperti Sky, ok ?"


" Hiks....sruuk....ok mamah, tapi Sekai cuka gayak-gayak kayo lagi ngajalin Mika mah, Mika cebel cama Sekai."


" Siapa suruh kamu kalo lagi belajar suka bertingkah aneh-aneh, kalo kamu pintar aku juga tidak akan galak padamu." ujar saudara kembarnya membuka kelakuan saudarinya itu.


" Sudah jangan berantem lagi, mulai sekarang Sky tidak boleh galak lagi sama Mika, ok son ?"


" Huft....baiklah papa," ujar pria kecil itu sambil menghela nafas dengan berat karena harus lebih bersabar lagi dengan kelakuan absurd saudari kembarnya itu.


" Weeek..." ujar saudarinya seraya menjulurkan lidah nya ke arah saudara kembar nya.



*mika yagi kecel ...ntal mika aduin cama papah ahh banak onti yang mo gigit pipi na mika.


Hayooo siapa yang suka gemes mau gigit pipinya putri kesayangan nya Daniel ? Hati-hati teteh...bapa na galak siga 🐯*

__ADS_1


Tbc


__ADS_2